Sabtu, 13 Jun 2026 12:13 WIB

Terdampak Cuaca, Harga Cabai Rawit di Lamongan Tembus Rp60 Ribu per Kilogram

Cabai rawit yang dijual salah satu pedagang di Pasar Sukamulyo, Lamongan. (Foto : Adyad Ammy Iffansah/jatimnow.com)
Cabai rawit yang dijual salah satu pedagang di Pasar Sukamulyo, Lamongan. (Foto : Adyad Ammy Iffansah/jatimnow.com)

jatimnow.com - Dampak cuaca kemarau memengaruhi harga jual sejumlah komoditas pasar di Kabupaten Lamongan. Salah satunya cabai rawit yang kini tembus di harga Rp60 ribu per kilogram.

Kenaikan harga cabai rawit ini telah terjadi mulai 2 pekan lalu, dimana yang awalnya berkisar Rp30 ribu per kilogram dan pada awal pekan ini telah menginjak Rp60 ribu per kilogram.

Baca Juga: Dorong Produktivitas, Petani Lamongan Terima Bantuan Alat dan Mesin Pertanian

Kenaikan harga ini, diakui Mamat, salah satu pedagang kebutuhan pokok di Pasar Sidoharjo Lamongan. Menurutnya, harga cabai terus meningkat dari harga semula yang hanya Rp32 ribu per kilogram.

"Pekan lalu masih Rp52 ribu per kilogram, per hari ini langsung melonjak Rp60 ribu per kilogram. Padahal, 2 pekan lalu masih Rp32 ribu per kilogram," kata Mamat, salah seorang pedagang, Senin (23/10/2023).

Tak hanya di Pasar Sidoharjo, keluhan meningkatnya harga cabai juga dirasakan, Indah, pedagang di Pasar Sukomulyo, Lamongan.

Baca Juga: Venue Kejurprov X Biliar Jatim di Lamongan Dipindah, Ini Alasannya

"Beberapa waktu lalu Rp35 ribu per kilogram, kini melesat menjadi Rp60 ribu, sedangkan cabai lalapan hijau sebelumnya Rp30 ribu, kini mencapai Rp35 ribu per kilogram. Cabai merah besar terpantau stabil, yakni Rp28 ribu per kilogram," ungkapnya.

Sementara itu, Kepada Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Lamongan, Anang Taufik menjelaskan, saat ini masa panen cabe rawit merah di dataran rendah sudah hampir berakhir, sedangkan di dataran tinggi pada Oktober ini baru mulai tanam.

"Masa panen cabe rawit merah di dataran rendah sudah hampir berakhir sedangkan di dataran tinggi pada bulan Oktober baru mulai tanam. Selain itu, terjadi pengurangan luas area panen cabai akibat kekeringan sebagai dampak dari El Nino," tuturnya.

Baca Juga: Diminati Karena Kualitas, Selada Hidroponik Lapas Lamongan Suplai Dapur MBG

Meski mengalami kenaikan sebagai dampak dari El Nino, Anang memastikan stok cabai di Lamongan masih mencukupi.
Selain stok cabai yang masih mencukupi, Anang menyebut stok ketersediaan dan harga beras di Lamongan juga masih mencukupi.

"Hasil koordinasi, ketersediaan atau stok cabai rawit merah dan beras masih mencukupi," pungkasnya.

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

Mandi Bareng Teman, Pelajar Sragen Tewas Tenggelam di Bengawan Solo Ngawi

Jasad korban berhasil dievakuasi oleh tim SAR gabungan pada radius sekitar 50 meter dari titik awal ia dilaporkan tenggelam di kawasan Desa Mantingan, Kecamatan Mantingan.

Penyegaran Organisasi, Kasat dan Kapolsek Probolinggo Dimutasi

Kapolres mengajak seluruh jajaran Polres Probolinggo untuk terus menjaga profesionalisme dan menjunjung tinggi nilai-nilai Presisi.

Melawan Saat Ditangkap, Dua Pembobol Toko Bangunan Tulungagung Didor

Pelaku diketahui merupakan komplotan pembobolan toko lintas kota dan provinsi.

Cuaca Akhir Pekan Jatim: 4 Daerah Diminta Waspada Hujan Lebat

Peta peringatan dini ini merepresentasikan nilai akumulasi curah hujan harian paling tinggi dalam skala satu kabupaten atau kota.

Gol Larin Selamatkan Kanada dari Kekalahan Saat Melawan Bosnia-Herzegovina

Tuan rumah Kanada harus puas bermain imbang 1-1 di laga pembukan grup B Piala Dunia 2026.

Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

Waspadai potensi turunnya hujan dengan intensitas ringan di beberapa wilayah.