Sabtu, 06 Jun 2026 15:10 WIB

Emil Dardak Dorong Surabaya jadi Lokomotif Megapolitan Berdaya Saing

jatimnow.com – Calon Wakil Gubernur Jawa Timur itu,  Emil Elestianto Dardak mengatakan perlu perencanaan dini yang visioner, untuk mewujudkan kota yang mampu mengurai dan mengatasi problem kemacetan.

Hal tersebut diungkapkan Emil yang sehari sebelumnya sempat menumpangi kereta api tujuan Surabaya - Sidoarjo.

Baca Juga: Gugatan Paslon 03 Dismissal, Pasangan Gabah Menangkan Pilbup Tulungagung

"Jangan menunggu padat atau macet dulu baru memikirkan struktur ruang," ujar Emil di Surabaya, Selasa (12/3/2018).

Menurut Emil dalam kapasitas dirinya yang kebetulan sempat mendalami bidang perencanaan dan pengembangan wilayah, dia sengaja diminta cagub Khofifah  Indar Parawansa  untuk mempertajam kaitan persoalan mobilitas perkotaan dengan perencanaan wilayah, terutama kota Surabaya.

"Memang surabaya ini harus bisa menjadi lokomotif untuk membangun kawasan megapolitan yang berdaya saing, yang bisa mendorong sektor perdagangan dan jasa," ujar Emil.

Untuk mendapatkan gambaran jelas terkait soal mobilitas angkutan penumpang secara khusus Emil pun memilih kereta komuter.

Baca Juga: MK Tolak Gugatan Paslon 01, Sugiri Sancoko-Lisdyarita Menangkan Pilbup Ponorogo

"Setelah saya mempelajari, banyak orang yang menggunakan kereta umum menuju Jombang, Malang dan beberapa lokasi lainnya daripada komuter. Saya ingin lebih memahami yang komuter terlebih dahulu," terang Emil.

Menurut doktor ekonomi pembangunan lulusan Jepang ini, ada sedikit kendala mengenai kapasitas lambung kereta komuter, yang sebelumnya dari empat gerbong menjadi tiga gerbong.

Kereta ini menggunakan kereta yang sangat lama yang mungkin juga mempengaruhi minat masyarakat sulit beralih dari kendaraan pibadi beralih ke transportasi umum.

Baca Juga: Ini Persiapan Paslon Pilbup Tulungagung jelang Sidang Gugatan Pilkada di MK

"Justru teorinya karena Sidoarjo ini sangat dekat dengan Surabaya, akhirnya orang justru menggunakan kendaraan pribadi. Hal ini harus terus dikurangi, agar  terbangun megapolitan  yang mengusung mobilitas umum bukannya kendaraan pribadi," imbuh putra mantan wakil menteri Pekerjaan Umum Hermanto Dardak tersebut.

Reporter: Fahrizal Tito
Editor: Erwin Yohanes

Editor : Erwin Yohanes
Berita Terbaru

Kakak Beradik Terseret Ombak di Pantai Payangan Jember, Satu Ditemukan Tewas

Kedua korban dilaporkan hilang terseret ombak saat berwisata bersama keluarga.

Puncak Arus Balik Idul Adha 2026, Daop 8 Surabaya Layani 284 Ribu Penumpang

Puncak arus balik libur panjang Idul Adha 2026 bertepatan dengan Hari Lahir Pancasila. KAI Daop 8 Surabaya catat lonjakan tembus 284 ribu penumpang. Simak data lengkapnya di sini.

Jambret iPhone Turis Jerman di Kota Lama Surabaya Ditembak Polisi

Polisi menangkap pelaku jambret iPhone milik wisatawan asal Jerman di Kota Lama Surabaya. Pelaku dilumpuhkan karena melawan saat ditangkap.

Kapolres dan Dandim 0820 Probolinggo Terima Gelar Warga Kehormatan Suku Tengger

Prosesi pengukuhan berlangsung khidmat pada Malam Resepsi Yadnya Kasada di Pendopo Agung Desa Ngadisari.

Tabrak Pohon, Truk Pengangkut Ikan Asal Lamongan Terguling di JLS Tulungagung

Truk dalam perjalanan menuju Prigi Trenggalek, pengemudi dan penumpang alami luka serius.

Peringatan Hari Raya Waisak di Tulungagung, Ajak Umat Bersumbangsih Untuk Negeri

Puluhan umat Buddha mengikuti prosesi detik-detik peringatan Hari Raya Tri Suci Waisak di Vihara Buddha Loka Tulungagung.