Sabtu, 06 Jun 2026 18:31 WIB

Keren! Banyuwangi Miliki Generasi Anak Pembuat Patung

  • Penulis :
  • | Selasa, 13 Mar 2018 15:20 WIB
Dwi Safirna (11) saat membuat sepasang patung Penari Gandrung.
Dwi Safirna (11) saat membuat sepasang patung Penari Gandrung.

jatimnow.com - Di Kabupaten Banyuwangi ternyata memiliki generasi di usia dini yang subur di bidang seni membuat patung dengan bahan dasar tanah liat dan malam.

Setidaknya terdapat 15 anak usia SD, perwakilan dari setiap kecamatan yang mengikuti Pekan Seni Pelajar (PSP) yang diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan, Selasa (13/3/2018).

Baca Juga: Penyelundupan Ratusan Burung Tanpa Dokumen Digagalkan di Ketapang

Kegiatan  yang dilaksanakan di Taman Blambangan Banyuwangi itu mengangkat tema cerita rakyat seperti membuat rupa-rupa sosok Sritanjung Sidopekso, Macan Putih, Penari Gandrung hingga Barong Osing.

Kepala Bidang SD Dinas Pendidikan (Kabid SD Dispendik) Hamami mengatakan, nantinya siswa yang terpilih akan mewakili Kabupaten Banyuwangi dalam pekan seni pelajar (PSP) di tingkat provinsi di tahun depan.

"Para peserta yang hari ini bertanding adalah siswa yang telah lolos seleksi di tingkat kecamatan," kata Hamami di lokasi.

Salah seorang peserta PSP dari SDN 9 Wonosobo, Kecamatan Srono, Dwi Safirna (11) tampak telaten dan konsentrasi dalam membuat sepasang patung penari Gandrung.

Dari pantauan jatimnow.com, ia tengah membuat patung laki-laki dan perempuan saling berhadapan yang terlihat sedang berekspresi seni tarian khas Bumi Blambangan.

Baca Juga: Dewan Kesenian Surabaya Laporkan Dugaan Hilangnya Aset Budaya ke Polisi

Melalui pembimbingnya, Kadeni mengatakan, bakat siswi kelas V SD itu terlihat saat dia memegang alat pahat dan menggunakannya ketika pelajaran menggambar, memipihkan malam, menempelkan, membuat pola dan bentuk patung.

"Dwi ini sebelumnya menyisihkan 30 peserta di tingkat kecamatan dan berhasil meraih juara 3 saat PSP tahun 2016 lalu yang saat itu masih kelas III SD," kata Kadeni.

Dia menambahkan, untuk persiapan lomba di tingkat SD ini, pihaknya mengajak Dwi untuk mempersiapkan acara Pekan Seni Pelajar itu dengan latihan secara intensif.

"Kami latihan untuk lomba selama sebulan. Awalnya dia terlihat punya kreatif di seni lukis, sekarang kita eksplor lagi ke seni membuat patung," ujarnya.

Baca Juga: Polemik DKS Memanas, Seniman Surabaya Turun ke Jalan

Sedangkan, peserta lainnya dalam Pekan Seni Pelajar, Timur Surya Alam (11) asal SDN 1 Kecamatan Genteng terlihat tekun dan konsentrasi dalam membuat patung kepala Barong Osing.

Dari data yang himpun untuk kriteria penilaian seni membuat patung tersebut, dilihat dari segi originalitas, artistik, teknik atau keseimbangan konstruksi, kreativitas, daya ungkap tema.

Reporter: Hafiluddin Ahmad
Editor: Erwin Yohanes

Editor : Erwin Yohanes
Berita Terbaru

Kakak Beradik Terseret Ombak di Pantai Payangan Jember, Satu Ditemukan Tewas

Kedua korban dilaporkan hilang terseret ombak saat berwisata bersama keluarga.

Puncak Arus Balik Idul Adha 2026, Daop 8 Surabaya Layani 284 Ribu Penumpang

Puncak arus balik libur panjang Idul Adha 2026 bertepatan dengan Hari Lahir Pancasila. KAI Daop 8 Surabaya catat lonjakan tembus 284 ribu penumpang. Simak data lengkapnya di sini.

Jambret iPhone Turis Jerman di Kota Lama Surabaya Ditembak Polisi

Polisi menangkap pelaku jambret iPhone milik wisatawan asal Jerman di Kota Lama Surabaya. Pelaku dilumpuhkan karena melawan saat ditangkap.

Kapolres dan Dandim 0820 Probolinggo Terima Gelar Warga Kehormatan Suku Tengger

Prosesi pengukuhan berlangsung khidmat pada Malam Resepsi Yadnya Kasada di Pendopo Agung Desa Ngadisari.

Tabrak Pohon, Truk Pengangkut Ikan Asal Lamongan Terguling di JLS Tulungagung

Truk dalam perjalanan menuju Prigi Trenggalek, pengemudi dan penumpang alami luka serius.

Peringatan Hari Raya Waisak di Tulungagung, Ajak Umat Bersumbangsih Untuk Negeri

Puluhan umat Buddha mengikuti prosesi detik-detik peringatan Hari Raya Tri Suci Waisak di Vihara Buddha Loka Tulungagung.