Selasa, 28 Jul 2026 22:45 WIB

239 Desa di Tulungagung Terima Pencairan DD, Ini Peruntukannya

Pj Bupati Tulungagung, Heru Suseno saat memberi keterangan kepada jurnalis. (Foto: Bramanta Pamungkas/jatimnow.com)
Pj Bupati Tulungagung, Heru Suseno saat memberi keterangan kepada jurnalis. (Foto: Bramanta Pamungkas/jatimnow.com)

jatimnow.com - Ratusan desa di Kabupaten Tulungagung telah mendapatkan pencairan dana desa (DD). Sebanyak 239 desa dari 257 desa di Kabupaten Tulungagung mendapat pencairan dana desa (DD).

Sementara 18 desa direncanakan baru mendapat pencairan pada akhir bulan ini. Seluruh dana tersebut kini sudah berada di rekening milik desa.

Baca Juga: Dugaan Korupsi Kanjengan, Mantan Bupati Tulungagug Maryoto Diperiksa Kejaksaan

Pj Bupati Tulungagung, Heru Suseno mengatakan besaran DD yang diterima setiap desa ini tidak sama. Paling kecil nilai DD yang diterima mencapai Rp750 juta, sedangkan paling besar Rp1,5 miliar.

"Besarannya (nilainya) tidak sama setiap desa, yang diterima beragam mulai Rp750 juta hingga Rp1,5 miliar," ujarnya, Rabu (24/01/2024).

Desa yang telah mendapat pencairan DD diharapkan untuk segera melakukan kegiatan dalam menggerakkan perekonomian di desa. Utamanya, realisasi program Bantuan Langsung Tunai (BLT) desa. Karena program tersebut banyak ditunggu oleh masyarakat.

Baca Juga: Sensus Ekonomi di Tulungagung Sudah Capai 45 Persen, Bulan Depan Rampung

“Kalau ada program BLT segera diberikan. Yang kami tahu ada kewajiban sekian persen di DD untuk BLT,” tuturnya.

Selain itu, pencairan DD dapat segera digunakan untuk program ketahanan pangan dan hewani. Selain itu, juga untuk pencegahan stunting dan penurunan angka kemiskinan.

Baca Juga: 88 Persen SD di Tulungagung Gagal Penuhi Pagu Saat SPMB

Heru juga menilai penggunaan DD untuk pembangunan infratruktur juga bisa dialihkan untuk pemberdayaan manusia. Menurutnya, pihak desa harus memiliki program prioritas dalam penggunaan DD.

“Penggunaan DD untuk pemberdayaan bisa ditingkatkan proporsinya. Pendanaan infrastruktur yang besar bisa digeser ke pemberdayaan juga kebutuhan ekonomi. Kami kira proporsinya untuk pembangunan infrastruktur dan pemberdayaan bisa 50 persen 50 persen,” pungkasnya.

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.