Minggu, 07 Jun 2026 12:04 WIB

Menuju Tahun Wisata, Grebeg Suro 2018 di Ponorogo Digelar Meriah

  • Penulis :
  • | Minggu, 02 Sep 2018 16:50 WIB
Bupati Ipong melecutkan pecutnya sebagai tanda dimulainya gelaran grebeg suro
Bupati Ipong melecutkan pecutnya sebagai tanda dimulainya gelaran grebeg suro

jatimnow.com - Gelaran grebeg suro 2018 di Ponorogo resmi dimulai Sabtu (1/9/2018) malam. Ini ditandai dengan lecutan pecut dari Bupati Ponorogo, Ipong Muchlissoni dan forum pimpinan daerah Ponorogo di panggung utama Alun-Alun Ponorogo.

Tidak hanya lecutan pecut saja yang menjadikannya meriah. Pembukaan grebeg suro juga ditandai dengan pesta kembang api yang membuat kagum warga Ponorogo.

Baca Juga: Jaga Kondusivitas, Forkopimda dan Perguruan Silat Jember Gelar Apel Kebangsaan

Grebeg suro 2018 dirasa berbeda dengan tahun sebelumnya. Pasalnya ada 33 item kegiatan yang akan dilaksanakan di Bumi Reog. Tidak hanya itu, pelaksanaan juga diperpanjang. Yang biasanya hanya 8 hari, kali ini menjadi 11 hari.

"Ya memang digandengkan dengan kegiatan HUT Ponorogo ke 522. Seharusnya HUT nya jatuh pada Agustus. Tapi berdekatan dengan grebeg suro saya putuskan untuk dijadikan satu," kata Bupati Ponorogo, Ipong Muchlissoni, Minggu (2/9/2018).

Ia menjelaskan, grebeg suro sebenarnya ratusan tahun lalu hanya tradisi warga di Ponorogo. Dimana, banyak warga merayakan pergantian tahun hijriah atau suroan dengan begadang semalam suntuk.

Ratusan orang rela berjalan kaki menuju pusat kota. "Dan 25 tahun lalu Pemkab Ponorogo menjadikan acara resmi grebeg suro," terang orang nomor 1 di Ponorogo ini.

Awalnya, 25 tahun lalu hanya ada Festival Reog. Namun seiring waktu, Festival Reog berubah nama menjadi Festival Nasional Reog Ponorogo (FNRP). "Ya karena pesertanya dari seluruh Indonesia," katanya.

Baca Juga: Muscab X PPP Ponorogo, Empat Nama Mencuat Pimpin Partai

Selain itu, tahun ini, juga ada gelaran Festival Reog Mini. Yang biasanya digelar Agustus, untuk tahun ini dijadikan satu.

Sementara puncaknya, yakni kirab pusaka dari kota lama Pasar Pon menuju kota tengah dan berakhir di kota baru, Senin (10/9/2018), kemudian Larung sesaji, Selasa (11/9/2018).

Yang tak kalah menarik, lanjut ia, ada pameran dan lomba yang digelar. "Itu bisa menjadi alternatif warga untuk menonton," bebernya.

Baca Juga: Jelang Ramadan Harga Bapokting di Ponorogo Terpantau Stabil

Di sisi lain, Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Ponorogo, Lilik Slamet Raharjo, mengatakan pada FNRP 2018 diikuti 32 grup reog. 16 grup dari Ponorogo dan 16 grup dari luar Ponorogo

Sedangkan Festival Reog Mini, pesertanya 33 grup dengan rincian 21 dari kecamatan, 11 lainnya dari sekolah di Ponorogo. (ADV/win)

Editor : Erwin Yohanes
Berita Terbaru

Menkop Dukung Kemitraan Petani-Koperasi di Kediri, Kejar Swasembada Gula 2028

Kolaborasi ini merupakan bentuk sinergi nyata antara koperasi, petani, dan pelaku industri.

Akhir Pekan Cuaca di Surabaya Cerah, tapi Waspada Panas yang Menyengat

Tidak terlihat adanya potensi hujan yang signifikan sepanjang hari. Cuaca mendukung berbagai aktivitas masyarakat, khususnya aktivitas di luar ruangan.

Tuai Polemik, Komisi III DPRD Kota Probolinggo Sidak Proyek Swalayan Jalan Cokro

Komisi III telah melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke lokasi untuk memastikan kelengkapan izin proyek di atas lahan seluas 1,3 hektare tersebut.

Update Kepulangan Haji 2026: 7.581 Jemaah Tiba via Debarkasi Surabaya

Update kepulangan haji 2026 Debarkasi Surabaya: 7.581 jemaah dari 20 kloter tiba di Tanah Air. 2 jemaah asal Malang wafat, 3 lainnya dirawat di RS Arab Saudi.

Peringatan Hari Lanjut Usia Nasional di Jember, Lansia Tangguh Indonesia Tumbuh

Pengalaman dan kebijaksanaan yang dimiliki para lansia merupakan fondasi penting dalam pembangunan bangsa.

Plt Bupati Tulungagung Ajak Masyarakat Lakukan Pemilahan Sampah Dari Sumber

Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tahun 2026, Pemkab Tulungagung gelar deklarasi gerakan pemilahan dan pengolahan sampah dari sumber.