Minggu, 07 Jun 2026 05:44 WIB

DBD di Trenggalek Meningkat, Bulan Maret Capai 60 Kasus

Kepala Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes PPKB) Kabupaten Trenggalek, Sunarto. (Foto: Bramanta Pamungkas/jatimnow.com)
Kepala Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes PPKB) Kabupaten Trenggalek, Sunarto. (Foto: Bramanta Pamungkas/jatimnow.com)

jatimnow.com - Kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kabupaten Trenggalek mengalami peningkatan sejak awal tahun 2024.

Meningkatnya angka kasus penyakit ini karena kembang biak nyamuk yang cepat selama cuaca ekstrem beberapa bulan terakhir.

Baca Juga: Belasan Warga Jember Terserang DBD, PMI Lakukan Fogging dan PSN Serentak

Kepala Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes PPKB) Kabupaten Trenggalek, Sunarto, mengatakan selama 3 bulan terakhir kasus DBD di Kabupaten Trenggalek mengalami tren kenaikan. Tertinggi terjadi pada Februari 2024 lalu.

"Kasus DBD pada Januari mencapai 56 kasus, Februari naik menjadi 108 kasus dan Maret pertengahan ini sudah mencapai 60 kasus," ujarnya, Senin (25/03/2024)

Dilihat dari sebaran kasus, wilayah yang banyak terjadi DBD berada di Kecamatan Pogalan dan Karangan. Naiknya, kasus DBD juga seiring dengan meningkatnya kembang biak nyamuk selama iklim ekstrem.

Baca Juga: Penutupan Jalan Utama Tulungagung - Trenggalek Tertunda, Ini Alasannya

"Ada yang namanya siklus 5 tahun dan 3 tahun untuk kasus DBD. Dimana siklus tersebut merupakan siklus kembang biak nyamuk," terangnya.

DBD juga disebabkan karena faktor kebersihan. Artinya masyarakat harus menjaga kebersihan agar tidak ada tempat yang dapat digunakan nyamuk berkembang biak.

"Masyarakat bisa menguras bak mandi minimal 1 minggu sekali dan mengubur barang bekas yang tidak digunakan," tuturnya.

Baca Juga: Mulai Sore Ini Jalan Nasional Tulungagung – Trenggalek Ditutup Total

Sunarto menegaskan, sampai saat ini pihaknya tidak mendapatkan laporan kematian akibat kasus DBD di Trenggalek. Pihaknya mengimbau apabila mengalami gejala DBD untuk segera ke puskesmas atau rumah sakit.

"Seorang yang meninggal akibat DBD biasanya karena terlambat penganan medis," pungkasnya.

Editor : Arina Pramudita
Berita Terbaru

Tuai Polemik, Komisi III DPRD Kota Probolinggo Sidak Proyek Swalayan Jalan Cokro

Komisi III telah melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke lokasi untuk memastikan kelengkapan izin proyek di atas lahan seluas 1,3 hektare tersebut.

Update Kepulangan Haji 2026: 7.581 Jemaah Tiba via Debarkasi Surabaya

Update kepulangan haji 2026 Debarkasi Surabaya: 7.581 jemaah dari 20 kloter tiba di Tanah Air. 2 jemaah asal Malang wafat, 3 lainnya dirawat di RS Arab Saudi.

Peringatan Hari Lanjut Usia Nasional di Jember, Lansia Tangguh Indonesia Tumbuh

Pengalaman dan kebijaksanaan yang dimiliki para lansia merupakan fondasi penting dalam pembangunan bangsa.

Plt Bupati Tulungagung Ajak Masyarakat Lakukan Pemilahan Sampah Dari Sumber

Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tahun 2026, Pemkab Tulungagung gelar deklarasi gerakan pemilahan dan pengolahan sampah dari sumber.

Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Pakar Ingatkan Ancaman Krisis Energi

Pakar lingkungan soroti krisis energi, penumpukan sampah, hingga bahaya mikropolutan di momen Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026.

Peringati Hari Pers Nasional, PWI Tulungagung Siapkan Literasi Media

Pemerintah Kabupaten Tulungagung menyampaikan apresiasi atas dedikasi insan pers yang selama ini menjadi mitra strategis dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat.