Minggu, 07 Jun 2026 19:15 WIB

Kirab Pataka Jer Basuki Mawa Beya Singgah di Kota Pasuruan

  • Penulis :
  • | Senin, 09 Okt 2023 16:11 WIB
Prosesi kirab pataka dalam peringatan Hari Jadi Jawa Timur ke-78. (Humas Pemkot Pasuruan for jatimnow.com)
Prosesi kirab pataka dalam peringatan Hari Jadi Jawa Timur ke-78. (Humas Pemkot Pasuruan for jatimnow.com)

jatimnow.com - Kota Pasuruan menjadi kota berikutnya yang disinggahi oleh kirab pataka Jer Basuki Mawa Beya.

Pataka atau bendera lambang Provinsi Jawa Timur ini sebelumnya telah dibawa berkeliling dan singgah di beberapa kota/kabupaten di Jawa Timur.

Baca Juga: Sengketa Lahan TNI AL dan Warga 10 Desa Pasuruan Temui Titik Terang di DPR RI

Pataka tiba di Kota Pasuruan setelah sebelumnya berangkat dari pendopo Kabupaten Pasuruan pada Senin (9/10/2023).

Prosesi kirab pataka mengelilingi 38 kota/kabupaten ini merupakan serangkaian prosesi menuju peringatan Hari Jadi Jawa Timur ke-78.

Di Kota Pasuruan, kirab pataka Jer Basuki Mawa Beya disambut meriah oleh ratusan siswa-siswa sekolah dasar yang berjajar si sepanjang Jalan Pahlawan.

Diiringi oleh pasukan marching band siswa dan paskibraka Kota Pasuruan, kirab pataka tiba di kantor Wali Kota Pasuruan sekitar pukul 10.00 WIB.

Di kantor Wali Kota, pasukan upacara yang terdiri dari unsur Satpol PP, pemadam kebakaran, Linmas, Dishub, serta ASN Kota Pasuruan telah bersiap dan antusias untuk menyambut di tengah teriknya matahari yang pagi itu cukup menyengat di Kota Pasuruan.

Prosesi diawali dengan penyerahan pataka yang dibawa oleh pasukan dari Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Pasuruan untuk diserahterimakan ke pihak Pemkot Pasuruan yang diwakili oleh Sekretaris Daerah, Rudiyanto.

Baca Juga: Simak Rekayasa Lalu Lintas Dampak Pembangunan Jembatan Bokwedi Pasuruan

Selanjutnya, Rudiyanto menyerahkan pataka tersebut kepada Kepala Satpol PP Kota Pasuruan, Nur Fadholi. Tak hanya itu, selanjutnya dilakukan serah terima pataka Satpol PP, pataka Pemadam Kebakaran, serta pataka Linmas.

Sesaat setelah prosesi serah terima pataka dilakukan, Sekda Kota Pasuruan Rudiyanto membacakan selembar Ribka Prasasti di depan seluruh peserta upacara.

"Pancasila, UUD 1945, Bhineka Tunggal Ika, dan NKRI adalah harga mati yang harus dijaga dan dilindungi dengan segenap jiwa dan raga," bunyi salah satu kutipan ribka prasasti yang dibacakan oleh Rudi.

Berikutnya, isi dari ribka prasasti menyatakan tentang kunci dalam pembangunan demi kemajuan bangsa.

Baca Juga: Kirab Adipura Gresik, Bupati Yani Pimpin Apresiasi untuk Pasukan Kebersihan

"Sinergitas, kolaborasi, dan kerjasama merupakan kunci keberhasilan pembangunan menuju kemajuan dan kesejahteraan masyarakat," ujarnya.

Setelah membacakan isi ribka prasasti. Prosesi kemudian dilanjutkan dengan pemberangkatan kembali pataka Jer Basuki Mawabeya menuju titik pemberhentian selanjutnya, yaitu Kabupaten Sidoarjo.

Dengan mengendarai kendaraan milik Pemkot Pasuruan, beberapa satpol PP ikut mengantarkan bendera tersebut ke kota udang.

"Dengan mengucap Bismillahirrohmanirrohim, kirab pataka menuju Sidoarjo, secara resmi kita berangkatkan," ucap Rudiyanto saat melepas keberangkatan rombongan.

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

Melihat Jejak Soekarno di Surabaya Melalui Pameran "Aku Arek Suroboyo"

Tema "Aku Arek Suroboyo" dipilih untuk menegaskan identitas Bung Karno sebagai putra daerah yang tumbuh dan ditempa di Surabaya sebelum menjadi tokoh besar Indonesia.

1.232 Atlet Taekwondo Bertarung di Ksatria Nusantara PBTI Series Kediri

Para atlet diharapkan dapat menjadi bibit-bibit terbaik Indonesia yang akan mewakili bangsa pada berbagai ajang internasional.

Menkop Bantah Isu Jual Beli Titik Koperasi Merah Putih, Sempat Viral di Kediri

Menkop Ferry menargetkan seluruh bangunan Koperasi Merah Putih, gerai usaha, serta fasilitas pendukung koperasi desa dapat selesai pada Agustus mendatang.

Turnamen Gerindra Cup U17 di Kediri Dimulai, Wadah Pembinaan Pesepakbola Muda

“Saya berharap dari stadion (Brawijaya) ini akan lahir pemain-pemain handal yang nantinya bisa memperkuat Indonesia," kata Anwar Sadad.

Menkop Dukung Kemitraan Petani-Koperasi di Kediri, Kejar Swasembada Gula 2028

Kolaborasi ini merupakan bentuk sinergi nyata antara koperasi, petani, dan pelaku industri.

Akhir Pekan Cuaca di Surabaya Cerah, tapi Waspada Panas yang Menyengat

Tidak terlihat adanya potensi hujan yang signifikan sepanjang hari. Cuaca mendukung berbagai aktivitas masyarakat, khususnya aktivitas di luar ruangan.