Minggu, 07 Jun 2026 09:19 WIB

Tertinggi, Harga Gabah Kering Ponorogo Tembus Rp7.000 per Kg

Kepala Bulog Ponorogo, Aan Sugiarto. (Foto: Ahmad Fauzani/jatimnow.com)
Kepala Bulog Ponorogo, Aan Sugiarto. (Foto: Ahmad Fauzani/jatimnow.com)

jatimnow.com - Bulog Ponorogo menghadapi tantangan serius dalam menyerap gabah kering panen (HKG) dari petani setempat.

Kepala Bulog Ponorogo, Aan Sugiarto, menyebutkan bahwa harga gabah kering panen mencapai Rp7.000 per kilogram di bumi Reog.

Baca Juga: Antisipasi Harga Gabah Anjlok, DPRD Jember Minta Sekda Koordinasi dengan Bulog

Hal ini mengakibatkan kesulitan bagi Bulog untuk menyerap pasokan gabah dengan harga tersebut. Aan Sugiarto mengungkapkan bahwa harga gabah mencapai puncak tertingginya selama ia menjabat sebagai kepala Bulog Ponorogo.

“Ini adalah harga gabah paling tinggi selama saya jadi Kepala Bulog Ponorogo,” terang Aan Sugiarto kepada jatimnow.com, Senin (28/8/2023).

Dia mengklaim harga gabah itu melampaui Harga Pembelian Pemerintah (HPP). Sehingga Bulog kesulitan membeli gabah kering panen dari petani. Harga tinggi ini berkaitan dengan kurangnya pasokan gabah akibat berkurangnya panen di Ponorogo sejak bulan Agustus.

“HPP untuk beras adalah Rp9.950 per kilogram, sedangkan harga gabah kering panen seharusnya adalah Rp5.100 per kilogram,” kata Aan.

Baca Juga: Bulog Tulungagung Pastikan Harga Beras Stabil Jelang Nataru

Kondisi ini, kata dia, membuat petani lebih cenderung menjual gabah mereka ke pihak swasta daripada ke Bulog. Lantaran di swasta mereka bisa mendapatkan keuntungan lebih besar. Meskipun demikian, Aan Sugiarto menyatakan bahwa Bulog dapat membeli gabah di atas HPP jika ada kebijakan fleksibilitas dari pemerintah pusat.

“ Namun, sampai saat ini belum ada perintah untuk menerapkan kebijakan semacam itu,” tegasnya.

Dia memhaku Bulog Ponorogo sebenarnya telah melakukan upaya antisipatif dengan melakukan penyerapan optimal selama periode panen raya dari bulan Maret hingga Juli, berdasarkan informasi adanya fenomena El Nino pada awal tahun.

Baca Juga: Pastikan Ketersediaan Beras Jelang Nataru, Pemkot Kediri Gelar Sidak

Meskipun Bulog Ponorogo mengalami kesulitan dalam menyerap pasokan saat ini, stok penyerapan selama panen raya dianggap cukup untuk memenuhi kebutuhan hingga akhir tahun.

“Bulog Ponorogo mengawasi ketiga kabupaten di wilayahnya, yaitu Ponorogo, Magetan, dan Pacitan, kami pastikan ketersediaan beras yang cukup dalam waktu yang akan datang,” pungkasnya.

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

Menkop Dukung Kemitraan Petani-Koperasi di Kediri, Kejar Swasembada Gula 2028

Kolaborasi ini merupakan bentuk sinergi nyata antara koperasi, petani, dan pelaku industri.

Akhir Pekan Cuaca di Surabaya Cerah, tapi Waspada Panas yang Menyengat

Tidak terlihat adanya potensi hujan yang signifikan sepanjang hari. Cuaca mendukung berbagai aktivitas masyarakat, khususnya aktivitas di luar ruangan.

Tuai Polemik, Komisi III DPRD Kota Probolinggo Sidak Proyek Swalayan Jalan Cokro

Komisi III telah melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke lokasi untuk memastikan kelengkapan izin proyek di atas lahan seluas 1,3 hektare tersebut.

Update Kepulangan Haji 2026: 7.581 Jemaah Tiba via Debarkasi Surabaya

Update kepulangan haji 2026 Debarkasi Surabaya: 7.581 jemaah dari 20 kloter tiba di Tanah Air. 2 jemaah asal Malang wafat, 3 lainnya dirawat di RS Arab Saudi.

Peringatan Hari Lanjut Usia Nasional di Jember, Lansia Tangguh Indonesia Tumbuh

Pengalaman dan kebijaksanaan yang dimiliki para lansia merupakan fondasi penting dalam pembangunan bangsa.

Plt Bupati Tulungagung Ajak Masyarakat Lakukan Pemilahan Sampah Dari Sumber

Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tahun 2026, Pemkab Tulungagung gelar deklarasi gerakan pemilahan dan pengolahan sampah dari sumber.