Kamis, 23 Jul 2026 12:08 WIB

Kunjungan Kerja Jokowi di Banyuwangi, Janji Percepat Sertifikat Program Tora

  • Penulis :
  • | Rabu, 27 Des 2023 18:44 WIB
Jokowi saat berkunjung Banyuwangi. (Foto: Ari Wono)
Jokowi saat berkunjung Banyuwangi. (Foto: Ari Wono)

jatimnow.com - Presiden Joko Widodo, singgah ke Banyuwangi. Salah satu kunjungan kerjanya, Jokowi menyapa masyarakat penerima manfaat Progam Tanah Obyek Reforma Agraria (Tora), dan Perhutanan Sosial (PS) di Lapangan Maron, Kecamatan Genteng, Rabu (27/12/2023).

Dalam sambutannya Jokowi mengatakan akan mempercepat proses penyertifikatan SK Biru Proram Tora. Ini disampaikan Jokowi saat berdialog dengan Agus Sugiani, ibu rumah tangga salah satu penerima manfaat asal Desa Margomulyo, Kecamatan Glenmore, seluas 200 meter persegi.

Baca Juga: Tari Jaripah Banyuwangi Sambut Hangat Peserta Media Gathering Pertamina 2026

Tanah itu digunakan Sugiano ini untuk hunian, dan sebagiannya dimanfaatkan untuk kebun yang ditanami ubi, dan sayuran

"Mau disertifikatkan tidak?” tanya Jokowi kepada Sugiani.

Pertanyaan itu dijawab serentak dengan antusian seluruh masyarakat yang telah menerima SK Biru Program Tora, yang hadir di acara tersebut.

Mendengar jawaban itu, Jokowi kemudian mengatakan pihaknya baru saja menelpon Menteri Agraria Republik Indonesia, dan dijawab masih dalam proses.

Baca Juga: Penyelundupan Ratusan Burung Tanpa Dokumen Digagalkan di Ketapang

Dari jawaban itu, pihaknya berkeinginan proses pentertifikatan bisa segera diselesaikan dalam kurun waktu maksimal paling lama tiga bulan.

"Baru saja saya telpon, masih dalam proses,” jelasnya.

Dalam kesempatan itu pihaknya juga memanggil salah satu penerima manfaat Program Perhutanan Sosial yang telah menerima SK ke atas pentas. Penerima manfaat yang beruntung tersebut bernama Tri Tresno Sukowono, asal Kecamatan Pesanggaran.

Baca Juga: Warga Banyuwangi Keluhkan Langkanya LPG 3 Kg Jelang Lebaran

Warga ini saat ditanya Presiden RI mengatakan, lahan dari program tersebut total seluas 739 hektare. Lahan itu sudah dikelola oleh 497 Kepala Keluarga (KK). Tanah produktif ini ditanami jeruk manis, nipis, buah naga, dan pohon kelapa. Mendengar jawaban penerima manfaat itu, Jokowi langsung semeringah.

“Saya senang semua lahannya produktif, dan saya senang tidak ada tanah yang ditelantarkan. Hasil tanamannya bisa dijual untuk mensejahterakan penerima manfaat,” kata Jokowi.

Reporter: Ari Wono

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.