Viral Video Pelajar Pingsan di Stadion Bojonegoro, Diduga Karena Disambar Petir
- Penulis : Misbahul Munir
- | Sabtu, 04 Nov 2023 09:06 WIB
jatimnow.com - Video seorang pemain sepak bola digendong oleh sejumlah orang saat hujan deras disertai angin melanda wilayah Kabupaten Bojonegoro pada Jum'at (3/10/2023) sore, viral di media sosial.
Rekaman video yang berdurasi 10 detik itu memperlihatkan sejumlah orang tengah menggendong seorang pemain sepak bola yang diduga tidak sadarkan diri di tengah lapangan sepak bola untuk mendapatkan perawatan medis.
Baca Juga: ASN Kota Probolinggo Ditantang Manfaatkan Medsos untuk Promosi Daerah
Terdengar pula jeritan histeris para penonton yang menyaksikan peristiwa itu. Diduga pemain sepak bola itu tidak sadarkan diri usai tersambar petir saat tengah bermain.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, pemain sepak bola yang digendong keluar lapangan itu merupakan seorang pelajar di salah satu sekolah menengah pertama (SMP) di Bojonegoro berinisial TDP (14) yang tengah bertanding dalam perhelatan Piala Soeratin U15 Jawa Timur di Stadion Letjen H Soedirman Bojonegoro.
Guru Olahraga SMP Negeri 5 Bojonegoro, Indra Prabawa, dikonfirmasi awak media ini membenarkan adanya peristiwa tersebut.
Baca Juga: Perkuat Pasokan Gas Nasional, PGN SOR III Kunjungi JTB Bojonegoro
Menurutnya, korban merupakan pemain dari club sekolah sepak bola Indonesia Muda (IM), yang berlaga di Stadion Letjend Soedirman Bojonegoro, dalam kejuaraan Piala Soeratin U15.
Namun, ia tidak menjelaskan secara detail kronologi peristiwa tersebut. Saat kejadian korban tiba-tiba tergeletak di tengah lapangan kemudian langsung dibawa ke Rumah Sakit Ibnu Sina Bojonegoro untuk mendapatkan perawatan.
Baca Juga: Medsos Bikin Anak Makin Individualis, Pakar Tekankan Peran Krusial Orang Tua
“Untuk kronologi mohon maaf kami tidak bisa menjelaskan, kondisinya (korban) saat ini sudah membaik,” kata Indra. Sabtu (4/11/2023).
Sementara itu, Ketua Pengurus Kabupaten (Pengkab) Persatuan Sepak bola Seluruh Indonesia (PSSI) Bojonegoro, Sally Atyasasmi, saat dihubungi awak media ini melalui nomor teleponnya dan aplikasi pesan WhatsApp masih belum memberikan respons.
Editor : Endang Pergiwati