Selasa, 23 Jun 2026 05:38 WIB

Pj Wali Kota Batu Dorong Sekolah-sekolah Tanam Cabai untuk Tekan Inflasi

  • Penulis : Gerhana
  • | Rabu, 03 Jan 2024 10:27 WIB
Pj Wali Kota Batu, Aries Agung Paewai. (Foto: Prokopim Pemkot Batu)
Pj Wali Kota Batu, Aries Agung Paewai. (Foto: Prokopim Pemkot Batu)

jatimnow.com - Harga cabai di berbagai daerah masih tinggi, termasuk Kota Batu. Pj Wali Kota Batu, Aries Agung Paewai mendorong sekolah-sekolah mulai tingkat dasar hingga SMA untuk secara masif menanam cabai di lingkungannya.

"Kedepan perlu kegiatan yang lebih masif akan kita upayakan agar segera bisa dilakukan di sekolah-sekolah yang ada di Kota Batu," kata Aries pada Rabu (3/1/2024).

Baca Juga: Inflasi Turun Drastis, Gubernur Khofifah Beri Apresiasi Pemkot Probolinggo

Sejauh ini, upaya Pemkot Batu dalam pengendalian inflasi terutama komoditas cabai terus dilakukan. Seperti pada Kamis (9/2/2023), Aries memimpin pelaksanaan tanam cabai serempak di lima kelurahan se-Kota Batu. Kegiatan itu dengan bibit sebanyak 5.000 batang, dan ditanam dilahan seluas 4.000 meter persegi.

Kemudian, Aries bersama dengan Tim TPID Kota Batu melaksanakan penanaman 1500 bibit cabai di Desa Tulungrejo pada Jumat (29/12/2023).

Hal tersebut juga menindaklanjuti instruksi dari Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian saat memberikan pengarahan kepada seluruh Forkopimda se-Indonesia untuk gerakan sadar menanam.

Aries mengatakan bahwa pemerintah berupaya terus menekan inflasi dengan menanam cabai. Panen dapat dilakukan dalam waktu tiga bulan kedepan setelah penanaman awal.

Baca Juga: Inflasi Kota Kediri Mei Terkendali, Warga Diimbau Tidak Panic Buying

"Kita berikhtiar untuk menekan tingginya kenaikan harga cabai yang ada di pasaran, salah satunya dengan menanam," katanya.

Diharapkan, kegiatan menanam cabai menjadi bagian dari ketahanan pangan masyarakat apabila ada kenaikan harga.

"Gerakan menanam ini selain dalam upaya mengendalikan inflasi daerah, juga yang lebih penting untuk menjaga ketahanan masyarakat apabila harga naik, yang berpengaruh pada daya beli masyarakat," ungkapnya.

Baca Juga: Membaca Siklus, Menjaga Nalar Negara

Aries meyakini, jika gerakan menanam ini dilakukan secara masif maka masyarakat dapat memenuhi kebutuhannya sendiri. Bahkan jika hasilnya lebih bisa dijual untuk mendapatkan keuntungan ekonomi.

Tak hanya itu, ia juga menekankan agar seluruh ASN juga terlibat dalam gerakan menanam cabai di lingkungannya masing-masing.

"ASN penggerak utama gerakan sadar menanam di RT/ RW rumahnya masing-masing, sehingga gerakan ini benar-benar menjadi gerakan masif dan dampaknya akan dirasakan bersama," ujarnya.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

DPW NasDem Jatim Tunjuk Soehadi Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Penunjukan tersebut merupakan bentuk penghargaan dan apresiasi atas dedikasi, loyalitas, serta pengabdian Mulyono selama memimpin dan membesarkan Partai NasDem di Kabupaten Bojonegoro.

Soehadi Moeljono Ditunjuk Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Pengalaman panjang dan kontribusi Mulyono dalam membangun struktur partai di Bojonegoro masih sangat dibutuhkan.

Kenang Almarhum Rektor, UIN KHAS Jember Pakai Pita Hitam di Liga Mahasiswa

Sebuah bingkai foto almarhum Prof. Hepni juga tampak dibawa ke tengah lapangan oleh para pemain UIN KHAS.

Tak Sekadar Hiburan, Musik Miliki Peran Krusial di Berbagai Elemen Kehidupan

Musik memegang peranan krusial yang menyentuh berbagai elemen kehidupan, mulai dari aspek sosial, edukasi, hingga menjadi identitas budaya suatu bangsa.

Adela Kanasya Adies Jaga Soliditas Jaringan Relawan Surabaya

Adela Kanasya Adies menemui 1.000 relawan di Surabaya demi menjaga komunikasi politik pasca-PAW menggantikan politisi senior Adies Kadir.

Ketum PBNU Paparkan Capaian di Munas Konbes, Ini Hasilnya

Gus Yahya paparkan capaian organisasi, mulai dari tata kelola organisasi, kaderisasi terstruktur, transformasi digital, aset dan kemandirian, hingga peran kebangsaan dan global.