Sabtu, 06 Jun 2026 16:05 WIB

Longsor Pronojiwo Lumajang Telan Korban, Pj Bupati: Perlu Tata Kelola Tambang

  • Penulis : Sugianto
  • | Rabu, 05 Jun 2024 16:48 WIB
Longsor Pronojiwo Lumajang yang menelan korban jiwa (Tangkapan layar video)
Longsor Pronojiwo Lumajang yang menelan korban jiwa (Tangkapan layar video)

jatimnow.com - Terkait peristiwa longsor yang terjadi di Dusun Sumpit, Desa/Kecamatan Pronojiwo, Kabupaten Lumajang, Pj Bupati Indah Wahyuni menyatakan, perlunya tata kelola pertambangan pasir.

Kejadian longsor yang menyebabkan korban jiwa ini, mendapat perhatian dari Pj Bupati. Ia langsung mendatangi lokasi pertambangan seusai mendengar kabar kejadian tersebut.

Baca Juga: Legislator PKB Salurkan Ratusan Hewan Kurban di Jember dan Lumajang

Ditemui di kantor Kecamatan Pronojiwo, Pj. Bupati menyampaikan, turut prihatin dan berbela sungkawa atas musibah tersebut.

Menurutnya, ini merupakan permasalahan di tambang pasir dan masih ada penambang pasir di sungai.

"Tentunya, nanti kita akan ditata, agar kejadian seperti ini tidak terulang kembali," ujarnya, melalui rilis Dinas Kominfo Pemkab Lumajang, Rabu (5/4/2024).

Menurut keterangan saksi, peristiwa longsor itu sekira pukul 11.30 WIB di petak kawasan milik Perhutani. Ketinggian timbunan kurang lebih 15 hingga 20 meteran, berbentuk tanah liat dan pohon pinus.

Ada 4 orang dinyatakan tertimbun longsor, di antaranya Junaidi, sopir, asal Kecamatan Tirtoyudo Malang, Dwi asal Desa/Kecamatan Pronojiwo dan Rohim, penambang, warga Desa Sidomulyo, Kecamatan Pronojiwo.

Baca Juga: Akses Jalan Utama Trenggalek-Ponorogo Mulai Dibuka Dengan Sistem Buka Tutup

Sedangkan korban atas nama Kusnadi, warga Desa/Kecamatan Pronojiwo telah berhasil dievakuasi, namun kondisi sudah tak bernyawa.

"Ada 4 orang korban, tadi jam 4 sore, 1 orang bernama Kusnadi sudah ditemukan dalam keadaan meninggal dan sudah dimakamkan," ungkap Pj Bupati.

Indah menyayangkan, kejadian ini dan berharap musibah ini dijadikan pembelajaran perlunya tata kelola pertambangan pasir.

"Perlu duduk bersama, antara stakeholder dan instansi pemerintah yang mengatur regulasinya, perizinan dan termasuk dengan himpunan penambang dan masyarakat," ungkapnya.

Baca Juga: Material Batu Longsor, Jalan Utama Trenggalek-Ponorogo Kembali Ditutup

"Sehingga ada perbaikan dari hulu ke hilir, terkait tata pengelolaan tambang pasir," sambungnya.

Pj. Bupati menambahkan juga perlunya diketahui, apakah sudah ada asuransi dari pemilik tambang kepada pekerja, sehingga keluarga bisa melanjutkan hidupnya.

 

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

Kakak Beradik Terseret Ombak di Pantai Payangan Jember, Satu Ditemukan Tewas

Kedua korban dilaporkan hilang terseret ombak saat berwisata bersama keluarga.

Puncak Arus Balik Idul Adha 2026, Daop 8 Surabaya Layani 284 Ribu Penumpang

Puncak arus balik libur panjang Idul Adha 2026 bertepatan dengan Hari Lahir Pancasila. KAI Daop 8 Surabaya catat lonjakan tembus 284 ribu penumpang. Simak data lengkapnya di sini.

Jambret iPhone Turis Jerman di Kota Lama Surabaya Ditembak Polisi

Polisi menangkap pelaku jambret iPhone milik wisatawan asal Jerman di Kota Lama Surabaya. Pelaku dilumpuhkan karena melawan saat ditangkap.

Kapolres dan Dandim 0820 Probolinggo Terima Gelar Warga Kehormatan Suku Tengger

Prosesi pengukuhan berlangsung khidmat pada Malam Resepsi Yadnya Kasada di Pendopo Agung Desa Ngadisari.

Tabrak Pohon, Truk Pengangkut Ikan Asal Lamongan Terguling di JLS Tulungagung

Truk dalam perjalanan menuju Prigi Trenggalek, pengemudi dan penumpang alami luka serius.

Peringatan Hari Raya Waisak di Tulungagung, Ajak Umat Bersumbangsih Untuk Negeri

Puluhan umat Buddha mengikuti prosesi detik-detik peringatan Hari Raya Tri Suci Waisak di Vihara Buddha Loka Tulungagung.