Minggu, 07 Jun 2026 15:16 WIB

Cari Penyebab Pencemaran Sumur Warga Tempurejo, Pertamina Tutup SPBU

  • Penulis : Yanuar Dedy
  • | Selasa, 12 Sep 2023 06:55 WIB
Pertemuan antara Pertamina dan warga Tempurejo. (Foto: Yanuar Dedy/jatimnow.com)
Pertemuan antara Pertamina dan warga Tempurejo. (Foto: Yanuar Dedy/jatimnow.com)

jatimnow.com - Pertamina akan menunjuk lembaga independen untuk mencari penyebab pasti pencemaran sumur warga di RT 2 RW 5 Kelurahan Tempurejo, Kecamatan Pesantren, Kota Kediri.

Selama pengujian pihaknya akan menghentikan operasional SPBU Tempurejo yang berada di sekitar kawasan.

Baca Juga: PGN Pasok Gas Bumi ke RSUP Sardjito, Dorong Green Hospital

Hari ini Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus meninjau lokasi pencemaran yang sejak akhir pekan kemarin semakin parah. Mereka juga bertemu dan berdiskusi bersama perwakilan 16 kepala keluarga terdampak.
Hadir dalam pertemuan itu Ketua RT 5, Ketua RW 2, pihak Kelurahan Tempurejo dan Wakil Ketua Komisi C DPRD Kota Kediri, Ashari.

Section Head Communication and Relation Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus Taufiq Kurniawan mengatakan, pertemuan yang berakhir sore itu menyepakati beberapa poin. Di antaranya Pertamina akan melakukan penelitian lebih lanjut terhadap sumur Sulastri yang sempat terbakar saat dilakukan pengujian dengan api.

“Sebenarnya secara prosedur Pertamina sudah melakukan pengetesan, beberapa kali pengetesan dan sudah keluar hasilnya. Sejauh ini sebelum dengan kejadian di rumah bu Sulastri, Sabtu kemarin itu semuanya clear tidak ada kandungan minyak dan ada yang muncul disitu coliform atau bakteri coli,” jelas Taufiq.

Sesuai kesepakatan, Pertamina bersama lembaga independen akan melakukan pengujian dengan beberapa metode bersama warga.

Bersamaan dengan itu pihaknya akan mengehentikan operasional SPBU Tempurejo untuk benar-benar memastikan penyebab pencemaran ini. Terkait waktunya, Taufiq memastikan akan dilakukan secepatnya.

“Kita juga akan lakukan treatment secara bersamaan di SPBU (Tempurejo) supaya ketika dilakukan pengujian nanti kelihatan nih apakah ini sumbernya dari SPBU atau bukan,” tambahnya.

Baca Juga: Ponpes Al Falah Kediri Ditetapkan Tuan Rumah Munas Alim Ulama dan Konbes NU

Dalam posisi ini, Pertamina mengajak warga netral. Pertamina tak ingin ada tuduhan sebelum hasil uji tersebut keluar.

“Kami juga bersama warga sepakat semua dalam posisi netral. Semua masih menganggap semua indikasi, indikasinya dari berbagai macam ya, tidak cuma dari minyak. Semua warga sudah mengetahui dan ini kita memposisikan diri netral,” jelasnya.

Namun Taufiq memastikan Pertamina akan bertanggung jawab jika nantinya sumber polutan diakibatkan oleh SPBU Tempurejo berdasarkan hasil lembaga independen yang mereka sepakati. Pihaknya pun meminta warga fair jika nantinya hasil uji tersebut berasal dari pihak lain di luar aktivitas SPBU Tempurejo.

“Setelah hasil muncul apabila ditemukan itu betul adalah terbukti pencemaran dari SPBU, Pertamina atau SPBU akan melakukan yang terbaik untuk warga. Toh selama ini kita sudah membantu untuk air bersih dan ini nanti harapannya bisa disaksikan bersama penyebabnya,” tegas Taufiq.

Baca Juga: Razia Gabungan di Lapas Kediri, Petugas Amankan Barang Terlarang

“Kami mengharapkan warga fair apabila penyebabnya dari pihak lain ya monggo untuk dimintakan pertanggungjawaban sebagaimana mestinya,” tandasnya.

Sementara itu Wakil Ketua Komisi C DPRD Kota Kediri berkomitmen akan mengawal kasus ini sampai selesai. Sampai pada recovery lingkungan di masyarakat.

“DPRD Komisi C akan terus hadir dalam rangka memastikan semua proses ini selesai dan masyarakat kita tetap menjadi yang diutamakan jangan yang dikorbankan,” tegas Ashari.

Sebelumnya pencemaran melanda 14 sumur milik 16 kepala keluarga di Kelurahan Tempurejo, Kecamatan Pesantren, Kota Kediri sejak sebulan terakhir. Warga menyebut air sumur licin dan berbau serupa minyak. Akhir pekan kemarin pencemaran bahkan semakin parah hingga terbakar saat disulut api.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Melihat Jejak Soekarno di Surabaya Melalui Pameran "Aku Arek Suroboyo"

Tema "Aku Arek Suroboyo" dipilih untuk menegaskan identitas Bung Karno sebagai putra daerah yang tumbuh dan ditempa di Surabaya sebelum menjadi tokoh besar Indonesia.

1.232 Atlet Taekwondo Bertarung di Ksatria Nusantara PBTI Series Kediri

Para atlet diharapkan dapat menjadi bibit-bibit terbaik Indonesia yang akan mewakili bangsa pada berbagai ajang internasional.

Menkop Bantah Isu Jual Beli Titik Koperasi Merah Putih, Sempat Viral di Kediri

Menkop Ferry menargetkan seluruh bangunan Koperasi Merah Putih, gerai usaha, serta fasilitas pendukung koperasi desa dapat selesai pada Agustus mendatang.

Turnamen Gerindra Cup U17 di Kediri Dimulai, Wadah Pembinaan Pesepakbola Muda

“Saya berharap dari stadion (Brawijaya) ini akan lahir pemain-pemain handal yang nantinya bisa memperkuat Indonesia," kata Anwar Sadad.

Menkop Dukung Kemitraan Petani-Koperasi di Kediri, Kejar Swasembada Gula 2028

Kolaborasi ini merupakan bentuk sinergi nyata antara koperasi, petani, dan pelaku industri.

Akhir Pekan Cuaca di Surabaya Cerah, tapi Waspada Panas yang Menyengat

Tidak terlihat adanya potensi hujan yang signifikan sepanjang hari. Cuaca mendukung berbagai aktivitas masyarakat, khususnya aktivitas di luar ruangan.