Kamis, 23 Jul 2026 07:27 WIB

Pertamina Temukan Kebocoran Pipa Pertamax di SPBU Tempurejo, Buntut Sumur Warga Tercemar

Pertamina memeriksa SPBU Tempurejo. (Foto: Yanuar Dedy/jatimnow.com)
Pertamina memeriksa SPBU Tempurejo. (Foto: Yanuar Dedy/jatimnow.com)

jatimnow.com - Pertamina menemukan keretakan dan bocor kecil pada pipa Pertamax di SPBU Tempurejo, Kota Kediri.

Sebelumnya, Pertamina melalui Envilab, melakukan pengujian lanjutan berupa sampling test kadar minyak, pressure test dan pneumatic test di SPBU Tempurejo yang berada di dekat kawasan pemukiman warga di Lingkungan Kresek RT 05 RW 02 yang sumurnya mengalami pencemaran.

Baca Juga: PGN Raih Penghargaan GCG 2026, Perkuat Tata Kelola di Tengah Disrupsi AI

Hasil tes dari tim independen bersertifikasi Dirjen Migas itu menunjukkan adanya penurunan tekanan yang mengindikasikan adanya keretakan dan bocor kecil pada pipa Pertamax tersebut.

"Saat dilakukan pengujian pressure test dan pneumatic test terhadap pipa Pertamax dari tanki pendam ke dispenser itu terdapat perubahan tekanan yang mengindikasikan adanya rembesan di situ,” kata Section Head Communication and Relation Pertamina Patra Niaga Jatimbalinus Taufiq Kurniawan, Senin (2/10/2023).

Mengenai penyebab pasti kebocoran ini, Pertamina masih melakukan penyelidikan lebih lanjut. Termasuk mencari titik pasti kebocoran di pipa tersebut.

"Mengenai penyebab dan titik pastinya itu masih dalam penelusuran lebih lanjut oleh pihak ketiga independen yang kita tunjuk dan disepakati oleh warga pada saat itu,” tambahnya.

Sejatinya seluruh SPBU Pertamina diuji secara berkala 4 tahunan, namun belum sampai pada waktu pengujian, mengalami hal seperti ini. Mereka sepakat dengan warga dan menganggap bahwa hal ini terjadi karena musibah bukan kelalaian.

Baca Juga: PBNU Kirim Tim Survey Lokasi Muktamar ke Ponpes Lirboyo Kediri, Ini Hasilnya

“Kami menjamin seluruh SPBU Pertamina di wilayah kami memenuhi SOP yang berlaku dan kami harapkan masyarakat secara luas memaknai bahwa hal ini adalah musibah yang menimpa SPBU Tempurejo saja,” jelasnya.

Selanjutnya Pertamina akan menjadi mediator antara warga dan pemilik SPBU dalam mendorong penyelesaian yang maksimal untuk warga.

Pertamina akan memastikan kompensasi dan pemulihan lingkungan dan air bersih dijalankan oleh mitranya dalam hal ini SPBU Tempurejo.

Baca Juga: Dukung UMKM Go Global, BI Kediri Gelar Karya Kreatif Mataraman x DIGIMAFest

Sebelumnya, belasan sumur milik warga di Lingkungan Kresek RT 05 RW 02, Kelurahan Tempurejo, Kota Kediri mengalami pencemaran. Melihat kondisi air yang licin dan berbau, sumber polutan diduga kuat berasal dari bahan bakar minyak (BBM) dari SPBU Tempurejo.

Saat itu, Pertamina kemudian bergerak melakukan upaya sesuai dengan SOP penanganan yang tercantum dalam peraturan menteri ESDM no 32/2021 perihal Inpeksi Teknis dan Pemeriksaan Keselamatan Instalasi dan Peralatan pada Kegiatan Usaha Minyak dan Gas Bumi.

Mereka bermusyawarah dengan warga dan memerintahkan SPBU untuk stop operasional selama kurang lebih 2 minggu sampai hari ini untuk melakukan pengujian.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.