Rabu, 22 Jul 2026 09:41 WIB

Pura-pura Kena Begal, Oknum Kurir Sidoarjo Habiskan Setoran untuk Judi Online

Oknum kurir yang berpura-pura menjadi korban begal. (Foto: olsek Balongbendo Sidoarjo for jatimnow.com).
Oknum kurir yang berpura-pura menjadi korban begal. (Foto: olsek Balongbendo Sidoarjo for jatimnow.com).

jatimnow.com - Seorang oknum kurir jasa paket pengiriman barang Ninja Express Sidoarjo berulah untuk mengelabui perusahaannya.

Ia berpura-pura jadi korban begal lantaran uang hasil COD yang rencananya akan disetor ke perusahaan ludes dipergunakan untuk judi online.

Baca Juga: 600 Siswa SDIT El Haq Ikuti Microplastic Journey, Perkuat Sekolah Bebas Plastik

Subandi, warga Magersari, Mojokerto, bahkan nekat memukul kepalanya sendiri dengan menggunakan batu di Jalan Petuangan, Desa Sukodani, Kecamatan Balongbendo, Sidoarjo, demi meyakinkan perusahaan atas alibinya.

Untuk mengelabuhi perusahan tempat kerjanya, ia membuat laporan ke kepolisian bahwa dirinya menjadi korban begal dengan kekerasan. Kabar ini sempat menggegerkan warga di kawasan Balongbendo, Sidoarjo.

"Orang tersebut, membuat laporan ke Polsek Balongbendo, sebagai korban begal," ujar Kapolsek Balongbendo, Kompol Hasim As'hari, Minggu (26/5/2024)

Bahkan di sejumlah media sosial, viral tersiar bahwa Subandi menjadi korban begal dengan kekerasan, dengan luka yang ada di kepalanya.

Baca Juga: Indah Kurnia Ajak Warga Sidoarjo Dukung Pembangunan Berwawasan Lingkungan

Dari keterangan polisi, aksi ini terungkap setelah Subandi yang berpura-pura pingsan hingga dievakuasi petugas ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis.

Sementara pihak Polsek Balongbendo yang mendapat laporan, melakukan olah TKP dan memeriksa pelaku. Setelah dilakukan pemeriksaan dan memeriksa sejumlah saksi, petugas Polsek Balongbendo menemukan adanya kejanggalan dan akhirnya menyimpulkan, pelaku membuat laporan palsu sebagai korban begal.

Baca Juga: Dorong Efisiensi Industri, Kawan Lama Solution Expo 2026 Hadir di Surabaya

"Dari hasil pemeriksaan ditemukan kejanggalan, ia pura-pura kena begal, karena uang dari jasa paket ludes digunakan sebagai judi online," terang As'hari.

Untuk tidak lanjut, saat ini pihak polisi akan menghubungi pihak jasa pengiriman paket, terkait adanya laporan palsu yang dilakukan oleh pelaku tersebut. Selain itu, pelaku juga wajib membuat klarifikasi karena telah membuat gaduh di masyarakat terkait aksinya yang berpura-pura menjadi korban begal dengan kekerasan.

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.