Sabtu, 06 Jun 2026 13:53 WIB

Curiga Tidak Tepat Sasaran, DPRD Ponorogo Janji Tindak Lanjuti Kelangkaan Elpiji 3 Kg

Wakil Ketua Komisi B DPRD Ponorogo, Ribut Riyanto (Foto : Ahmad Fauzani/jatimnow.com)
Wakil Ketua Komisi B DPRD Ponorogo, Ribut Riyanto (Foto : Ahmad Fauzani/jatimnow.com)

jatimnow.com - Kalangan legislatif telah mendengar kesulitan warga Ponorogo mendapatkan elpiji ukuran 3 kg atau gas melon. Langkanya gas melon ini bahkan sudah terjadi selama sepekan terakhir.

Wakil Ketua Komisi B DPRD Ponorogo, Ribut Riyanto menjelaskan akan melakukan koordinasi dengan dinas terkait. Dalam hal ini, Dinas Perdagangan, Koperasi dan UMKM (Disperdakum) yang merupakan mitra kerja Komisi B.

Baca Juga: Polres Tulungagung Bongkar Kasus Oplos Gas Yang Sebabkan Kelangkaan LPG Subsidi

“Leading sektor yang menangani tentang ketersediaan gas melon adalah Disperdagkum. Tentu kami akan lakukan koordinasi,” ujarnya, Rabu (26/7/2023).

Ribut sendiri mengaku telah menggali informasi, dan juga turun ke warga terkait keluhan kesulitan mendapat gas melon. Pasalnya, gas melon adalah hak warga miskin.

“Hak warga miskin tidak bisa diganggu gugat. Karena memang barang bersubsidi,” terang politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini.

Dia akan memastikan apa penyebab sulitnya gas melon didapatkan warga Ponorogo. Apakah itu karena tidak tepat sasaran atau ada penyebab lain sehingga gas melon sulit ditemukan.

Baca Juga: F-PKB DPRD Ponorogo Gelar Dialog Serap Aspirasi Warga

“Ada tanda kutip warga yang semestinya tidak pakai gas melon tetapi pakai gas melon, yaitu mereka yang mampu atau kaya,” beber Ribut.

Ribut juga berjanji akan memberikan masukan kepada Disperdagkum, agar pihak Disperdagkum melakukan pendataan ulang seperti awal saat elpiji 3 kg ini diberikan pertama kali.

“Apakah sasaran dari barang ini meleset? Dulu yang berhak harusnya bisa mendapatkan. Nah, kami akan memastikan di lapangan,” tegasnya sambil berjanji.

Baca Juga: Pertamina Patra Niaga Pastikan Pasokan BBM dan Elpiji Aman Selama Libur Panjang

Sebelumnya, masyarakat Ponorogo kesulitan mendapatkan elpiji 3 kg, sehingga harus memutar otak ketika barang bersubsidi itu raib dari peredaran. Seorang pemilik kos Griya Amanah Jalan Poncowolo, Kecamatan/Kabupaten Ponorogo, Tarmin harus mencari solusi agar anak kos di tempatnya masih bisa memasak meski elpiji susah dicari.

Sementara pada Rabu (26/7/2023), sejumlah anak kos terlihat menggunakan seragam sekolah mereka memasak bersama-sama.

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

Kakak Beradik Terseret Ombak di Pantai Payangan Jember, Satu Ditemukan Tewas

Kedua korban dilaporkan hilang terseret ombak saat berwisata bersama keluarga.

Puncak Arus Balik Idul Adha 2026, Daop 8 Surabaya Layani 284 Ribu Penumpang

Puncak arus balik libur panjang Idul Adha 2026 bertepatan dengan Hari Lahir Pancasila. KAI Daop 8 Surabaya catat lonjakan tembus 284 ribu penumpang. Simak data lengkapnya di sini.

Jambret iPhone Turis Jerman di Kota Lama Surabaya Ditembak Polisi

Polisi menangkap pelaku jambret iPhone milik wisatawan asal Jerman di Kota Lama Surabaya. Pelaku dilumpuhkan karena melawan saat ditangkap.

Kapolres dan Dandim 0820 Probolinggo Terima Gelar Warga Kehormatan Suku Tengger

Prosesi pengukuhan berlangsung khidmat pada Malam Resepsi Yadnya Kasada di Pendopo Agung Desa Ngadisari.

Tabrak Pohon, Truk Pengangkut Ikan Asal Lamongan Terguling di JLS Tulungagung

Truk dalam perjalanan menuju Prigi Trenggalek, pengemudi dan penumpang alami luka serius.

Peringatan Hari Raya Waisak di Tulungagung, Ajak Umat Bersumbangsih Untuk Negeri

Puluhan umat Buddha mengikuti prosesi detik-detik peringatan Hari Raya Tri Suci Waisak di Vihara Buddha Loka Tulungagung.