Selasa, 23 Jun 2026 08:46 WIB

128 Siswa SDN Lerpak 1 Bangkalan Terlantar, Tanah Hibah Gedung Sekolah Disoal

Siswa sekolah di balai desa dengan menggunakan tikar. (Foto: Fathor Rahman/jatimnow.com)
Siswa sekolah di balai desa dengan menggunakan tikar. (Foto: Fathor Rahman/jatimnow.com)

 

jatimnow.com - Tanah hibah yang digunakan oleh SDN Lerpak 1 Kecamatan Geger, Bangkalan, disoal. Akibatnya, 128 siswa harus keluar dan melakukan proses belajar mengajar di luar sekolah.

Baca Juga: Tulungagung Deklasikan SPMB Tahun Ajaran 2026/2027 Bebas Titipan

Tokoh pemuda setempat, Ahmad Annur mengatakan, tanah itu sebelumnya milik orangtua mantan kepala desa setempat. Tanah diserahkan sebagai hibah dan dibangun gedung sekolah.

"Dulu sebelum dibangun, tanahnya ini dihibahkan oleh orangtua mantan kades untuk dibangun sekolah. Karena beliau ingin ada sekolah di sebelah rumahnya," ujarnya, Kamis (21/9/2023).

Setelah hibah tersebut disepakati, sekitar tahun 2002 sekolah itu dibangun. Gedung sekolah tersebut berdiri tanpa sertifikat yang jelas karena tanah berstatus hibah.

"Lalu pada tahun 2022 terdapat instruksi agar seluruh daerah segera membuat sertifikat untuk aset-aset daerah, termasuk sekolah," tambahnya.

Baca Juga: Klarifikasi Dugaan Praktik Titipan Jabatan, Komisi D DPRD Jember Panggil Dispendik

Setelah instruksi tersebut muncul, pihak sekolah bersama Dinas Pendidikan berencana melakukan pengukuran ulang untuk pengajuan sertifikat.

"Mengetahui rencana tersebut, mantan kades ini memanggil kepala sekolah dan meminta agar proses belajar mengajar dihentikan selama seminggu,"jelasnya.

Dalam waktu seminggu tersebut, pihak sekolah, Disdik dan Muspika setempat melakukan musyawarah bersama mantan kades tersebut. Namun, 10 hari berlalu tak kunjung ditemukan solusi.

Baca Juga: Dear Bapak - Ibu, Dinas Pendidikan Surabaya Buka Posko SPMB 2026 Pekan Ini

"Jadi mantan kades ini keberatan untuk memberikan tanah tersebut. Sehingga sejak Senin kemarin, siswa yang masuk dipindah sekolah di balai desa dengan menggunakan tikar," imbuhnya.

Ia menyebutkan, ia dan masyarakat sekitar berencana mendirikan bangunan sementara di tanah desa untuk digunakan sebagai tempat belajar mengajar.

"Ya, sambil nunggu keputusan dari Disdik, kami akan secara swadaya membuat bangunan sementara supaya anak-anak bisa tetap sekolah," pungkasnya.

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

DPW NasDem Jatim Tunjuk Soehadi Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Penunjukan tersebut merupakan bentuk penghargaan dan apresiasi atas dedikasi, loyalitas, serta pengabdian Mulyono selama memimpin dan membesarkan Partai NasDem di Kabupaten Bojonegoro.

Soehadi Moeljono Ditunjuk Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Pengalaman panjang dan kontribusi Mulyono dalam membangun struktur partai di Bojonegoro masih sangat dibutuhkan.

Kenang Almarhum Rektor, UIN KHAS Jember Pakai Pita Hitam di Liga Mahasiswa

Sebuah bingkai foto almarhum Prof. Hepni juga tampak dibawa ke tengah lapangan oleh para pemain UIN KHAS.

Tak Sekadar Hiburan, Musik Miliki Peran Krusial di Berbagai Elemen Kehidupan

Musik memegang peranan krusial yang menyentuh berbagai elemen kehidupan, mulai dari aspek sosial, edukasi, hingga menjadi identitas budaya suatu bangsa.

Adela Kanasya Adies Jaga Soliditas Jaringan Relawan Surabaya

Adela Kanasya Adies menemui 1.000 relawan di Surabaya demi menjaga komunikasi politik pasca-PAW menggantikan politisi senior Adies Kadir.

Ketum PBNU Paparkan Capaian di Munas Konbes, Ini Hasilnya

Gus Yahya paparkan capaian organisasi, mulai dari tata kelola organisasi, kaderisasi terstruktur, transformasi digital, aset dan kemandirian, hingga peran kebangsaan dan global.