Rabu, 24 Jun 2026 11:27 WIB

Bahaya AI Deepfake, Ini Kata Pakar Komunikasi Digital Unair Surabaya

  • Penulis :
  • | Minggu, 21 Apr 2024 13:10 WIB
Kolase contoh AI Deepfake.
Kolase contoh AI Deepfake.

jatimnow.com - Teknologi AI Deepfake semakin canggih dan mudah diakses, menghadirkan bahaya baru dalam bentuk manipulasi video yang realistis. AI Deepfake memungkinkan penyalahgunaan wajah seseorang untuk membuat video yang seolah-olah mereka mengatakan atau melakukan sesuatu yang tidak pernah mereka lakukan.

Pakar Komunikasi Digital, Gagas Gayuh Aji S.M., M.Sc yang juga merupakan dosen D4 Manajemen Perkantoran Digital UNAIR memberi tanggapan terkait apa itu AI Deepfake.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah

"Konsepnya hanya crawling data tidak terstruktur. Data tidak terstruktur itu seperti video, audio, dan file yang tidak lazim untuk dibaca komputer jaman dulu. Makanya sekarang ada istilah superkomputer. Konsepnya menggabungkan berbagai file yang tidak terstruktur menjadi sebuah file baru, nah disini contohnya deepfake" ujar Gagas, kepada jatimnow.com, Sabtu (21/4/2024).

Baru-baru ini, sebuah video AI Deepfake yang menampilkan wajah seorang tokoh publik terkenal beredar di media sosial. Video pada akun @kebolautt mengunggah video pada Sabtu (20/4/2024) yang menunjukkan sang tokoh sedang bergoyang tarian yang sedang viral di social media.

Kejadian ini menjadi bukti nyata bahwa AI Deepfake dapat digunakan untuk menyebarkan informasi yang salah, merusak reputasi, bahkan memicu perpecahan sosial.

Bahaya AI Deepfake tidak hanya sebatas pada tokoh publik. Teknologi ini juga dapat disalahgunakan untuk membuat video porno balas dendam, menipu orang secara finansial, atau bahkan untuk memeras seseorang.

Berikut beberapa contoh bahaya AI Deepfake:

1. Penyebaran informasi yang salah: AI Deepfake dapat digunakan untuk membuat video yang seolah-olah menunjukkan seseorang mengatakan atau melakukan sesuatu yang tidak pernah mereka lakukan. Hal ini dapat digunakan untuk menyebarkan informasi yang salah, merusak reputasi seseorang, atau bahkan memicu perpecahan sosial.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Akhir Pekan Ini: Cerah

2. Penipuan finansial: AI Deepfake dapat digunakan untuk membuat video yang seolah-olah menunjukkan seseorang menyetujui transaksi keuangan. Hal ini dapat digunakan untuk menipu orang agar menyerahkan uang atau informasi pribadi mereka.

3. Pemerasan: AI Deepfake dapat digunakan untuk membuat video yang seolah-olah menunjukkan seseorang melakukan sesuatu yang memalukan atau ilegal. Hal ini dapat digunakan untuk memeras seseorang agar memberikan uang atau melakukan sesuatu yang mereka tidak ingin lakukan.

Penting bagi kita untuk mewaspadai bahaya AI Deepfake dan mengambil langkah-langkah untuk melindungi diri kita sendiri. Menurut Gagas untuk melindungi diri dari hal tersebut ialah dengan memperbanyak literasi dan selalu ingin mencari tahu serta menganalisa segala hal sebelum mempercayainya.

"Media sosial mulai mengembangkan algoritma yang mengembangkan diri untuk menganalisis yang namanya file  buatan intelegensia artifisial. Nantinya akan ada label, bahwa sebuag video atau foto buatan asli manusia atau AI,” jelas Gagas.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah

Nah, problemnya, di masyarakat kita masih sulit untuk menganalisa hal ini. Nah cara supaya kita ga kaget, adalah mengingkatkan literasi dan banyak mencari tahu. Konsep saring sebelum sharing. Tidak membagikan suatu konten yang pertama, tidak membuat kita menjadi berdosa. Karena biasanya kita gampang ketriger dengan video atau foto yang kontroversial,” tambahnya.

AI Deepfake adalah teknologi yang kuat dengan potensi digunakan untuk kebaikan dan keburukan. Penting bagi kita untuk menggunakan teknologi ini secara bertanggung jawab dan menyadari bahayanya.

Reporter: Haikal

Editor : Yanuar D
Berita Terbaru

DPW NasDem Jatim Tunjuk Soehadi Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Penunjukan tersebut merupakan bentuk penghargaan dan apresiasi atas dedikasi, loyalitas, serta pengabdian Mulyono selama memimpin dan membesarkan Partai NasDem di Kabupaten Bojonegoro.

Soehadi Moeljono Ditunjuk Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Pengalaman panjang dan kontribusi Mulyono dalam membangun struktur partai di Bojonegoro masih sangat dibutuhkan.

Kenang Almarhum Rektor, UIN KHAS Jember Pakai Pita Hitam di Liga Mahasiswa

Sebuah bingkai foto almarhum Prof. Hepni juga tampak dibawa ke tengah lapangan oleh para pemain UIN KHAS.

Tak Sekadar Hiburan, Musik Miliki Peran Krusial di Berbagai Elemen Kehidupan

Musik memegang peranan krusial yang menyentuh berbagai elemen kehidupan, mulai dari aspek sosial, edukasi, hingga menjadi identitas budaya suatu bangsa.

Adela Kanasya Adies Jaga Soliditas Jaringan Relawan Surabaya

Adela Kanasya Adies menemui 1.000 relawan di Surabaya demi menjaga komunikasi politik pasca-PAW menggantikan politisi senior Adies Kadir.

Ketum PBNU Paparkan Capaian di Munas Konbes, Ini Hasilnya

Gus Yahya paparkan capaian organisasi, mulai dari tata kelola organisasi, kaderisasi terstruktur, transformasi digital, aset dan kemandirian, hingga peran kebangsaan dan global.