Rabu, 22 Jul 2026 11:55 WIB

Curiga Tidak Tepat Sasaran, DPRD Ponorogo Janji Tindak Lanjuti Kelangkaan Elpiji 3 Kg

Wakil Ketua Komisi B DPRD Ponorogo, Ribut Riyanto (Foto : Ahmad Fauzani/jatimnow.com)
Wakil Ketua Komisi B DPRD Ponorogo, Ribut Riyanto (Foto : Ahmad Fauzani/jatimnow.com)

jatimnow.com - Kalangan legislatif telah mendengar kesulitan warga Ponorogo mendapatkan elpiji ukuran 3 kg atau gas melon. Langkanya gas melon ini bahkan sudah terjadi selama sepekan terakhir.

Wakil Ketua Komisi B DPRD Ponorogo, Ribut Riyanto menjelaskan akan melakukan koordinasi dengan dinas terkait. Dalam hal ini, Dinas Perdagangan, Koperasi dan UMKM (Disperdakum) yang merupakan mitra kerja Komisi B.

Baca Juga: Polres Tulungagung Bongkar Kasus Oplos Gas Yang Sebabkan Kelangkaan LPG Subsidi

“Leading sektor yang menangani tentang ketersediaan gas melon adalah Disperdagkum. Tentu kami akan lakukan koordinasi,” ujarnya, Rabu (26/7/2023).

Ribut sendiri mengaku telah menggali informasi, dan juga turun ke warga terkait keluhan kesulitan mendapat gas melon. Pasalnya, gas melon adalah hak warga miskin.

“Hak warga miskin tidak bisa diganggu gugat. Karena memang barang bersubsidi,” terang politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini.

Dia akan memastikan apa penyebab sulitnya gas melon didapatkan warga Ponorogo. Apakah itu karena tidak tepat sasaran atau ada penyebab lain sehingga gas melon sulit ditemukan.

Baca Juga: F-PKB DPRD Ponorogo Gelar Dialog Serap Aspirasi Warga

“Ada tanda kutip warga yang semestinya tidak pakai gas melon tetapi pakai gas melon, yaitu mereka yang mampu atau kaya,” beber Ribut.

Ribut juga berjanji akan memberikan masukan kepada Disperdagkum, agar pihak Disperdagkum melakukan pendataan ulang seperti awal saat elpiji 3 kg ini diberikan pertama kali.

“Apakah sasaran dari barang ini meleset? Dulu yang berhak harusnya bisa mendapatkan. Nah, kami akan memastikan di lapangan,” tegasnya sambil berjanji.

Baca Juga: Pertamina Patra Niaga Pastikan Pasokan BBM dan Elpiji Aman Selama Libur Panjang

Sebelumnya, masyarakat Ponorogo kesulitan mendapatkan elpiji 3 kg, sehingga harus memutar otak ketika barang bersubsidi itu raib dari peredaran. Seorang pemilik kos Griya Amanah Jalan Poncowolo, Kecamatan/Kabupaten Ponorogo, Tarmin harus mencari solusi agar anak kos di tempatnya masih bisa memasak meski elpiji susah dicari.

Sementara pada Rabu (26/7/2023), sejumlah anak kos terlihat menggunakan seragam sekolah mereka memasak bersama-sama.

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.