Selasa, 28 Jul 2026 07:08 WIB

Warga Ponorogo Kaget Temukan Hewan Bersisik Ini Terluka, Semula Dikira Ular

Penemuan Tenggiling di Ponorogo (Fajar for jatimnow.com)
Penemuan Tenggiling di Ponorogo (Fajar for jatimnow.com)

jatimnow.com - Andriani seketika berteriak saat melihat tenggiling (trenggiling) di semak belukar di dekat teras rumahnya, Desa Sahang, Kecamatan Ngebel, Kabupaten Ponorogo.

Saat ditemukan, tenggiling tersebut dalam kondisi terluka. Mamalia yang unik dengan sisik-sisiknya ini adalah satu-satunya jenis famili pholidota.

Baca Juga: Mahasiswa di Tulungagung amati jalur migrasi burung dari Cina dan Rusia

Tenggiling yang ditemukan memiliki panjang kurang lebih 60 centimeter. Hingga saat ini, belum diketahui pasti penyebab munculnya tenggiling ini dan dari mana asalnya.

Namun, dugaan kuat luka pada Tenggiling yang ditemukan kemungkinan digigit oleh hewan buas yang berkeliaran di lereng Gunung Wilis.

Saat menemukan hewan tersebut, Andriani segera berteriak memanggil suaminya, Fajar Wiharjo, yang kemudian mengambil tenggiling tersebut.

Baca Juga: Kera Liar Teror Warga Jember, 3 Orang Alami Luka

"Saya mengambilnya dan langsung menghubungi BKSDA (Balai Konversasi Sumber Daya Alam) Jatim. Saya berniat untuk menyerahkannya karena saya tahu bahwa hewan ini dilindungi,” ujar Fajar Wiharjo, Senin (18/9/2023).

Fajar juga menambahkan bahwa sekitar sebulan yang lalu, mereka juga menemukan tenggiling di sekitar wilayah tersebut, meskipun ukurannya lebih besar dari yang mereka temukan kali ini.

“Istri saya melihatnya di semak belukar dan awalnya mengira itu ular, jadi dia berteriak-teriak. Ketika kami mendekatinya, ternyata itu adalah tenggiling. Saat kami mencoba untuk menangkapnya, tenggiling itu menggulung dirinya dan jatuh ke bawah," ceritanya.

Baca Juga: Hiu Tutul Ditemukan Warga Terdampar di Pantai Jember

Menurut Fajar, tenggiling yang ditemukan kali ini juga memiliki luka di ujung ekornya. Dugaan kuatnya, luka tersebut mungkin disebabkan oleh serangan binatang lain, seperti anjing liar yang sering berkeliaran di daerah tersebut.

"Kami tidak tahu, apakah luka tersebut dapat diobati atau tidak. Kami menyerahkannya kepada BKSDA untuk penanganan lebih lanjut," tandasnya. 

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.