Kamis, 23 Jul 2026 03:51 WIB

Proses Pencarian Pelajar Tenggelam di Tulungagung Terkendala Ini

Tim SAR Gabungan saat melakukan proses pencarian. (Foto: Bramanta Pamungkas/jatimnow.com)
Tim SAR Gabungan saat melakukan proses pencarian. (Foto: Bramanta Pamungkas/jatimnow.com)

jatimnow.com - Proses pencarian terhadap R (15), pelajar yang dilaporkan tenggelam di kawasan Kedung Muko, Desa/Kecamatan Besuki, Kabupaten Tulungagung masih berlangsung. Tim SAR Gabungan terus melakukan upaya pencarian di lokasi kejadian.

Dua penyelam dikerahkan untuk mencari keberadaan korban. Jarak pandang di dalam kedung yang sangat terbatas menjadi salah satu kendala dalam proses pencarian ini.

Baca Juga: Dugaan Korupsi Kanjengan, Mantan Bupati Tulungagug Maryoto Diperiksa Kejaksaan

Kapolsek Besuki, AKP Muhammad Samsun mengatakan, dari hasil keterangan saksi, diduga kuat korban terpeleset saat bermain air di tepi kedung. Tebalnya lumut membuat batuan di tepi kedung licin. Korban juga diduga tidak bisa berenang sehingga saat terpeleset tenggelam.

"Saksi sudah berusaha memberi pertolongan dengan memberikan tongkat ke korban, tapi korban semakin ke tengah kedung dan tenggelam," ujarnya, Selasa (26/12/2023).

Sementara itu, Ketua Tim Basarnas Trenggalek, Dyan Susetyo menjelaskan, pihaknya sudah melakukan penyelaman ke dalam kedung. Kedalaman kedung diketahui mencapai 9 meter.

Dari hasil penyelaman ini, mereka belum dapat memastikan keberadaan korban. Hal ini dikarenakan jarak pandang di dalam air sangat terbatas. Selain itu, banyak goa-goa kecil di dasar kedung.

Baca Juga: Sensus Ekonomi di Tulungagung Sudah Capai 45 Persen, Bulan Depan Rampung

"Di dalam air tidak bisa melihat, jarak pandang terbatas meski sudah dibantu senter, banyak goa-goa kecil juga," jelasnya.

Pihak Basarnas sendiri berencana akan mengurangi debit air di dalam kedung dengan menggunakan mesin pompa air. Tujuannya, untuk memudahkan dan membantu proses pencarian. Mereka masih berkoordinasi dengan lintas instansi dan masyarakat untuk meminjam pompa air.

"Kita akan mencoba mengurangi debit air di dalam kedung agar bisa memudahkan proses pencarian korban," pungkasnya.

Baca Juga: 88 Persen SD di Tulungagung Gagal Penuhi Pagu Saat SPMB

Sebelumnya, R (15) dilaporkan tenggelam di Kedung Muko kemarin sore. Pelajar asal Desa Ngentrong, Kecamatan Campurdarat ini datang ke lokasi bersama temannya. Setelah berfoto selfi, korban mengajak saksi untuk berenang. Namun diduga kuat korban terpeleset dan tidak bisa berenang sehingga tenggelam ke dasar kedung. Saksi lalu berusaha minta tolong dan melaporkan kejadian ini ke pihak berwajib.

 

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.