Minggu, 07 Jun 2026 02:06 WIB

2 Tugu Silat Dibongkar, Kapolres Madiun Kasih Jempol

Perobohan tugu di Kabupaten Madiun (Polres Madiun for Jatimnow.com)
Perobohan tugu di Kabupaten Madiun (Polres Madiun for Jatimnow.com)

jatimnow.com - Upaya untuk menjaga ketertiban umum dan mendukung proyek pelebaran jalan nasional di Kabupaten Madiun terus dilakukan. Pagi ini, dua tugu silat yang terletak di Jalan Raya Ponorogo-Madiun, tepatnya di Desa Sumberejo, Kecamatan Geger, dan Desa Jatisari, Kecamatan Geger, Kabupaten Madiun, telah dibongkar.

Tindakan pembongkaran ini merupakan langkah nyata dari masyarakat setempat sebagai respons terhadap imbauan Bakesbangpol Jawa Timur dan Peraturan Daerah Kabupaten Madiun Nomor 4 Tahun 2017 tentang Penyelenggaraan Ketertiban Umum dan Ketentraman Masyarakat, serta peraturan Pemerintah Kabupaten Madiun yang mengatur tentang pendirian tugu silat.

Baca Juga: Polres Madiun Ringkus Buron Pembunuhan Pemilik Warung di Saradan

Selain ketaatan terhadap peraturan tersebut, pembongkaran dilakukan juga karena kedua tugu silat tersebut dinilai mengganggu proyek pembangunan dan pelebaran jalan nasional. Letak tugu-tugu yang berada di samping jalan raya Ponorogo-Madiun menyebabkan hambatan dalam progres proyek tersebut.

Dua tugu silat yang dibongkar adalah tugu silat PSHT di Desa Sumberejo dan tugu silat PSHW di Desa Jatisari, Kecamatan Geger, Kabupaten Madiun. Pembongkaran ini disaksikan oleh Kapolres Madiun, Dandim 0803/Madiun, Camat Kecamatan Geger, serta anggota perguruan silat.

Kapolres Madiun, AKBP Anton Prasetyo, yang hadir dalam acara tersebut, memberikan apresiasi atas kelancaran dan keamanan dalam pelaksanaan pembongkaran tugu silat PSHT dan PSHW.

Baca Juga: Cegah Kenakalan Remaja, Polsek Geger Madiun Tekankan Pola Asuh dan Teladan Ortu

“Sejauh ini telah dilakukan penertiban terhadap sembilan tugu silat oleh masyarakat dengan sadar dan kerja sama pemerintah,” ujarnya AKBP Anton, Selasa (29/8/20236,

Dia menyatakan bahwa banyak anggota perguruan silat yang telah menyadari pentingnya penertiban, baik dengan merobohkan tugu-tugu tersebut.

“Mereka juga mengganti simbol-simbol persilatan dengan simbol Kampung Pesilat dan Pancasila, sesuai kesepakatan antara warga dan pemerintah desa,” katanya.

Baca Juga: Geger Paket Misterius di Depan Exit Tol Madiun, Isinya Berbahaya

Dia mengimbau masyarakat dan perguruan silat untuk terus mendukung langkah-langkah yang mempersatukan bangsa.

“Juga menghindari potensi konflik yang dapat muncul akibat tugu-tugu yang berdiri di fasilitas umum,” pungkasnya.

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

Tuai Polemik, Komisi III DPRD Kota Probolinggo Sidak Proyek Swalayan Jalan Cokro

Komisi III telah melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke lokasi untuk memastikan kelengkapan izin proyek di atas lahan seluas 1,3 hektare tersebut.

Update Kepulangan Haji 2026: 7.581 Jemaah Tiba via Debarkasi Surabaya

Update kepulangan haji 2026 Debarkasi Surabaya: 7.581 jemaah dari 20 kloter tiba di Tanah Air. 2 jemaah asal Malang wafat, 3 lainnya dirawat di RS Arab Saudi.

Peringatan Hari Lanjut Usia Nasional di Jember, Lansia Tangguh Indonesia Tumbuh

Pengalaman dan kebijaksanaan yang dimiliki para lansia merupakan fondasi penting dalam pembangunan bangsa.

Plt Bupati Tulungagung Ajak Masyarakat Lakukan Pemilahan Sampah Dari Sumber

Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tahun 2026, Pemkab Tulungagung gelar deklarasi gerakan pemilahan dan pengolahan sampah dari sumber.

Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Pakar Ingatkan Ancaman Krisis Energi

Pakar lingkungan soroti krisis energi, penumpukan sampah, hingga bahaya mikropolutan di momen Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026.

Peringati Hari Pers Nasional, PWI Tulungagung Siapkan Literasi Media

Pemerintah Kabupaten Tulungagung menyampaikan apresiasi atas dedikasi insan pers yang selama ini menjadi mitra strategis dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat.