Sabtu, 06 Jun 2026 23:12 WIB

Karya Lukis Warga Sidokare Sidoarjo Bikin Perca Lebih Berharga

Lukisan perca, karya-karya Endang Waliati. (Foto-foto: Ahaddiini HM/jatimnow.com)
Lukisan perca, karya-karya Endang Waliati. (Foto-foto: Ahaddiini HM/jatimnow.com)

jatimnow.com - Kain sisa atau perca di tangan seniman Sidoarjo disulap menjadi karya indah estetik yang lebih berharga. Wanita seniman itu adalah Endang Waliati (65), warga Sidokare Indah, Sidoarjo.

Endang mengaku karyanya itu bermula saat kesulitan finansial melanda di tahun 1985.

Baca Juga: Pelajar Asal Bogor Tewas Terlindas Truk di Gedangan Sidoarjo

"Saar melihat timbunan kain sisa penjahit yang menumpuk, muncul ide untuk memanfaatkannya. Dari eksperimen demi eksperimen, tahun demi tahun berlalu, jadilah seperti sekarang ini," terang Endang, Selasa (12/3/2024).

Ia melanjutkan lukisan-lukisannya berbicara mengenai ragam isi kepala, isi hati serta kedalaman jiwa dengan risiko sulit dipahami oleh awam.

Perca-perca sebagai bahan utama lukisnya ia dapatkan dari beberapa tenangga dan saudara yang kerja sebagai penjahit.

"Tapi kadang juga beli ke orang-orang yang menjual perca. Pokoknya dari mana-mana deh. Kalau misal lagi di Kalimantan dapat sasirangan, di Jayapura dapat perca batik Papua," jelasnya.

Bahan-bahan yang digunakan Endang dalam lukisan perca sangat sederhana yaitu perca, kain keras, kanvas dan juga lem.

Baca Juga: Inspirasi Schools Bangun Pembelajaran Global Berbasis Karakter

"Langkah awal setelah nyiapin material, oleskan lem. Kemudian tempelkan kain yang sudah disiapkan, tekan sedemikian rupa, hingga kain benar-benar melekat dengan sempurna. Lanjut hingga bidang media tertutup secara keseluruhan sesuai dengan konsep atau cerita yang ingin disampaikan pada kanvas," ungkap Endang membocorkan cara membuat lukisan perca.

Lebih lanjut ia berpesan terutama untuk pemula yang memulai bidang seni lukis perca.

"Yang paling penting adanya niat dan kemauan. Jangan pernah katakan 'saya tidak punya bakat seni' ataupun bahasa apapun sebagai penghalang keinginan untuk belajar," tegas Endang.

Ia telah melanglang buana memamerkan karya lukisan perca di wilayah Indonesia seperti Bandung, Jakarta, Yogyakarya, Surabaya hingga luar pulau.

Baca Juga: Dewan Kesenian Surabaya Laporkan Dugaan Hilangnya Aset Budaya ke Polisi

Lukisan perca dibanderol hingga harga Rp9 juta, tergantung ukuran dan tingkat kerumitan pengerjaannya.


Endang Waliati, seniman lukis perca warga Sidokare Sidoarjo, saat mengisi workshop.

 

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Tuai Polemik, Komisi III DPRD Kota Probolinggo Sidak Proyek Swalayan Jalan Cokro

Komisi III telah melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke lokasi untuk memastikan kelengkapan izin proyek di atas lahan seluas 1,3 hektare tersebut.

Update Kepulangan Haji 2026: 7.581 Jemaah Tiba via Debarkasi Surabaya

Update kepulangan haji 2026 Debarkasi Surabaya: 7.581 jemaah dari 20 kloter tiba di Tanah Air. 2 jemaah asal Malang wafat, 3 lainnya dirawat di RS Arab Saudi.

Peringatan Hari Lanjut Usia Nasional di Jember, Lansia Tangguh Indonesia Tumbuh

Pengalaman dan kebijaksanaan yang dimiliki para lansia merupakan fondasi penting dalam pembangunan bangsa.

Plt Bupati Tulungagung Ajak Masyarakat Lakukan Pemilahan Sampah Dari Sumber

Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tahun 2026, Pemkab Tulungagung gelar deklarasi gerakan pemilahan dan pengolahan sampah dari sumber.

Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Pakar Ingatkan Ancaman Krisis Energi

Pakar lingkungan soroti krisis energi, penumpukan sampah, hingga bahaya mikropolutan di momen Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026.

Peringati Hari Pers Nasional, PWI Tulungagung Siapkan Literasi Media

Pemerintah Kabupaten Tulungagung menyampaikan apresiasi atas dedikasi insan pers yang selama ini menjadi mitra strategis dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat.