Rabu, 22 Jul 2026 13:20 WIB

Berkas Dinyatakan Lengkap, Reog Ponorogo Bakal jadi WBTB Unesco

Reog Ponorogo saat tampil. (Foto: Ahmad Fauzani/jatimnow.com)
Reog Ponorogo saat tampil. (Foto: Ahmad Fauzani/jatimnow.com)

jatimnow.com - Langkah Reog Ponorogo diakui dunia semakin dekat. Ini setelahnya Dirjend Kebudayaan melalui Direktorat Pelindungan Kebudayaan Kemdikbudristek mengabarkan berkas usulan (dossier) Reog Ponorogo sebagai Intangible Cultural Heritage (ICH) atau Warisan Budaya Tak Benda (WBTB) dinyatakan lengkap.

Berkas telah diterima oleh Sekretariat ICH Unesco.

Baca Juga: Tampilkan Reog Ponorogo, Prajurit KRI Bima Suci Sukses Pikat Warga Colombo

“Kabar gembira bagi seluruh warga Ponorogo di awal tahun,” ujar Kepala Dinas Kebudayaan Pariwisata dan Pemuda Olahraga (Disbudparpora) Ponorogo, Judha Slamet Sarwo Edhi, Rabu (3/1/2024).

Judha mengaku bahwa akhir tahun 2023, mendatangi Direktorat Perlindungan Kebudayaan Kemdikbud Ristek, serta Komisi Nasional Indonesia untuk Unesco (KNIU) di Jakarta, menelisik perkembangan revisi tersebut.

Rupanya, kata dia, membuahkan hasil. Berkas dossier dinyatakan lengkap pada awal tahun 2024 ini.

Baca Juga: Hadiri Acara Sanggring Kolak Ayam, Wabup Gresik Sebut Hal Ini Untuk Warga Gumeno

“Alhamdulillah membuahkan hasil kami dikabari. Kabar yang menggembirakan berkas yang kami kirim ke Unesco sudah diterima,” kata Judha kepada jatimnow.com.

Ketika berkas dinyatakan lengkap, kata dia, artinya akhir 2024 tinggal menunggu sidang Unesco. Kemudian nanti Reog Ponorogo menjadi WBTB atau ICH Unesco.

”Andaikan ada evaluasi yang diinginkan Unesco mungkin tidak banyak. Harapannya, 2024 disidangkan dan reog diakui dunia,” jelas Judha.

Baca Juga: Trenggalek Usulan Kuliner Sego Gegok Menjadi Warisan Budaya Takbenda

Judha berharap jika Reog Ponorogo sudah ditetapkan warisan budaya tak benda, rekan dan seniman bisa mengembangkan Reog Ponorogo secara berjenjang.

“Seperti yang di berkas kami, bahwa ada reog dewasa, remaja anak dan PAUD," pungkas Judha.

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.