Minggu, 07 Jun 2026 00:23 WIB

Langkah Bulog Bojonegoro Tekan Kenaikan Harga Beras

Pedagang pasar tradisional di Bojonegoro. (Foto: Misbahul Munir/jatimnow.com)
Pedagang pasar tradisional di Bojonegoro. (Foto: Misbahul Munir/jatimnow.com)

jatimnow.com - Harga beras di sejumlah pasar tradisional Kabupaten Bojonegoro terpantau masih belum ada tanda-tanda penurunan. Saat ini harga beras kualitas medium berkisar Rp13.500 per kilogram.

Mengatasi hal itu Perum Bulog Bojonegoro terus gelontorkan beras progam stabilisasi pasokan dan harga pasar (SPHP) ke sejumlah kios/ritel dan bantuan pangan kepada masyarakat di wilayah kerja, meliputi Kabupaten Bojonegoro, Tuban dan Lamongan.

Baca Juga: Tertinggi Sepanjang Sejarah, Stok Beras Nasional Capai 5,3 Juta Ton

Pimpinan Cabang Perum Bulog Bojonegoro Sugeng Hardono mengungkapkan kenaikan harga beras dipicu gejolak pasar. Permintaan beras tetap sementara pasokan yang turun. Sehingga memicu kenaikan harga.

"Memang kondisi saat ini harga beras di pasaran masih relatif tinggi di atas harga eceran tertinggi (HET). Langkah-langkah dari kami (Bulog) terus mengupayakan untuk menurunkan harga melalui program stabilisasi pasokan dan harga pasar (SPHP) ke pengecer yang ada di pasar. Hingga saat ini ada 38 pasar di wilayah kerja kami yang terus kita distribusikan," jelas Sugeng, Selasa (3/10/2023).

Selain progam SPHP, lanjut Sugeng, pihaknya juga telah menyalurkan Bantuan Pangan (Bangpang) berupa beras kepada keluarga penerima manfaat (KPM) di wilayah kerja.

Baca Juga: Bulog Tulungagung Mulai Salurkan Jagung SPHP Untuk Peternak Ayam

Pihaknya juga terus berkoordinasi dengan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) dan instansi lainnya untuk melaksanakan operasi pasar dan bantuan pangan murah lainnya.

"Hingga saat ini realisasi penyaluran progam SPHP ini mulai Januari hingga September sudah mencapai 3500 ton beras. Sementara untuk bantuan pangan tahap 1 juga telah kita salurkan, ini lanjut tahap 2 di bulan ini, kita siapkan 9.296.520 kg untuk bangpang ini," bebernya.

Sugeng berharap, dengan upaya-upaya tersebut dapat menekan gejolak harga di pasaran serta memberikan kemudahan akses bagi masyarakat untuk mendapatkan beras Bulog dengan harga murah dan berkualitas.

Baca Juga: Pelajari Tata Kelola, Puluhan Siswa SMK di Tulungagung Kunjungi Gudang Bulog

Hingga saat ini stok beras di gudang Bulog Bojonegoro mencapai 4500 ton. Jumlah itu terus bertambah dan dipastikan cukup untuk kebutuhan masyarakat di wilayah kerja hingga akhir tahun.

"Kami berpesan kepada masyarakat agar tidak panik buying, stok beras masih cukup untuk mengcover kebutuhan hingga akhir tahun," pungkasnya.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Tuai Polemik, Komisi III DPRD Kota Probolinggo Sidak Proyek Swalayan Jalan Cokro

Komisi III telah melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke lokasi untuk memastikan kelengkapan izin proyek di atas lahan seluas 1,3 hektare tersebut.

Update Kepulangan Haji 2026: 7.581 Jemaah Tiba via Debarkasi Surabaya

Update kepulangan haji 2026 Debarkasi Surabaya: 7.581 jemaah dari 20 kloter tiba di Tanah Air. 2 jemaah asal Malang wafat, 3 lainnya dirawat di RS Arab Saudi.

Peringatan Hari Lanjut Usia Nasional di Jember, Lansia Tangguh Indonesia Tumbuh

Pengalaman dan kebijaksanaan yang dimiliki para lansia merupakan fondasi penting dalam pembangunan bangsa.

Plt Bupati Tulungagung Ajak Masyarakat Lakukan Pemilahan Sampah Dari Sumber

Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tahun 2026, Pemkab Tulungagung gelar deklarasi gerakan pemilahan dan pengolahan sampah dari sumber.

Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Pakar Ingatkan Ancaman Krisis Energi

Pakar lingkungan soroti krisis energi, penumpukan sampah, hingga bahaya mikropolutan di momen Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026.

Peringati Hari Pers Nasional, PWI Tulungagung Siapkan Literasi Media

Pemerintah Kabupaten Tulungagung menyampaikan apresiasi atas dedikasi insan pers yang selama ini menjadi mitra strategis dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat.