Rabu, 22 Jul 2026 13:46 WIB

Peternak Kediri-Blitar Bagikan Telur Gratis, Aksi Protes pada Mafia Industri

Warga Desa Deyeng Ringinrejo usai menerima pembagian telur dari komunitas peternak. (Foto : Yanuar Dedy/jatimnow.com)
Warga Desa Deyeng Ringinrejo usai menerima pembagian telur dari komunitas peternak. (Foto : Yanuar Dedy/jatimnow.com)

jatimnow.com - Protes terhadap mafia industri ternak, komunitas peternak tradisional dan supplier di Kediri dan Blitar membagikan telur gratis untuk warga di Desa Deyeng, Kecamatan Ringinrejo, Kabupaten Kediri, Kamis (8/2/2024).

Mereka menyayangkan, di tengah tingginya produksi telur serta kebutuhan konsumsi yang besar, tidak ada peningkatan kesejahteraan bagi para peternak tanah air.

Baca Juga: Indonesia Energy Week Resmi Digelar di Surabaya hingga 18 Juli

Ketua komunitas peternak, Edi Sukirman mengatakan produksi telur ayam ras di Indonesia saat ini mencapai 5,57 juta ton, serta daging ayam ras 3,4 juta ton per tahun. Sayangnya, di tengah tingginya produksi telur serta kebutuhan konsumsi yang besar, tidak dibarengi peningkatan kesejahteraan para peternak tanah air.

Saat ini, industri ternak ayam dan telur, menurutnya, justru sedang tidak baik-baik saja. Para peternak tradisional terpuruk oleh praktik oligopoli atau persaingan pasar yang tidak sehat, di mana industri dikuasai oleh beberapa perusahaan besar saja.

“Mereka menguasai bisnis dari hulu sampai hilir sehingga bisa menentukan harga ayam dan telur secara sepihak,” kata Edi Sukirman.

Perusahaan besar itu juga memonopoli cold storage atau gudang pendingin serta rumah pemotongan hewan (RPH) untuk menciptakan ketergantungan pada peternak tradisional.

Edi mencontohkan, ketika peternak hendak melepas ayamnya karena masuk masa panen, perusahaan besar meminta RPH dan cold storage menolak dengan alasan penuh.

Akibatnya, peternak tidak punya pilihan, selain menjual ayam dan telur mereka dengan harga murah. Jika dipertahankan, peternak tradisional tidak akan mampu membiayai harga pakan dalam waktu lama. Di lain sisi, ayam yang makin gemuk makin susah dijual.

Baca Juga: PBNU Kirim Tim Survey Lokasi Muktamar ke Ponpes Lirboyo Kediri, Ini Hasilnya

Ironisnya, penegakan hukum kepada pelaku monopoli usaha yang melanggar Undang-Undang Persaingan Usaha hanya mendapat hukuman ringan. Tidak sebanding dengan keuntungan mereka yang mencapai triliunan rupiah per tahun.

Sementara itu, melalui program makan siang gratis kepada anak sekolah dan santri yang dicanangkan pasangan Prabowo-Gibran, Dewan Pembina Komunitas Peternak Ayam-Telur Tradisional Kediri-Blitar, Danny Wibisono berharap mampu memberantas praktik oligopoli di sektor industri ayam dan telur tersebut.

Ia juga meminta perusahaan-perusahaan cangkang pelaku kartel tersebut bertransaksi seluruhnya di Indonesia, untuk menaikan pajak negara.

“Kami juga mendorong pemerintah menyediakan cold storage kepada peternak tradisional di daerah penghasil,” kata Danny.

Baca Juga: Dukung UMKM Go Global, BI Kediri Gelar Karya Kreatif Mataraman x DIGIMAFest

Sebagai bentuk dukungan terhadap Prabowo-Gibran, para peternak di Kediri dan Blitar juga menggalang 70 ton telur ayam untuk membantu perjuangan memenangkan mereka.

Puluhan ton telur ini dikirimkan ke Stadion Gelora Bung Karno (GBK) Jakarta bertepatan dengan kampanye akbar Prabowo-Gibran Sabtu, 10 Februari 2024 nanti, untuk dibagikan di sana.

“Kami juga bagikan kepada warga Desa Deyeng, Desa Ringinrejo dan sekitarnya hari ini,” tandas Danny.

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.