Minggu, 07 Jun 2026 21:27 WIB

1 Dusun di Gresik Terisolir Banjir, Imbas Luapan Kali Lamong

Petugas BPBD Gresik bersiaga di akses masuk desa terisolasi. (Foto : BPBD Gresik for jatimnow.com)
Petugas BPBD Gresik bersiaga di akses masuk desa terisolasi. (Foto : BPBD Gresik for jatimnow.com)

jatimnow.com - Luapan Kali Lamong masih mengepung wilayah Gresik selatan. Terbaru, satu dusun di Kecamatan Cerme terisolir banjir.

Dari informasi yang dihimpun, dusun terisolir tersebut merupakan Dusun Pandu, Desa Pandu, Cerme. Ketinggian air di sana berkisar 25 sampai 45 Cm.

Baca Juga: Berkali Ganti Bupati, Warga Karang Mluwo Jember Masih Dihantui Banjir

Kabid Kedaruratan dan Logistik, BPBD Gresik, Driatmiko Herlambang mengatakan, pihaknya kini telah menyiagakan perahu viber untuk akses dan evakuasi masyarakat.

"Sebagian warga ada yang dievakuasi. Kami juga menyediakan dapur umum di shelter Cerme,” ungkapnya, Rabu (21/2/2024).

Untuk di Kecamatan Cerme, sejumlah desa dan rumah warga terendam banjir. Di Desa Dungus, banjir merendam Jalan Poros Desa sepanjang 500 meter, Jalan Lingkungan tergenang sepanjang 500 meter setinggi 10-50 Cm.

Baca Juga: Kampung SIBA KLASIK Gresik Terapkan Kurban Minim Sampah

Selain itu, 70 rumah, 40 hektare sawah dan tambak, musala, TK, makam Dusun Kendal dan Dungus kidul.

Untuk Desa Pandu, Jalan Dusun Pandu tergenang sepanjang 100 meter, Jalan Lingkungan sepanjang 400 meter, dan JPD tergenang setinggi 10 - 15 Cm. Di Desa Guranganyar merendam Jalan Lingkungan Dusun Gurang Kulon sepanjang 300 meter, dan 30 rumah setinggi 10-20 Cm.

"Di Desa Dadapkuning, banjir masih merendam Jalan Raya dengan tinggi 20 Cm sepanjang 200 meter, JPD sepanjang 50 meter, Jalan Lingkungan sepanjang 400 meter. Selain itu, 31 rumah dan SDN Dadapkuning," katanya

Baca Juga: JIIPE Peduli Bagikan Puluhan Hewan Kurban ke Masyarakat Gresik

Banjir juga merendam Desa Morowudi di Jalan Raya tergenang dengan kedalaman 10 - 50 Cm sepanjang 500 meter, Jalan Lingkungan setinggi 10 - 30 Cm sepanjang 500 meter. Termasuk juga 110 rumah, 25 hektare sawah, 50 hektare tambak, serta musala, TK, madrasah, dan pemakaman umum.

Sedangkan, banjir di Desa Iker-Iker Geger masih merendam Jalan Lingkungan sepanjang 800 meter, JPD tergenang 10 - 20 Cm sepanjang 200 meter. Dan, sebanyak 14 rumah di Dusun Geger Wetan, 80 hektare sawah dan tambak, musala, dan pemakaman umum.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Melihat Jejak Soekarno di Surabaya Melalui Pameran "Aku Arek Suroboyo"

Tema "Aku Arek Suroboyo" dipilih untuk menegaskan identitas Bung Karno sebagai putra daerah yang tumbuh dan ditempa di Surabaya sebelum menjadi tokoh besar Indonesia.

1.232 Atlet Taekwondo Bertarung di Ksatria Nusantara PBTI Series Kediri

Para atlet diharapkan dapat menjadi bibit-bibit terbaik Indonesia yang akan mewakili bangsa pada berbagai ajang internasional.

Menkop Bantah Isu Jual Beli Titik Koperasi Merah Putih, Sempat Viral di Kediri

Menkop Ferry menargetkan seluruh bangunan Koperasi Merah Putih, gerai usaha, serta fasilitas pendukung koperasi desa dapat selesai pada Agustus mendatang.

Turnamen Gerindra Cup U17 di Kediri Dimulai, Wadah Pembinaan Pesepakbola Muda

“Saya berharap dari stadion (Brawijaya) ini akan lahir pemain-pemain handal yang nantinya bisa memperkuat Indonesia," kata Anwar Sadad.

Menkop Dukung Kemitraan Petani-Koperasi di Kediri, Kejar Swasembada Gula 2028

Kolaborasi ini merupakan bentuk sinergi nyata antara koperasi, petani, dan pelaku industri.

Akhir Pekan Cuaca di Surabaya Cerah, tapi Waspada Panas yang Menyengat

Tidak terlihat adanya potensi hujan yang signifikan sepanjang hari. Cuaca mendukung berbagai aktivitas masyarakat, khususnya aktivitas di luar ruangan.