Senin, 08 Jun 2026 14:56 WIB

Warga Samin Bojonegoro Kirab Bendera Merah Putih 78 Meter

Prosesi kirab bendera 78 meter oleh masyarakat  (Foto: Misbahul Munir/jatimnow.com)
Prosesi kirab bendera 78 meter oleh masyarakat (Foto: Misbahul Munir/jatimnow.com)

jatimnow.com - Peringati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke 78, Komunitas Masyarakat Samin Bojonegoro menggelar upacara kemerdekaan di depan monumen patung Samin Surosentiko dan kirab bendera merah putih sepanjang 78 meter, Kamis (17/8/2023).

Kegiatan kirab bendera tersebut diikuti oleh jajaran Forpimca, 200 pelajar SD hingga SMA dan seluruh elemen masyarakat di Kecamatan Margomulyo.

Baca Juga: Aneka Lomba Semarakkan HUT ke-80 Kemerdekaan RI Bersama PSI Surabaya

Usai melangsungkan upacara kemerdekaan, selanjutnya dilaksanakan kirab bendera merah putih sepanjang 78 meter dari monumen patung Samin Surosentiko di Desa Jepang Kecamatan Margomulyo menuju bukit Palkerep dengan jarak tempuh 3,5 kilometer.

Tokoh masyarakat Samin Bojonegoro Bambang Sutrisno (baju hitam) (Foto: Misbahul Munir / Jatimnow.com) Tokoh masyarakat Samin Bojonegoro Bambang Sutrisno (baju hitam) (Foto: Misbahul Munir / Jatimnow.com)

Tokoh masyarakat Samin Bojonegoro, Bambang Sutrisno mengatakan peringatan Hari Kemerdekaan ini merupakan agenda rutin yang dilaksanakan oleh Komunitas Masyarakat Samin Bojonegoro.

Tahun ini, pihaknya memberikan sentuhan yang berbeda dengan membuat kirab bendera merah putih sepanjang 78 meter. Hal itu disambut positif Camat Margomulyo, sehingga menjadi rangkaian kegiatan bersama jajaran Forpimca.

Baca Juga: HUT ke-80 RI, TPS Tumbuhkan Kebanggaan dan Semangat Positif

"Selain mengarak bendera merah putih sepanjang 78 meter, Bu Camat berpesan agar juga dibuat sesuatu yang mengandung sebuah pesan pitutur Samin dan selanjutnya kami buat sebuah tulisan 'Ojo Waton Omong, NKRI Butuh Bukti'," kata Bambang Sutrisno.

Kalimat itu, lanjut Bambang, diambil dari falsafah pitutur Samin yakni 'Ojo waton ngomong, ning yen ngomong seng nganggo waton' yang kemudian disingkat menjadi 'Ojo Waton Omong, NKRI Butuh Bukti'.

"Jika biasanya NKRI harga mati, kita ganti NKRI Butuh Bukti. Jadi artinya kita harus membuktikan, apa yang bisa kita perbuat mari kita tunjukkan dan buktikan rasa cinta kita pada negeri ini," pungkasnya.

Baca Juga: Ratusan Ojol Surabaya Ikuti Upacara HUT Ke-80 RI Bersama PSI, Semangat Kebangsaan Berkobar!

Dari pantauan di lokasi, masyarakat nampak antusias dalam kegiatan ini, warga terlihat memadati sepanjang jalan yang menjadi rute kirab bendera tersebut.

Selain itu, sejumlah pendekar yang tergabung dalam Bojonegoro Kampung Pesilat (BKP) dan organisasi masyarakat turut ambil bagian dalam mengawal jalannya kirab. Semua guyub rukun, gotong royong pada saat masang dan membentangkan bendera di atas bukit Palkerep yang berada di Dusun Ngasem Desa Margomulyo.

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.