Rabu, 22 Jul 2026 15:28 WIB

Langkah Disbudparpora Ponorogo Wujudkan Reog Diakui Dunia

Disbudaparpora audensi dengan Direktorat Pelindungan Kebudayaan Kemdikbudristek dan Komisi Nasional Indonesia Untuk Unesco (KNIU) di Jakarta. (Foto: Disbudparpora for jatimnow.com)
Disbudaparpora audensi dengan Direktorat Pelindungan Kebudayaan Kemdikbudristek dan Komisi Nasional Indonesia Untuk Unesco (KNIU) di Jakarta. (Foto: Disbudparpora for jatimnow.com)

jatimnow.com - Perjuangan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo agar reog diakui dunia belum padam.

Tahun 2024 nanti Reog Ponorogo masuk ke dalam list daftar pengajuan Intangible Cultural Heritage (ICH) atau Warisan Budaya Tak benda (WBTb) Unesco.

Baca Juga: Ratusan Prajurit TNI Turun Gunung Bangun Infrastruktur Desa di Ponorogo

Kendati pengajuan masih satu tahun, Dinas Kebudayaan Pariwsata Pemuda dan Olahraga (Disbudparpora) melakukan sederet langkah.

Satu diantaranya melakukan audensi dengan Direktorat Pelindungan Kebudayaan Kemdikbudristek dan Komisi Nasional Indonesia Untuk Unesco (KNIU) di Jakarta.

“Beberapa waktu lalu kami audiensi. Ini upaya kami (Pemkab Ponorogo) berkoordinasi untuk mengawal jalannya pengusulan Reog Ponorogo sebagai Warisan Budaya Takbenda Dunia di enkripsi oleh Unesco,” kata Judha.

Dia menjelaskan bahwa saat ini sudah di akhir 2023. Dimana sudah separuh waktu perjalanan pengusulan dan pengiriman dossier serta video dokumentasinya.

Baca Juga: Sambut 100 Tahun, Gontor Siapkan Buku Rekam Jejak dan Kontribusi Bagi Bangsa

“Dimana Desember 2024 nanti akan dilaksanakan persidangan penetapan oleh ICH Unesco,” katanya.

Menurut Judha masih ada waktu jika memang dossier (berkas) maupun video dokumentasinya ada yang perlu diperbaiki.

“Masih ada rentang waktu satu tahun kedepan. Jika ada evaluasi, penyempurnaan dan kekurangan berkas yang diajukan setelah dinilai dan diteliti oleh Sekretariat ICH Unesco di Paris,” tegasnya.

Baca Juga: Vulcan Flow Ponorogo, Tawarkan Konsep Industrial Raw dan Ragam Menu Murah

"Bila sewaktu-waktu ada informasi permintaan untuk penyempurnaan berkas dari ICH Unesco kita segera dapat memenuhinya bersama,” pungkasnya.

 

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.