Sabtu, 06 Jun 2026 19:12 WIB

BPN Kota Kediri Bayar 8 Bidang Terdampak Tol Kediri-Tulungagung

Proses pembayaran UGK bidang lahan proyek tol Kediri-Tulungagung. (Foto: Yanuar Dedy/jatimnow.com)
Proses pembayaran UGK bidang lahan proyek tol Kediri-Tulungagung. (Foto: Yanuar Dedy/jatimnow.com)

jatimnow.com - Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kota Kediri kembali melakukan pembayaran atas bidang lahan pembebasan proyek tol Kediri-Tulungagung milik sejumlah warga.

Adapun pembayaran dilakukan sebanyak 8 bidang lahan dari tiga Kelurahan terdampak dengan nilai Rp12,6 miliar.

Baca Juga: Razia Gabungan di Lapas Kediri, Petugas Amankan Barang Terlarang

"Rinciannya, 6 bidang lahan di Kelurahan Gayam, 1 bidang lahan di Kelurahan Mojoroto, dan 1 bidang Kelurahan Semampir, dengan nilai total Rp12,6 miliar," kata Kasi Pengadaan Tanah dan Pengembangan, Tutur Pamuji, Kamis (11/1/2024).

Sebelumnya, lanjut Tutur, BPN Kota Kediri sudah melakukan pembayaran kepada sebanyak 197 bidang lahan pembebasan tol Kediri-Tulungagung. Jumlah tersebut mencakup dua kecamatan, yakni Mojoroto dan Kota. Total Uang Ganti Kerugian (UGK) mencapai Rp262 miliar.

"Jadi ditambahkan pembayaran UGK ini, menjadi Rp275,5 miliar," jelasnya.

Dia merinci di awal 2024 ini, progres pembebasan tanah tol Kediri-Tulungagung untuk tahap pertama telah mencapai 15,3 persen.

Meski demikian, menurut Tutur ada beberapa kendala dalam proses pembebasan lahan untuk pembangunan proyek tol Kediri-Tulungagung ini. Sejumlah warga masih belum puas atas UGK yang ditetapkan oleh KJPP.

Baca Juga: Khofifah Komitmen Jatim Garda Terdepan Penguatan Industri Gula Nasional

"Kendala seperti umumnya pengadaan tanah, warga itu rata-rata tidak puas dengan nilai yang diajukan oleh Tim KJPP, karena mereka ini kan independen, kami dari BPN dan TPT tidak bisa mengintervensi harga yang sudah ditetapkan KJPP,” jelasnya.

“Untuk warga yang keberatan dengan nilai ada mekanismenya sendiri. Entah mereka mengajukan gugatan atau kita yang melakukan penitipan di pengadilan (konsinyasi) tapi itu bisa dilakukan setelah musyawarah ketiga,” tambahnya.

Sambil melanjutkan tahap pertama, pihaknya juga akan melanjutkan proses pembebasan tanah tahap kedua. Pengosongan atau pembongkaran bangunan terdampak di Kelurahan Semampir juga terus berlangsung. Soal kapan dimulainya pembangunan jalan tol, belum ada kepastian.

Baca Juga: Catat, Ada Pengalihan Akses Gerbang Tol Waru 6 Surabaya hingga 26 Mei

Sementara itu, Rahmat, warga asal Kelurahan Gayam, Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri, mengaku cukup senang atas UGK pembebasan lahan tol Kediri-Tulungagung ini.

Ia menerima UGK senilai Rp1,7 miliar dari lahan dan bangunan seluas 244 meter persegi.

“Satu meternya Rp2,2 juta," katanya.

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

Kakak Beradik Terseret Ombak di Pantai Payangan Jember, Satu Ditemukan Tewas

Kedua korban dilaporkan hilang terseret ombak saat berwisata bersama keluarga.

Puncak Arus Balik Idul Adha 2026, Daop 8 Surabaya Layani 284 Ribu Penumpang

Puncak arus balik libur panjang Idul Adha 2026 bertepatan dengan Hari Lahir Pancasila. KAI Daop 8 Surabaya catat lonjakan tembus 284 ribu penumpang. Simak data lengkapnya di sini.

Jambret iPhone Turis Jerman di Kota Lama Surabaya Ditembak Polisi

Polisi menangkap pelaku jambret iPhone milik wisatawan asal Jerman di Kota Lama Surabaya. Pelaku dilumpuhkan karena melawan saat ditangkap.

Kapolres dan Dandim 0820 Probolinggo Terima Gelar Warga Kehormatan Suku Tengger

Prosesi pengukuhan berlangsung khidmat pada Malam Resepsi Yadnya Kasada di Pendopo Agung Desa Ngadisari.

Tabrak Pohon, Truk Pengangkut Ikan Asal Lamongan Terguling di JLS Tulungagung

Truk dalam perjalanan menuju Prigi Trenggalek, pengemudi dan penumpang alami luka serius.

Peringatan Hari Raya Waisak di Tulungagung, Ajak Umat Bersumbangsih Untuk Negeri

Puluhan umat Buddha mengikuti prosesi detik-detik peringatan Hari Raya Tri Suci Waisak di Vihara Buddha Loka Tulungagung.