Rabu, 22 Jul 2026 03:01 WIB

Keren! Banyuwangi Miliki Generasi Anak Pembuat Patung

  • Penulis :
  • | Selasa, 13 Mar 2018 15:20 WIB
Dwi Safirna (11) saat membuat sepasang patung Penari Gandrung.
Dwi Safirna (11) saat membuat sepasang patung Penari Gandrung.

jatimnow.com - Di Kabupaten Banyuwangi ternyata memiliki generasi di usia dini yang subur di bidang seni membuat patung dengan bahan dasar tanah liat dan malam.

Setidaknya terdapat 15 anak usia SD, perwakilan dari setiap kecamatan yang mengikuti Pekan Seni Pelajar (PSP) yang diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan, Selasa (13/3/2018).

Baca Juga: Tari Jaripah Banyuwangi Sambut Hangat Peserta Media Gathering Pertamina 2026

Kegiatan  yang dilaksanakan di Taman Blambangan Banyuwangi itu mengangkat tema cerita rakyat seperti membuat rupa-rupa sosok Sritanjung Sidopekso, Macan Putih, Penari Gandrung hingga Barong Osing.

Kepala Bidang SD Dinas Pendidikan (Kabid SD Dispendik) Hamami mengatakan, nantinya siswa yang terpilih akan mewakili Kabupaten Banyuwangi dalam pekan seni pelajar (PSP) di tingkat provinsi di tahun depan.

"Para peserta yang hari ini bertanding adalah siswa yang telah lolos seleksi di tingkat kecamatan," kata Hamami di lokasi.

Salah seorang peserta PSP dari SDN 9 Wonosobo, Kecamatan Srono, Dwi Safirna (11) tampak telaten dan konsentrasi dalam membuat sepasang patung penari Gandrung.

Dari pantauan jatimnow.com, ia tengah membuat patung laki-laki dan perempuan saling berhadapan yang terlihat sedang berekspresi seni tarian khas Bumi Blambangan.

Baca Juga: PTPN I Jelaskan Kronologi Penanganan Kebakaran di Kebun Kampe Banyuwangi

Melalui pembimbingnya, Kadeni mengatakan, bakat siswi kelas V SD itu terlihat saat dia memegang alat pahat dan menggunakannya ketika pelajaran menggambar, memipihkan malam, menempelkan, membuat pola dan bentuk patung.

"Dwi ini sebelumnya menyisihkan 30 peserta di tingkat kecamatan dan berhasil meraih juara 3 saat PSP tahun 2016 lalu yang saat itu masih kelas III SD," kata Kadeni.

Dia menambahkan, untuk persiapan lomba di tingkat SD ini, pihaknya mengajak Dwi untuk mempersiapkan acara Pekan Seni Pelajar itu dengan latihan secara intensif.

"Kami latihan untuk lomba selama sebulan. Awalnya dia terlihat punya kreatif di seni lukis, sekarang kita eksplor lagi ke seni membuat patung," ujarnya.

Baca Juga: Penyelundupan Ratusan Burung Tanpa Dokumen Digagalkan di Ketapang

Sedangkan, peserta lainnya dalam Pekan Seni Pelajar, Timur Surya Alam (11) asal SDN 1 Kecamatan Genteng terlihat tekun dan konsentrasi dalam membuat patung kepala Barong Osing.

Dari data yang himpun untuk kriteria penilaian seni membuat patung tersebut, dilihat dari segi originalitas, artistik, teknik atau keseimbangan konstruksi, kreativitas, daya ungkap tema.

Reporter: Hafiluddin Ahmad
Editor: Erwin Yohanes

Editor : Erwin Yohanes
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.