Rabu, 22 Jul 2026 11:52 WIB

Momen Sederhana Penuh Makna di Peringatan HPN ke-78 PWI Lamongan

Peringatan HPN 2024 PWI Lamongan, diisi tasyakuran dan santunan yatim piatu. (Foto: Adyad Ammy Iffansah/jatimnow.com)
Peringatan HPN 2024 PWI Lamongan, diisi tasyakuran dan santunan yatim piatu. (Foto: Adyad Ammy Iffansah/jatimnow.com)

jatimnow.com - Meski digelar sederhana, peringatan Hari Pers Nasional (HPN) ke-78 di Kabupaten Lamongan berlangsung penuh makna.

Momen penting bagi para jurnalis ini dibingkai dengan tasyakuran dan santunan oleh PWI Lamongan, diantaranya kepada anak yatim-piatu juga tak lupa, anak salah satu mendiang wartawan PWI Lamongan, Alm. Komari.

Baca Juga: Bupati Lamongan Dorong Budaya Literasi Dipupuk Dari Lingkup Keluarga

Ketua PWI Lamongan, Kadam Mustoko mengungkapkan kegiatan ini sudah menjadi agenda rutin tahunan, dalam acaranya mewakili nilai kepedulian sesama dan rasa syukur.

"Syukuran dan santunan setiap HPN tak lagi menjadi rutinan tapi sudah budaya PWI Lamongan," ujarnya, Jumat (9/2/2024).

Selain itu, Kadam menyebut kegiatan ini sebagai ajang memupuk semangat pers yang dalam perjalanannya memiliki jasa besar dalam berdirinya negara.

"Dulu waktu penjajahan pers memiliki peranan penting, dan kini pers juga dampaknya sangat berat sehingga kita harus meningkatkan kualitas," pungkasnya.

Baca Juga: Sensus Ekonomi 2026 Kabupaten Lamongan Resmi Dimulai, Bupati Jadi yang Pertama

PWI Lamongan telah mempersiapkan berbagai agenda, diantaranya donor darah, bedah rumah sebanyak 7 unit bekerja sama dengan Baznas dan Perkim Lamongan, serta peningkatan kualitas jurnalisme.

“Kerja sama dengan chanel Purnomo Belajar Baik untuk baksos bedah rumah. Juga nanti ada uji kompetensi profesi. Harapan kami akan digelar pada peringatan HPN untuk meningkatkan kualitas wartawan,” ungkapnya.

Semantara itu, Bupati Lamongan Yuhronur Efendi mengingatkan agar pers terus memegang teguh prinsip independensi.

Baca Juga: Peringati Hari Pers Nasional, PWI Tulungagung Siapkan Literasi Media

Peringatan HPN yang berdekatan dengan pemilu, pers memiliki peranan penting sebagai pengawas pelaksana demokrasi. Sehingga sebagai pilar keempat demokrasi, pers dituntut untuk mengedukasi masyarakat akan literasi pemilu.

“Kita tahu sekarang ini media sosial banyak sekali hal-hal yang kadang tidak hanya membuat masyarakat bingung, tapi adanya miss komunikasi sebab informasi yang berbeda-beda. Sebagai tugas insan pers bisa menjernihkan, memberikan literasi yang baik untuk masyarakat, melihatkan kebenaran dari suatu berita,” kata Bupati Lamongan yang akrab disapa Pak Yes.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.