Rabu, 22 Jul 2026 15:28 WIB

KJRA dan Pokmas Kediri Sampaikan Keluhan ke Kementerian BPN di Jakarta, Ini Hasilnya

Pertemuan KJRA dan Pokmas bersama Kementerian BPN. (Foto: KJRA for jatimnow.com)
Pertemuan KJRA dan Pokmas bersama Kementerian BPN. (Foto: KJRA for jatimnow.com)

jatimnow.com - Kedatangan Komite Juang Reforma Agraria (KJRA) bersama kelompok masyarakat (pokmas) se-Karesidenan Kediri ke Kantor Kementrian Pertanahan Badan Pertanahan Nasional (BPN) di Jalan Haji Agus Salim 58 Jakarta Pusat, mendapat sambutan baik.

Adapun pertemuan yang terjadi antara pihak KJRA bersama pokmas se-Karesidenan Kediri dengan sejumlah pihak di bawah Kementerian BPN, pada Sabtu (22/7/2023), membawa hasil yang positif.

Baca Juga: PBNU Kirim Tim Survey Lokasi Muktamar ke Ponpes Lirboyo Kediri, Ini Hasilnya

Penanggung Jawab Pembina KJRA H. Marjoko mengatakan, sesuai keputusan rapat, Dirjen Penataan Agraria BPN akan segera memerintahkan dan untuk ditindaklanjuti juga oleh BPN Propinsi dan Kota/Kabupaten Kediri Tulungagung Malang.

Sementara sebelumnya, KJRA dan pokmas Kediri Raya sudah menyampaikan semua keluh kesah mereka ke Dirjen Penataan Agraria.

Dalam pertemuan rapat dipimpin oleh Dirjen Penataan Agraria, Drs. Dalu Agung Darmawan, itu, dihadiri juga oleh Direktur Landreform Ir. Dadat Dariatna. Sedangkan dari KJRA dipimpin oleh H. Marjoko berserta tim Pokmas Kediri Raya.

Sementara Penanggung Jawab Pembina KJRA H. Marjoko mengatakan, sesuai keputusan rapat, Dirjen Penataan Agraria BPN akan segera memerintahkan dan ditindaklanjuti juga oleh BPN Propinsi dan Kota/Kabupaten Kediri Tulungagung Malang

"Alhamdulillah kedatangan kita disambut dengan sangat baik dan atensinya Kementrian Pertanahan BPN Pusat untuk segera ditindak lanjuti dari ATR BPN pusat sampai daerah sesuai Program Reformasi Agraria dan bersinergi dengan KJRA (pokmas)," terang H. Marjoko SH, Sabtu (22/7/2023).

Baca Juga: Dukung UMKM Go Global, BI Kediri Gelar Karya Kreatif Mataraman x DIGIMAFest

Jadwal kedatangan, selanjutnya, imbuh Marjoko, bisa sampai ke Istana Merdeka pada pukul 16.10 WIB. Karena waktu sudah sore, maka kedatangan tim KJRA disambut oleh Staf Kantor Kepresiden.

Di Istana Merdeka, KJRA dan Pokmas menyerahkan cinderamata untuk Presiden Jokowi berupa Patung Garuda, hasil kerajinan batu marmer onix Tulungagung, Jawa Timur.

Dijadwalkan, KJRA dan Pokmas akan bertemu dengan Presiden Jokowi, pada hari Senin besok.

Baca Juga: Ketum PBNU Paparkan Capaian di Munas Konbes, Ini Hasilnya

Sebelumnya, KJRA dan Pokmas Kediri Raya meluruk Istana Negara Jakarta untuk bertemu dengan Presiden Joko Widodo. Mereka akan memperjuangkan kepemilikan tanah dan perhutanan sosial dalam program reforma agraria.

Mereka memperjuangkan 17 ribu pemohon tanah redistribusi di wilayah Karesidenan Kediri. Pasalnya, program reforma agraria yang menjadi prioritas Presiden Jokowi tidak berjalan mulus di Kediri Raya.

Ganjalan program prioritas presiden itu justru datang dari oknum birokasi. Warga KJRA dan Pokmas Kediri akhirnya mengadukan persoalan itu kepada Presiden, agar Keppres 86 Tahun 2018 dijalankan semata-mata untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.