Minggu, 07 Jun 2026 09:11 WIB

Strategi Jitu Pertamina Hulu Energi Hadapi Era Energi Transisi

Corporate Secretary PHE, Arya Dwi Paramita dalam Media Gathering Pertamina EP Cepu di Bandung (Foto: Misbahul Munir/jatimnow.com)
Corporate Secretary PHE, Arya Dwi Paramita dalam Media Gathering Pertamina EP Cepu di Bandung (Foto: Misbahul Munir/jatimnow.com)

jatimnow.com - PT Pertamina Hulu Energi (PHE) Subholding Upstream Pertamina siap menghadapi era energi transisi melalui strategi dekarbonisasi secara berkelanjutan.

Corporate Secretary PHE, Arya Dwi Paramita mengatakan, tantangan yang dihadapi oleh industri hulu migas saat ini adalah ketahanan energi nasional, dimana permintaan akan kebutuhan energi fosil diperkirakan akan terus meningkat hingga 2050, walaupun terdapat perubahan komposisi bauran energi.

Baca Juga: PGN Pasok Gas Bumi ke RSUP Sardjito, Dorong Green Hospital

Menurutnya, adanya peningkatan persentase penggunaan gas sebagai energi fosil yang bersih, menunjukkan bahwa gas sebagai energi transisi berperan penting dalam pemenuhan kebutuhan energi dalam negeri.

"Kami menyadari bahwa di saat ini industri hulu migas harus bisa menjawab peluang dengan menjalankan green operation sebagai bagian dari green strategy perusahaan. PHE mempunyai strategi energi transisi berupa gas transition, decarbonization, serta potential new business carbon capture storage (CCS) dan carbon capture utilization & storage (CCUS)," terang Arya di hadapan puluhan awak media dalam Media Gathering Pertamina EP Cepu di Bandung, pada Senin (3/6/2024).

Menjawab kebutuhan energi transisi itu, kata Arya, Pertamina menjalankan berbagai project untuk mengembangkan gas, salah satunya adalah Jambaran-Tiung Biru (JTB) yang berada di wilayah kerja Zona 12 Regional Indonesia Timur.

"Saat ini JTB berhasil mencatat capaian produksi full capacity 192 MMSCFD (juta standar kaki kubik per hari dengan stabil untuk jangka waktu yang panjang," sambungnya.

Arya juga menjelaskan, sepanjang tahun 2023, PHE berhasil mencatatkan produksi minyak sebesar 566 ribu barel per hari (MBOPD) dan produksi gas 2.766 juta standar kaki kubik per hari (MMSCFD), sehingga produksi migas sebesar 1.044 ribu barel setara minyak per hari (MBOEPD). Angka capaian ini juga mencatatkan peningkatan produksi gas sebesar 5,40�ri tahun 2022.

Baca Juga: Pertamina Jamin Stok LPG 3 Kg Aman Selama Libur Idul Adha di Jatim

Selain itu, PHE juga mencatatkan kinerja penyelesaian pengeboran 20 sumur eksplorasi, 799 sumur pengembangan, 837 workover dan 32.624 well services. Selain itu, PHE juga mencatatkan survei Seismik 3D sepanjang 1.512 km2.

"Seluruh pencapaian tersebut didukung dari seluruh entitas afiliasi PHE yaitu regional Sumatera, regional Jawa, regional Kalimantan, regional Indonesia Timur, regional Internasional, Elnusa, Badak LNG, dan Pertamina Drilling Service Indonesia," tambahnya.

Sementara itu, di bidang Environment, Social, Governance (ESG), PHE sukses mendapatkan rating sebesar 22.5 per April 2024 atau medium risk setelah melalui proses assesment dari Lembaga rating internasional, Sustainalytics. Kemudian, PHE juga terus berinvestasi dalam pengelolaan operasi dan bisnis hulu migas sesuai prinsip ESG dan telah terdaftar dalam United Nations Global Compact (UNGC) sebagai member sejak Juni 2022.

Baca Juga: PGN Siapkan Jalur Transportasi CO₂ untuk Proyek CCS Nasional

"Pada tahun 2023, PHE juga mengimplementasikan teknologi CCUS di lapangan Pertamina EP Sukowati Field, Bojonegoro, Jawa Timur yang ditandai dengan peresmian injeksi perdana CO2 ke lapangan Sukowati dengan menggunakan metode Huff & Puff," ulasnya.

Kepala Departemen Komunikasi SKK Migas, Nyimas Fauziah Rikani, menjelaskan, selain untuk kebutuhan energi industri hulu migas juga berperan penting dalam penerimaan negara.

"Industri hulu migas mempunyai peran yang penting sebagai sumber penerimaan negara. Kami mempunyai strategi utama untuk mencapai target produksi nasional 1 juta barel minyak per hari (BOPD) dan 12 milyar standar kaki kubik per hari (BSCFD) pada tahun 2033," singkatnya.

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

Menkop Dukung Kemitraan Petani-Koperasi di Kediri, Kejar Swasembada Gula 2028

Kolaborasi ini merupakan bentuk sinergi nyata antara koperasi, petani, dan pelaku industri.

Akhir Pekan Cuaca di Surabaya Cerah, tapi Waspada Panas yang Menyengat

Tidak terlihat adanya potensi hujan yang signifikan sepanjang hari. Cuaca mendukung berbagai aktivitas masyarakat, khususnya aktivitas di luar ruangan.

Tuai Polemik, Komisi III DPRD Kota Probolinggo Sidak Proyek Swalayan Jalan Cokro

Komisi III telah melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke lokasi untuk memastikan kelengkapan izin proyek di atas lahan seluas 1,3 hektare tersebut.

Update Kepulangan Haji 2026: 7.581 Jemaah Tiba via Debarkasi Surabaya

Update kepulangan haji 2026 Debarkasi Surabaya: 7.581 jemaah dari 20 kloter tiba di Tanah Air. 2 jemaah asal Malang wafat, 3 lainnya dirawat di RS Arab Saudi.

Peringatan Hari Lanjut Usia Nasional di Jember, Lansia Tangguh Indonesia Tumbuh

Pengalaman dan kebijaksanaan yang dimiliki para lansia merupakan fondasi penting dalam pembangunan bangsa.

Plt Bupati Tulungagung Ajak Masyarakat Lakukan Pemilahan Sampah Dari Sumber

Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tahun 2026, Pemkab Tulungagung gelar deklarasi gerakan pemilahan dan pengolahan sampah dari sumber.