Sabtu, 06 Jun 2026 08:11 WIB

Genap 61 Tahun, PGN Kuasai 95 Persen Infrastruktur Gas Nasional

PGN tancap gas di usia 61 tahun dengan menguasai 95% pipa gas nasional dan memperluas layanan CNG untuk industri hingga UMKM di seluruh Indonesia. (Foto: PGN for jatimnow.com)
PGN tancap gas di usia 61 tahun dengan menguasai 95% pipa gas nasional dan memperluas layanan CNG untuk industri hingga UMKM di seluruh Indonesia. (Foto: PGN for jatimnow.com)

jatimnow.com - PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN) memperkokoh dominasinya dalam peta energi domestik tepat saat menginjak usia ke-61 pada Rabu (13/5/2026). Subholding Gas Pertamina ini kini mengelola lebih dari 95% infrastruktur gas bumi nasional, sebuah modal kuat untuk menjaga kemandirian energi di tengah ketidakpastian pasar global.

Hingga kuartal I-2026, PGN melaporkan volume penyaluran gas bumi mencapai 777 BBTUD. Sementara itu, volume transmisi gas tercatat sebesar 1.539 MMSCFD. Angka ini mencerminkan peran vital perusahaan dalam menggerakkan roda ekonomi, mulai dari sektor pembangkit listrik, industri besar, hingga dapur rumah tangga.

Baca Juga: PGN Siapkan Jalur Transportasi CO₂ untuk Proyek CCS Nasional

Sekretaris Perusahaan PGN, Fajriyah Usman, menyatakan bahwa transformasi selama enam dekade terakhir bertujuan memastikan ketersediaan pasokan lewat diversifikasi sumber.

"Kami berupaya agar gas bumi selalu bisa diakses masyarakat. Caranya dengan memperkuat infrastruktur, berinovasi dalam layanan, serta menjalankan prinsip bisnis yang ramah lingkungan," ujar Fajriyah di Jakarta.

Guna menjamin keberlanjutan layanan, PGN bergerak lincah mengamankan kontrak pasokan. Selain mengandalkan pipa gas konvensional, perusahaan kini melirik potensi dari ladang-ladang besar seperti Blok Masela, Andaman, dan WK Tungkal.

Langkah ini diperkuat melalui kerja sama strategis seperti Head of Agreement (HoA) LNG dengan INPEX Masela dan pemanfaatan kargo LNG melalui FSRU Jawa Barat. Tidak hanya itu, PGN mulai merambah energi masa depan lewat pengembangan biomethane dan Coalbed Methane (CBM) di Muara Enim.

Salah satu aset yang menjadi sorotan adalah revitalisasi Tangki LNG Arun F-6004 berkapasitas 127.000 m³. Fasilitas ini diproyeksikan menjadi pusat (hub) LNG yang melayani kebutuhan energi hingga pasar Asia Tenggara dan Asia Selatan.

Baca Juga: Konversi Energi Kedua Republik Indonesia, Amanat Penderitaan Rakyat Madura

Meski telah memiliki jaringan pipa sepanjang 33.490 km di 18 provinsi, PGN menyadari masih banyak wilayah yang belum terjangkau. Solusinya, perusahaan memasifkan layanan beyond pipeline melalui Compressed Natural Gas (CNG) retail.

"Kami membangun mother station CNG di Medan dan ekspansi di Bandung. Sasarannya jelas, industri, pelaku UMKM, hingga sektor perhotelan, restoran, dan kafe (Horeka) yang membutuhkan energi lebih efisien dibanding bahan bakar minyak," imbuh Fajriyah.

Di sektor rumah tangga, jumlah pelanggan kini telah menembus 820.000 sambungan rumah (SR). Ekspansi jargas (jaringan gas) juga menyasar kawasan hunian modern dan pusat pertumbuhan ekonomi baru seperti Jatengland serta BSB City.

Baca Juga: PGN Kantongi Sertifikasi Internasional, Jamin Aliran Gas 18 Provinsi Aman

Ketangguhan PGN dalam mengelola bisnis diakui secara internasional dengan masuknya perusahaan dalam daftar 500 Perusahaan Terbaik Asia-Pasifik versi Majalah TIME. Selain itu, PGN meraih predikat salah satu perusahaan dengan tata kelola (GCG) terbaik di level ASEAN.

Di sisi sosial, PGN mencoba menyentuh kebutuhan dasar masyarakat lewat program ketahanan pangan, salah satunya budidaya padi biosaline di pesisir Jepara.

"Momentum HUT ke-61 ini menjadi titik balik kami untuk semakin terintegrasi. Fokus ke depan adalah mendukung transisi energi nasional sekaligus memastikan bisnis tetap tumbuh secara berkelanjutan," tutup Fajriyah.

Editor : Ali Masduki
Berita Terbaru

Kakak Beradik Terseret Ombak di Pantai Payangan Jember, Satu Ditemukan Tewas

Kedua korban dilaporkan hilang terseret ombak saat berwisata bersama keluarga.

Puncak Arus Balik Idul Adha 2026, Daop 8 Surabaya Layani 284 Ribu Penumpang

Puncak arus balik libur panjang Idul Adha 2026 bertepatan dengan Hari Lahir Pancasila. KAI Daop 8 Surabaya catat lonjakan tembus 284 ribu penumpang. Simak data lengkapnya di sini.

Jambret iPhone Turis Jerman di Kota Lama Surabaya Ditembak Polisi

Polisi menangkap pelaku jambret iPhone milik wisatawan asal Jerman di Kota Lama Surabaya. Pelaku dilumpuhkan karena melawan saat ditangkap.

Kapolres dan Dandim 0820 Probolinggo Terima Gelar Warga Kehormatan Suku Tengger

Prosesi pengukuhan berlangsung khidmat pada Malam Resepsi Yadnya Kasada di Pendopo Agung Desa Ngadisari.

Tabrak Pohon, Truk Pengangkut Ikan Asal Lamongan Terguling di JLS Tulungagung

Truk dalam perjalanan menuju Prigi Trenggalek, pengemudi dan penumpang alami luka serius.

Peringatan Hari Raya Waisak di Tulungagung, Ajak Umat Bersumbangsih Untuk Negeri

Puluhan umat Buddha mengikuti prosesi detik-detik peringatan Hari Raya Tri Suci Waisak di Vihara Buddha Loka Tulungagung.