Selasa, 23 Jun 2026 00:25 WIB

Kata Kejari dan Polres Bojonegoro Soal Bu Kades dan Kakek yang Dituduh Curi Ayam

Kajari Bojonegoro Muji Mertopo. (Foto: Misbahul Munir/jatimnow.com)
Kajari Bojonegoro Muji Mertopo. (Foto: Misbahul Munir/jatimnow.com)

jatimnow.com - Kejaksaan Negeri (Kejari) dan Polres Bojonegoro buka suara ikhwal perkara pencurian ayam jago milik Kepala Desa (Kades) Pandantoyo, Kecamatan Temayang, Kabupaten Bojonegoro yang kini hangat jadi perbincangan orang.

Dua instansi penegak hukum itu menyebut bahwa perkara pencuri ayam milik Bu Kades Pandantoyo Kecamatan Temayang itu sudah dilakukan upaya mediasi namun menemui jalan buntu. Perkara itu selanjutnya disidangkan untuk menentukan kepastian hukum bagi keduanya.

Baca Juga: Perkuat Pasokan Gas Nasional, PGN SOR III Kunjungi JTB Bojonegoro

Kepala Kejari (Kajari) Bojonegoro, Muji Martopo mengungkapkan bahwa sejak perkara tersebut masuk Kejari Bojonegoro pada Maret 2023 yang lalu, pihaknya telah berupaya untuk mendamaikan perkara tindak pidana umum tersebut.

"Namun, upaya kami (Kejari Bojonegoro) untuk mendamaikan perkara tersebut tak pernah berhasil," ujar Muji, kemarin (26/1/2024).

Kades Pandantoyo Siti Kholifah bersikukuh menuding Suyatno mencuri ayam jagonya sementara Suyatno tidak mengakui tuduhan tersebut.

"Selain itu, Siti Kholifah juga menuntut Suyatno minta maaf. Namun, Suyatno bersikeras tak mau. Dia (Suyatno) juga enggan melakukan minta maaf karena merasa tidak melakukan hal itu," sambungnya.

Karena tidak ada titik temu, lanjut Muji, akhirnya pihaknya melengkapi berkas perkara pencurian ayam itu (P21), lalu melimpahkannya ke Pengadilan Negeri (PN) Bojonegoro sehingga lanjut disidangkan kemarin agar ada kepastian hukum.

Baca Juga: Hari ke 4 Lebaran, Jalur Babat–Bojonegoro Macet di Simpul Tugu Wingko

Sebenarnya, Kajari juga menyayangkan perkara itu hingga berlanjut ke ranah hukum. Namun karena tidak ada pilihan keduanya saling ngotot, jalan keluar yang diambil adalah proses hukum sebagaimana mestinya (persidangan).

"Berkas perkara kami proses Maret-Desember 2023. Selama rentang waktu itu sudah beberapa kali kami upayakan untuk berdamai namun tidak berhasil. Jujur, kami bimbang. Kami ingin perkara ini damai dengan restorative justice. Namun, tak bisa," bebernya.

Senada, Kasat Reskrim Polres Bojonegoro AKP Fahmi Amarullah mengatakan bahwa, sejak perkara pencurian ayam jago itu masuk pada November 2022 pihaknya juga berupaya mendamaikan beberapa kali hingga Maret 2023. Sayangnya kedua belah pihak, tidak mau mengalah.

Baca Juga: Terungkap, Ini Biang Kerok Kelangkaan Gas LPG 3 Kg di Bojonegoro

"Akhirnya, perkara itu kami limpahkan ke Kejari Bojonegoro untuk proses hukum lebih lanjut," singkatnya.

Sebelumnya, kakek Suyatno (58) hanya bisa tertunduk lesu di kursi pesakitan Pengadilan Negeri (PN) Bojonegoro. Lansia itu didakwa mencuri ayam milik Kepala Desa Pandantoyo, Kecamatan Temayang, Kabupaten Bojonegoro.

Perkara pencurian ayam senilai Rp4,5 juta berujung pelaporan itu bermula pada peristiwa 2022 lalu. Meski membantah mencuri, Kepala Desa Pandantoyo, Siti Kholifah, tetap menyeret warganya itu hingga ke meja hijau. Terdakwa dilaporkan ke polisi oleh Siti Zumarok, adik Bu Kades. 

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

DPW NasDem Jatim Tunjuk Soehadi Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Penunjukan tersebut merupakan bentuk penghargaan dan apresiasi atas dedikasi, loyalitas, serta pengabdian Mulyono selama memimpin dan membesarkan Partai NasDem di Kabupaten Bojonegoro.

Soehadi Moeljono Ditunjuk Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Pengalaman panjang dan kontribusi Mulyono dalam membangun struktur partai di Bojonegoro masih sangat dibutuhkan.

Kenang Almarhum Rektor, UIN KHAS Jember Pakai Pita Hitam di Liga Mahasiswa

Sebuah bingkai foto almarhum Prof. Hepni juga tampak dibawa ke tengah lapangan oleh para pemain UIN KHAS.

Tak Sekadar Hiburan, Musik Miliki Peran Krusial di Berbagai Elemen Kehidupan

Musik memegang peranan krusial yang menyentuh berbagai elemen kehidupan, mulai dari aspek sosial, edukasi, hingga menjadi identitas budaya suatu bangsa.

Adela Kanasya Adies Jaga Soliditas Jaringan Relawan Surabaya

Adela Kanasya Adies menemui 1.000 relawan di Surabaya demi menjaga komunikasi politik pasca-PAW menggantikan politisi senior Adies Kadir.

Ketum PBNU Paparkan Capaian di Munas Konbes, Ini Hasilnya

Gus Yahya paparkan capaian organisasi, mulai dari tata kelola organisasi, kaderisasi terstruktur, transformasi digital, aset dan kemandirian, hingga peran kebangsaan dan global.