Kamis, 11 Jun 2026 12:25 WIB

239 Desa di Tulungagung Terima Pencairan DD, Ini Peruntukannya

Pj Bupati Tulungagung, Heru Suseno saat memberi keterangan kepada jurnalis. (Foto: Bramanta Pamungkas/jatimnow.com)
Pj Bupati Tulungagung, Heru Suseno saat memberi keterangan kepada jurnalis. (Foto: Bramanta Pamungkas/jatimnow.com)

jatimnow.com - Ratusan desa di Kabupaten Tulungagung telah mendapatkan pencairan dana desa (DD). Sebanyak 239 desa dari 257 desa di Kabupaten Tulungagung mendapat pencairan dana desa (DD).

Sementara 18 desa direncanakan baru mendapat pencairan pada akhir bulan ini. Seluruh dana tersebut kini sudah berada di rekening milik desa.

Baca Juga: MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Pj Bupati Tulungagung, Heru Suseno mengatakan besaran DD yang diterima setiap desa ini tidak sama. Paling kecil nilai DD yang diterima mencapai Rp750 juta, sedangkan paling besar Rp1,5 miliar.

"Besarannya (nilainya) tidak sama setiap desa, yang diterima beragam mulai Rp750 juta hingga Rp1,5 miliar," ujarnya, Rabu (24/01/2024).

Desa yang telah mendapat pencairan DD diharapkan untuk segera melakukan kegiatan dalam menggerakkan perekonomian di desa. Utamanya, realisasi program Bantuan Langsung Tunai (BLT) desa. Karena program tersebut banyak ditunggu oleh masyarakat.

Baca Juga: Umat Buddha di Tulungagung Ikuti Ritual Atthami Puja di Candi Sanggrahan

“Kalau ada program BLT segera diberikan. Yang kami tahu ada kewajiban sekian persen di DD untuk BLT,” tuturnya.

Selain itu, pencairan DD dapat segera digunakan untuk program ketahanan pangan dan hewani. Selain itu, juga untuk pencegahan stunting dan penurunan angka kemiskinan.

Baca Juga: Plt Bupati Tulungagung Ajak Masyarakat Lakukan Pemilahan Sampah Dari Sumber

Heru juga menilai penggunaan DD untuk pembangunan infratruktur juga bisa dialihkan untuk pemberdayaan manusia. Menurutnya, pihak desa harus memiliki program prioritas dalam penggunaan DD.

“Penggunaan DD untuk pemberdayaan bisa ditingkatkan proporsinya. Pendanaan infrastruktur yang besar bisa digeser ke pemberdayaan juga kebutuhan ekonomi. Kami kira proporsinya untuk pembangunan infrastruktur dan pemberdayaan bisa 50 persen 50 persen,” pungkasnya.

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.

Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah

BMKG sarankan warga untuk selalu membawa pelindung panas dan menjaga stamina tubuh karena suhu di Surabaya cenderung tinggi.