Rabu, 22 Jul 2026 08:21 WIB

Gus Ipul Ingin Kuatkan Moderasi Agama Menuju Pemilu Damai di Kota Pasuruan

  • Penulis :
  • | Kamis, 21 Des 2023 19:24 WIB
Wali Kota Pasuruan Saifullah Yusuf (Gus Ipul). (Foto: Humas Pemkot Surabaya)
Wali Kota Pasuruan Saifullah Yusuf (Gus Ipul). (Foto: Humas Pemkot Surabaya)

jatimnow.com- Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Pasuruan, menggelar Sarasehan Moderasi Beragama Menuju Pemilu Damai. Sosialisasi yang diselenggarakan di aula Kebun Pring, Kamis (21/12/2023) itu dibuka Wali Kota Pasuruan, Saifullah Yusuf (Gus Ipul).

Saat membuka kegiatan sosialisasi itu, Gus Ipul mengatakan jika semua masyarakat patut bersyukur terlahir di Negara Indonesia yang memiliki keberagaman agama namun memegang teguh toleransi dan kerukunan antar umat beragama.

Baca Juga: Munas-Konbes NU Dibuka Malam Ini, Presiden Prabowo Hadir Saat Penutupan

"Kita patut bersyukur memiliki dan tinggal di Negara Indonesia, seperti saat ini kita bisa duduk bersama dalam satu ruangan dengan damai," kata Gus Ipul.

Dikatakan Gu Ipul, NKRI ini diperjuangkan dan dibangun oleh para pendiri bangsa dan para pejuang kemerdekaan karena sadar bahwa masyarakatnya terdiri dari berbagai suku, agama, golongan, ras, dan budaya.

"Saya semakin tua merasa bangga dengan para pendiri bangsa kita yang berasal dari para pemuka agama dan berbagai organisasi, para pendiri kita ini berjuang dan melahirkan suatu peradan yang kita rasakan bersama" jelasnya.

Gus Ipul menekankan pentingnya moderasi beragama dalam konteks Pemilu. Ia mengajak semua tokoh agama dan pemimpin masyarakat untuk menjunjung tinggi nilai-nilai moderasi beragama yang melibatkan dialog yang konstruktif, toleransi, dan penghargaan terhadap perbedaan agama.

"Agama tidak dibawa ke politik praktis. Boleh dekati tokoh agama. Tapi jangan jadikan agama alat perjuangan politik," pesannya.

Baca Juga: Jelang Muktamar NU, Gus Lilur Ingatkan Bahaya Politik Praktis

Menurutnya, Islam dan agama lainnya memiliki hubungan yang sangat erat dimana terdapat beberapa kesamaan selain mengajarkan kebaikan kepada umatnya. Tidak hanya itu,Islam dan agama lain juga mengajarkan umatnya untuk bertoleransi antar umat agama lainnya dan saling menghormati.

"Di Kota Pasuruan sendiri hubungan agama islam dan agama lainnya terlihat sangat rukun sekali. Contoh saja seperti Gus Idris saat menggelar acara mengundang para pendeta, pengusaha tionghoa dan pengurus kelenteng untuk datang bersama. Ini merupakan sebuah tradisi yang sudah dibentuk dan telah melewati proses yang lama," imbuhnya.

Dengan adanya budaya tolong menolong, lanjut Gus Ipul. Tetangga yang kelaparanpun akan ada yang memberi makanan, sehingga terjalin kerukunan antar manusia.

"Jika kita melihat tetangga yang sedang kelaparan, maka kita akan membantunya. Sehingga budaya seperti ini akan terus kita gunakan," urainya.

Baca Juga: Pidato 4 Bahasa Siswa Sekolah Rakyat Sambut Kunjungan Menteri Sosial ke Gresik

Terkait Pemilu Damai 2024, Gus Ipul mengajak seluruh peserta untuk menjunjung tinggi perdamaian dalam merespon setiap persoalan yang muncul di masyarakat termasuk persoalan antar umat beragama.

"Kita mengharapkan Pemilu yang damai, jadikanlah agama sebagai wadah inspirasi dan tidak digunakan sebagai alat aspirasi demi kepentingan sepihak. Mari kita selalu menjaga hubungan baik dengan semua orang, sehingga Pemilu bisa berjalan dengan aman," tandasnya.

 

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.