Selasa, 28 Jul 2026 08:07 WIB

1 CJH asal Tulungagung Batal Berangkat, Ternyata Begini Kondisinya

Suasana pelepasan Jemaah Calon Haji asal Tulungagung. (Foto: Bramanta Pamungkas/jatimnow.com)
Suasana pelepasan Jemaah Calon Haji asal Tulungagung. (Foto: Bramanta Pamungkas/jatimnow.com)

jatimnow.com - Seorang Calon Jemaah Haji (CJH) asal Kabupaten Tulungagung batal berangkat ke tanah suci. Jamaah perempuan tersebut diketahui dalam kondisi hamil 4 bulan.

Tim medis tidak berani memberikan vaksin polio kepada jamaah tersebut karena khawatir akan berpengaruh terhadap perkembangan janin. Jamaah ini akan berangkat ke tanah suci tahun depan.

Baca Juga: Dugaan Korupsi Kanjengan, Mantan Bupati Tulungagug Maryoto Diperiksa Kejaksaan

"Jadi salah satu syarat berangkat haji adalah mendapatkan suntikan vaksin polio, nah tim kesehatan tidak berani memberikan vaksin polio karena khawatir berpengaruh ke perkembangan janin, karena itu yang bersangkutan batal berangkat tahun ini, meski begitu jamaah ini menjadi prioritas berangkat haji tahun depan," tutur Kepala Kantor Kemenag Tulungagung, Mohammad Nasyim,

Nasyim memaparkan, tahun ini terdapat 1200 CJH yang akan berangkat ke tanah suci. Mereka terbagi dalam 5 kloter berbeda. Sebanyak 5 jamaah tergabung dalam kloter 72 bergabung dengan jamaah asal Bali. Mereka akan diberangkatkan pada 30 Mei mendatang.

"Lainnya bergabung dengan kloter 89, 90 dan 91 embarkasi Surabaya berangkat pada 4 Juni, dan ada 98 jamaah bergabung dengan kloter 92 bersama jamaah asal Surabaya, mereka berangkat 5 Juni," ujarnya, Selasa (28/05/2024).

Baca Juga: Sensus Ekonomi di Tulungagung Sudah Capai 45 Persen, Bulan Depan Rampung

Saat disinggung mengenai kondisi JCH saat ini, Nasyim menerangkan, secara umum kondisi kesehatan mereka cukup baik. Terdapat 90 jamaah berusia lanjut yang termasuk kategori risiko tinggi. Namun mereka dinyatakan siap dan bisa berangkat haji tahun ini.

Sementara itu, Pj Bupati Tulungagung Heru Suseno menjelaskan terdapat 161 ASN yang berangkat haji tahun ini. Mereka sudah mengurus cuti untuk keperluan tersebut. Sesuai peraturan mereka mendapatkan cuti selama 40 hari.

Baca Juga: 88 Persen SD di Tulungagung Gagal Penuhi Pagu Saat SPMB

Pihak Pemkab sendiri sudah menyiapkan Plt untuk mengisi kekosongan jabatan yang mereka tinggalkan.

"Nanti akan ada Plt yang menggantikan tugasnya selama yang bersangkutan menjalankan ibadah haji," pungkasnya.

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.