Minggu, 07 Jun 2026 02:43 WIB

Banyak Gen-Z Kota Malang Menganggur Gegara Tolak Kerja di Luar Kota

  • Penulis : Gerhana
  • | Sabtu, 08 Jun 2024 12:11 WIB
ilustrasi generasi Z.
ilustrasi generasi Z.

jatimnow.com - Kepala Dinas Tenaga Kerja, Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (Disnaker-PMPTSP) Kota Malang, Arif Tri Sastyawan menyebut banyak Gen-Z disana yang menganggur.

Menurutnya, alasan banyaknya Gen-Z di Kota Malang menganggur, karena sebagian besar dari mereka ogah bekerja di luar kota. Mereka hanya mau bekerja di Malang saja.

Baca Juga: Baterai Motor Listrik Overload, Ruang Praktikum Polinema Malang Hangus Terbakar

"Kebanyakan Gen-Z itu (menganggur). Ini menjadi tantangan bagi kami untuk membuka lapangan kerja baru," kata Arif, Sabtu (8/6/2024).

Arif mengatakan, kondisi yang ada diketahuinya seperti saat Disnaker-PMPTSP Kota Malang menggelar pelatihan kepada masyarakat untuk bisa mengembangkan keterampilan demi siap bekerja. Namun, ia belum bisa memastikan angkanya.

"Tetapi, belum selesai pelatihan, saya dihubungi oleh pengusaha di Batam dan Bali untuk mencari pekerja dari Malang. Kita sampaikan ke peserta, tapi mereka tidak mau. Mereka maunya bekerja di Malang, tidak mau keluar dari Malang," katanya. 

Baca Juga: Pedagang hingga Driver Ojol Malang Terima Santunan BPJS Ketenagakerjaan

Menurutnya, kondisi ini menjadi fenomena meresahkan untuk kemajuan di Kota Malang. Oleh sebab itu, pihaknya berupaya dengan membuka lapangan kerja baru untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. 

"Kota Malang bidang investasinya, seperti kuliner, hotel bisa banyak menyerap tenaga kerja. Bagaimana upaya kami untuk bisa terus membuka dan menyerap tenaga kerja," katanya. 

Lebih lanjut, data BPS Kota Malang menunjukkan, bahwa tingkat pengangguran terbuka di Kota Malang sebenarnya cenderung menurun. Pada tahun 2021 tingkat pengangguran terbuka Kota Malang berada di angka 9,65 persen. 

Baca Juga: Diskon Iuran 50 Persen, BPJS Ketenagakerjaan Kota Malang Incar Sektor Informal

Kemudian, pada tahun 2022 turun menjadi 7,66 persen dan di tahun 2023 menjadi 6,80 persen. Arif mengatakan, pihaknya berkomitmen untuk terus menekan angka pengangguran. 

"Jadi bagaimana data by name by address kami bisa tepat sasaran. Sehingga, kegiatan-kegiatan pelatihan mampu sesuai bidangnya, dan tepat sasaran," katanya.

Editor : Yanuar D
Berita Terbaru

Tuai Polemik, Komisi III DPRD Kota Probolinggo Sidak Proyek Swalayan Jalan Cokro

Komisi III telah melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke lokasi untuk memastikan kelengkapan izin proyek di atas lahan seluas 1,3 hektare tersebut.

Update Kepulangan Haji 2026: 7.581 Jemaah Tiba via Debarkasi Surabaya

Update kepulangan haji 2026 Debarkasi Surabaya: 7.581 jemaah dari 20 kloter tiba di Tanah Air. 2 jemaah asal Malang wafat, 3 lainnya dirawat di RS Arab Saudi.

Peringatan Hari Lanjut Usia Nasional di Jember, Lansia Tangguh Indonesia Tumbuh

Pengalaman dan kebijaksanaan yang dimiliki para lansia merupakan fondasi penting dalam pembangunan bangsa.

Plt Bupati Tulungagung Ajak Masyarakat Lakukan Pemilahan Sampah Dari Sumber

Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tahun 2026, Pemkab Tulungagung gelar deklarasi gerakan pemilahan dan pengolahan sampah dari sumber.

Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Pakar Ingatkan Ancaman Krisis Energi

Pakar lingkungan soroti krisis energi, penumpukan sampah, hingga bahaya mikropolutan di momen Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026.

Peringati Hari Pers Nasional, PWI Tulungagung Siapkan Literasi Media

Pemerintah Kabupaten Tulungagung menyampaikan apresiasi atas dedikasi insan pers yang selama ini menjadi mitra strategis dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat.