Rabu, 22 Jul 2026 12:13 WIB

Lukisan Tanpa Kuas Karya Seniman Sidoarjo Hadirkan Suasana Jelang Pemilu

Didi Dyan (baju kotak) saat memamerkan lukisan Telenging Ati. (Foto: Dok. Didi Dyan for jatimnow.com).
Didi Dyan (baju kotak) saat memamerkan lukisan Telenging Ati. (Foto: Dok. Didi Dyan for jatimnow.com).

jatimnow.com - Keriuhan jelang Pemilu 2024 tidak hanya dirasakan oleh para politisi, namun juga masyarakat umum. Termasuk juga para seniman.

Seperti yang dilakukan salah satu seniman kota Sidoarjo, Didi Dyan. Dengan permainan jemarinya di atas kanvas, ia menggambarkan suasana jelang Pemilu 2024.

Baca Juga: 600 Siswa SDIT El Haq Ikuti Microplastic Journey, Perkuat Sekolah Bebas Plastik

Didi Dyan menjelaskan, pada lukisan berjudul Telenging Ati, jika dikaitkan dengan Pemilu 2024, mempunyai makna keberagaman, yang diharapkan bermuara pada rasa cinta kasih, damai dan rukun dalam segala perbedaan apapun hasilnya nanti.

"Sebagai negara demokrasi, Indonesia adalah negara yang open mainded, negara yang terbuka, dengan adanya medsos dan kemajuan teknologi, masyarakat kita sudah sangat pintar dan cerdas dalam segala hal, termasuk menghadapi realita dan kampanye," papar menjelaskan pesan dalam lukisan acrylic yang dibuat tanpa kuas, namun dengan permainan telapak tangan dan jemari kanannya, Selasa (9/1/2024).

Baca Juga: Indah Kurnia Ajak Warga Sidoarjo Dukung Pembangunan Berwawasan Lingkungan

Didi mengaku mengerjakan lukisan dengan konsep minimalis abstrak modern ini dalam waktu sehari semalam, dengan finishing selama tiga hari.

"Lukisan Telenging Ati itu sifatnya tegas, lugas, kuat, semangat, bersahaja, tidak mudah menyerah dan sesuai kata hati. Warna-warna terang dengan tambahan sedikit komposisi warna lengkap. Sederhana tapi penuh makna, adalah gambaran bahwa kita harus damai, tenang, jujur, berpikir logis dan menyakini bahwa kebenaran diatas segalanya," ujarnya.

Baca Juga: Dorong Efisiensi Industri, Kawan Lama Solution Expo 2026 Hadir di Surabaya

Lebih lanjut, Didi menceritakan detail gambar yang tertuang dalam lukisan Telenging Ati. Pada gambaran sekilas seperti sebuah kastil dan menara, ada pangeran membawa pedang, adalah kumpulan dari berbagai macam warna seperti itulah kehidupan.

"Ada berbagai golongan, agama dan keyakinan, berbagai adat serta budaya, suku bahasa dan lain sebagainya, namun kita tetap satu Indonesia," pungkas anggota Ikatan Pelukis Indonesia (IPI) ini.

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.