Minggu, 07 Jun 2026 03:31 WIB

Millenial Madura Adu Skill Meracik Kopi di Bangkalan

Para peserta kompetisi meracik kopi di Bangkalan. (Foto: Fathor Rahman/jatimnow.com)
Para peserta kompetisi meracik kopi di Bangkalan. (Foto: Fathor Rahman/jatimnow.com)

jatimnow.com - Kompetisi meracik kopi ini nyatanya memang mendapat antusiasme yang luar biasa dari para pegiat kopi yang ada di Jawa Timur, khususnya dari 4 kabupaten se-Madura.

Peserta memang tidak hanya berasal dari Bangkalan saja yang menjadi lokasi digelarnya event ini. Tapi mereka juga datang dari Surabaya, Ketapang - Sampang, Pamekasan, hingga Sumenep. 

Baca Juga: Common Grounds Surabaya Hadirkan Barista Juara Dunia

"Kami selaku panitia penyelenggara tidak menyangka antusiasme para peserta terhadap acara ini. Terbukti banyaknya pendaftar yang terpaksa kami tolak karena kuota sudah terpenuhi beberapa hari setelah flyer kami unggah di media sosial," terang Husnul, Ketua Panitia event ini, Jumat (21/6/2024).

Juri yang didatangkan pun juga tidak tanggung-tanggung, salah satunya Titik Rachma yang berprofesi sebagai juri kopi nasional. Selanjutnya, Amrin Rozali sebagai perwakilan pegiat kopi di Telang dan Hogi Sulhan owner Loka Group dari Pamekasan.

"Kami datangkan juri yang kredibel untuk menilai aksi peserta ini. Biar hasil kompetisi juga kredibel. Jadi bukan juri yang asal comot," kata Husnul.

Titik Rachma mengatakan kegiatan seperti ini harusnya sering diadakan di Madura dan mendapat support dari banyak pihak. Tujuannya, untuk menguatkan sektor usaha perkopian dan menjaring barista-barista yang potensial untuk maju ke kompetisi yang lebih profesional di tingkat nasional.

Baca Juga: Puluhan Barista di Blitar Ikuti Lomba Menyeduh Kopi Manual

"Setiap barista bertanding dengan barista lainnya menyeduh kopi nusantara secara manual menggunalan dripper (alat) khusus dari timemore," ujar Titik Rachma yang sudah lama malang melintang di berbagai festival kopi nasional ini.

“Dan saya senang melihat profesi barista di Madura saat ini sudah tidak dipandang sebelah mata. Kita bisa melihat potensinya dan yang paling penting kita para pegiat kopi berkumpul guyub rukun," imbuhnya.

Dari kompetisi menyeduh kopi, tiga juri akhirnya menentukan pemenangnya. Yakni Lalu Masgun Hue Coffee, Surabaya yang menjadi juara pertama. Disusul juara kedua Rini Putri dari Blink Coffee Sumenep.

Baca Juga: Diduga Sengaja Lompat ke Sungai Tunjung Bangkalan, Ibu dan Anak Ditemukan Tewas

Sementara juara 3 M. Fahrur Rouzy yang juga dari Blink Coffee Sumenep. Dan posisi keempat direbut Irfan Maulana dari Rumah Seduh, Bangkalan.

"Semoga kompetisi antar barista seperti ini bisa digelar secara rutin setiap tahun di Madura", pungkasnya.

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

Tuai Polemik, Komisi III DPRD Kota Probolinggo Sidak Proyek Swalayan Jalan Cokro

Komisi III telah melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke lokasi untuk memastikan kelengkapan izin proyek di atas lahan seluas 1,3 hektare tersebut.

Update Kepulangan Haji 2026: 7.581 Jemaah Tiba via Debarkasi Surabaya

Update kepulangan haji 2026 Debarkasi Surabaya: 7.581 jemaah dari 20 kloter tiba di Tanah Air. 2 jemaah asal Malang wafat, 3 lainnya dirawat di RS Arab Saudi.

Peringatan Hari Lanjut Usia Nasional di Jember, Lansia Tangguh Indonesia Tumbuh

Pengalaman dan kebijaksanaan yang dimiliki para lansia merupakan fondasi penting dalam pembangunan bangsa.

Plt Bupati Tulungagung Ajak Masyarakat Lakukan Pemilahan Sampah Dari Sumber

Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tahun 2026, Pemkab Tulungagung gelar deklarasi gerakan pemilahan dan pengolahan sampah dari sumber.

Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Pakar Ingatkan Ancaman Krisis Energi

Pakar lingkungan soroti krisis energi, penumpukan sampah, hingga bahaya mikropolutan di momen Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026.

Peringati Hari Pers Nasional, PWI Tulungagung Siapkan Literasi Media

Pemerintah Kabupaten Tulungagung menyampaikan apresiasi atas dedikasi insan pers yang selama ini menjadi mitra strategis dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat.