Rabu, 22 Jul 2026 05:41 WIB

Longsor Pronojiwo Lumajang Telan Korban, Pj Bupati: Perlu Tata Kelola Tambang

  • Penulis : Sugianto
  • | Rabu, 05 Jun 2024 16:48 WIB
Longsor Pronojiwo Lumajang yang menelan korban jiwa (Tangkapan layar video)
Longsor Pronojiwo Lumajang yang menelan korban jiwa (Tangkapan layar video)

jatimnow.com - Terkait peristiwa longsor yang terjadi di Dusun Sumpit, Desa/Kecamatan Pronojiwo, Kabupaten Lumajang, Pj Bupati Indah Wahyuni menyatakan, perlunya tata kelola pertambangan pasir.

Kejadian longsor yang menyebabkan korban jiwa ini, mendapat perhatian dari Pj Bupati. Ia langsung mendatangi lokasi pertambangan seusai mendengar kabar kejadian tersebut.

Baca Juga: Legislator PKB Salurkan Ratusan Hewan Kurban di Jember dan Lumajang

Ditemui di kantor Kecamatan Pronojiwo, Pj. Bupati menyampaikan, turut prihatin dan berbela sungkawa atas musibah tersebut.

Menurutnya, ini merupakan permasalahan di tambang pasir dan masih ada penambang pasir di sungai.

"Tentunya, nanti kita akan ditata, agar kejadian seperti ini tidak terulang kembali," ujarnya, melalui rilis Dinas Kominfo Pemkab Lumajang, Rabu (5/4/2024).

Menurut keterangan saksi, peristiwa longsor itu sekira pukul 11.30 WIB di petak kawasan milik Perhutani. Ketinggian timbunan kurang lebih 15 hingga 20 meteran, berbentuk tanah liat dan pohon pinus.

Ada 4 orang dinyatakan tertimbun longsor, di antaranya Junaidi, sopir, asal Kecamatan Tirtoyudo Malang, Dwi asal Desa/Kecamatan Pronojiwo dan Rohim, penambang, warga Desa Sidomulyo, Kecamatan Pronojiwo.

Baca Juga: Akses Jalan Utama Trenggalek-Ponorogo Mulai Dibuka Dengan Sistem Buka Tutup

Sedangkan korban atas nama Kusnadi, warga Desa/Kecamatan Pronojiwo telah berhasil dievakuasi, namun kondisi sudah tak bernyawa.

"Ada 4 orang korban, tadi jam 4 sore, 1 orang bernama Kusnadi sudah ditemukan dalam keadaan meninggal dan sudah dimakamkan," ungkap Pj Bupati.

Indah menyayangkan, kejadian ini dan berharap musibah ini dijadikan pembelajaran perlunya tata kelola pertambangan pasir.

"Perlu duduk bersama, antara stakeholder dan instansi pemerintah yang mengatur regulasinya, perizinan dan termasuk dengan himpunan penambang dan masyarakat," ungkapnya.

Baca Juga: Material Batu Longsor, Jalan Utama Trenggalek-Ponorogo Kembali Ditutup

"Sehingga ada perbaikan dari hulu ke hilir, terkait tata pengelolaan tambang pasir," sambungnya.

Pj. Bupati menambahkan juga perlunya diketahui, apakah sudah ada asuransi dari pemilik tambang kepada pekerja, sehingga keluarga bisa melanjutkan hidupnya.

 

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.