Sabtu, 13 Jun 2026 22:10 WIB

Pemerintah Harapkan HCML jadi Produsen Gas Utama Indonesia

Kunjungan Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal Bahlil Lahadalia dan Menteri ESDM RI Arifin Tasrif di booth HCML (foto: HCML for jatimnow.com)
Kunjungan Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal Bahlil Lahadalia dan Menteri ESDM RI Arifin Tasrif di booth HCML (foto: HCML for jatimnow.com)

jatimnow.com - Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal Bahlil Lahadalia dan Menteri ESDM RI Arifin Tasrif menaruh harapan besar pada Husky Cnnoc Madura Limited (HCML) dalam upaya meningkatkan produksi gas.

Hal itu diungkapkan pada moment penandatanganan dokumen Election Not To Take In Kind Procedure (ENTIK) bersama Kepala Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) Dwi Soetjipto, dalam The International Convention on Indonesia Upstream Oil and Gas (IOG 2023) IV di Bali.

Baca Juga: Jargas PGN Pasok Energi untuk 15 Ribu Santri Pesantren Dalwa

Menteri Arifin memuji posisi HCML sebagai produsen gas terbesar di Jawa Timur. Dia berharap HCML bisa terus meningkatkan produksi hingga mencapai 500 MMSCFD, sehingga menjadikan HCML salah satu produsen utama gas di Indonesia.

"Hal ini sangat bermanfaat serta dapat membantu perputaran ekonomi bagi masyarakat dan industri di Jawa Timur," kata Arifin, dalam siaran resminya, Sabtu (23/9/2023).

Sementara VP Operations HCML Perkasa Sinagabariang mengatakan perannya kali ini adalah upaya mendukung misi utama SKK Migas, yaitu produksi satu juta BOPD minyak dan 12 BSCFD gas pada 2030 mendatang.

Baca Juga: PGN Pasok Gas Bumi ke RSUP Sardjito, Dorong Green Hospital

Dari sisi SDM, Perkasa juga memamerkan tenaga kerja Indonesia juga memiliki peran penting dalam proyek ini.

"Yang sangat membanggakan, hampir keseluruhan proyek pengembangan lapangan HCML ini dikerjakan oleh putra putri Indonesia sendiri,” katanya.

Baca Juga: Genap 61 Tahun, PGN Kuasai 95 Persen Infrastruktur Gas Nasional

Pada The International Convention on Indonesia Upstream Oil and Gas (IOG 2023) menjadi ajang bertemunya semua pemangku kepentingan industri hulu migas di Indonesia.

Ada empat konsep yang diangkat dalam ICIOG tahun ini, antara lain Energy Security, Attracting Investment, Dynamic Market, serta Energy Transition. Di sela-sela konvensi juga diadakan penandatanganan sejumlah kontrak kerjasama bisnis diantara para pihak.

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

Mandi Bareng Teman, Pelajar Sragen Tewas Tenggelam di Bengawan Solo Ngawi

Jasad korban berhasil dievakuasi oleh tim SAR gabungan pada radius sekitar 50 meter dari titik awal ia dilaporkan tenggelam di kawasan Desa Mantingan, Kecamatan Mantingan.

Penyegaran Organisasi, Kasat dan Kapolsek Probolinggo Dimutasi

Kapolres mengajak seluruh jajaran Polres Probolinggo untuk terus menjaga profesionalisme dan menjunjung tinggi nilai-nilai Presisi.

Melawan Saat Ditangkap, Dua Pembobol Toko Bangunan Tulungagung Didor

Pelaku diketahui merupakan komplotan pembobolan toko lintas kota dan provinsi.

Cuaca Akhir Pekan Jatim: 4 Daerah Diminta Waspada Hujan Lebat

Peta peringatan dini ini merepresentasikan nilai akumulasi curah hujan harian paling tinggi dalam skala satu kabupaten atau kota.

Gol Larin Selamatkan Kanada dari Kekalahan Saat Melawan Bosnia-Herzegovina

Tuan rumah Kanada harus puas bermain imbang 1-1 di laga pembukan grup B Piala Dunia 2026.

Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

Waspadai potensi turunnya hujan dengan intensitas ringan di beberapa wilayah.