Rabu, 22 Jul 2026 13:00 WIB

Emil Dardak Dorong Surabaya jadi Lokomotif Megapolitan Berdaya Saing

jatimnow.com – Calon Wakil Gubernur Jawa Timur itu,  Emil Elestianto Dardak mengatakan perlu perencanaan dini yang visioner, untuk mewujudkan kota yang mampu mengurai dan mengatasi problem kemacetan.

Hal tersebut diungkapkan Emil yang sehari sebelumnya sempat menumpangi kereta api tujuan Surabaya - Sidoarjo.

Baca Juga: Gugatan Paslon 03 Dismissal, Pasangan Gabah Menangkan Pilbup Tulungagung

"Jangan menunggu padat atau macet dulu baru memikirkan struktur ruang," ujar Emil di Surabaya, Selasa (12/3/2018).

Menurut Emil dalam kapasitas dirinya yang kebetulan sempat mendalami bidang perencanaan dan pengembangan wilayah, dia sengaja diminta cagub Khofifah  Indar Parawansa  untuk mempertajam kaitan persoalan mobilitas perkotaan dengan perencanaan wilayah, terutama kota Surabaya.

"Memang surabaya ini harus bisa menjadi lokomotif untuk membangun kawasan megapolitan yang berdaya saing, yang bisa mendorong sektor perdagangan dan jasa," ujar Emil.

Untuk mendapatkan gambaran jelas terkait soal mobilitas angkutan penumpang secara khusus Emil pun memilih kereta komuter.

Baca Juga: MK Tolak Gugatan Paslon 01, Sugiri Sancoko-Lisdyarita Menangkan Pilbup Ponorogo

"Setelah saya mempelajari, banyak orang yang menggunakan kereta umum menuju Jombang, Malang dan beberapa lokasi lainnya daripada komuter. Saya ingin lebih memahami yang komuter terlebih dahulu," terang Emil.

Menurut doktor ekonomi pembangunan lulusan Jepang ini, ada sedikit kendala mengenai kapasitas lambung kereta komuter, yang sebelumnya dari empat gerbong menjadi tiga gerbong.

Kereta ini menggunakan kereta yang sangat lama yang mungkin juga mempengaruhi minat masyarakat sulit beralih dari kendaraan pibadi beralih ke transportasi umum.

Baca Juga: Ini Persiapan Paslon Pilbup Tulungagung jelang Sidang Gugatan Pilkada di MK

"Justru teorinya karena Sidoarjo ini sangat dekat dengan Surabaya, akhirnya orang justru menggunakan kendaraan pribadi. Hal ini harus terus dikurangi, agar  terbangun megapolitan  yang mengusung mobilitas umum bukannya kendaraan pribadi," imbuh putra mantan wakil menteri Pekerjaan Umum Hermanto Dardak tersebut.

Reporter: Fahrizal Tito
Editor: Erwin Yohanes

Editor : Erwin Yohanes
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.