Sabtu, 06 Jun 2026 18:04 WIB

Tangan Dingin Pak Bhabin di Ponorogo Lahirkan Perenang Andal

Bhabinkamtibmas Polsek Sampung Ponorogo, Aipda Ardyo Laksono saat menjadi pelatih renang. (Foto: Ahmad Fauzani/jatimnow.com)
Bhabinkamtibmas Polsek Sampung Ponorogo, Aipda Ardyo Laksono saat menjadi pelatih renang. (Foto: Ahmad Fauzani/jatimnow.com)

jatimnow.com - Aipda Ardyo Laksono tak hanya seorang polisi. Bhabinkamtibmas asal Polsek Sampung Ponorogo juga mengabdikan diri sebagai pelatih renang. Berkat tangan dinginnya, perenang andal lahir di Ponorogo.

Awal mulanya adalah prihatin anak-anak bermain gadget. Dari situ malah membuahkan prestasi bertubi-tubi terhadap anak didiknya. Medali demi medali diraih oleh siswa renangnya, tingkat daerah maupun nasional.

Baca Juga: Muscab X PPP Ponorogo, Empat Nama Mencuat Pimpin Partai

“Alhamdullilah masih melatih renang. Ini tadi dari Polsek,” ujar Aipda Ardyo saat ditemui di kolam renang Tirto Menggolo, Kamis (13/7/2023).

Aipda Ardyo masih menggunakan baju Bhabinkamtibmas. Saat sampai di kolam renang ratusan siswanya langsung menyambut. Dia lalu melakukan pemanasan terlebih dahulu.

Bagi siswa pemula, Aipda Ardyo menyisipkan materi. Kemudian, Aipda Ardyo ikut terjun ke kolam renang. Melakukan praktik renang bersama dengan belasan siswanya.

Baca Juga: Kisah Ory dan Sherlita, Menghidupkan Spirit Kartini di Era Digital

"Saya buka klub (renang) karena banyak anak-anak tergantung gadget. Mereka suka game dari pada permainan tradisional," katanya.

Dia membuka klub bernama Dewaruci. Sudah setahun klub renang itu berdiri. Aipda Ardyo mengaku mempunyai tanggung jawab agar anak-anak tidak hanya bermain gadget.

"Sebelum saya menjadi polisi, waktu kecil saya memang atlet renang. SMA daftar polisi, keterima polisi. Saya ingat pesan pelatih meneruskan jadi pelatih dan itu saya lakukan,” tegasnya.

Baca Juga: Cerita Uung Victoria Finky Arungi Laut 14 Jam demi Ibu Menyusui

Pembagian waktu saat berdinas dengan melatih renang dilakukan secara adil. Tidak meninggalkan tugas sebagai korps Bhayangkara tetapi juga tetap melatih.

“Saya pagi jam 7 sampai sore jam 3 bertugas. Nanti ke kota melatih renang. Jelang magrib baru pulang. Kalau ada panggilan tugas mendadak anak-anak saya tinggal tetapi ada asisten yang membantu,” pungkasnya.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Kakak Beradik Terseret Ombak di Pantai Payangan Jember, Satu Ditemukan Tewas

Kedua korban dilaporkan hilang terseret ombak saat berwisata bersama keluarga.

Puncak Arus Balik Idul Adha 2026, Daop 8 Surabaya Layani 284 Ribu Penumpang

Puncak arus balik libur panjang Idul Adha 2026 bertepatan dengan Hari Lahir Pancasila. KAI Daop 8 Surabaya catat lonjakan tembus 284 ribu penumpang. Simak data lengkapnya di sini.

Jambret iPhone Turis Jerman di Kota Lama Surabaya Ditembak Polisi

Polisi menangkap pelaku jambret iPhone milik wisatawan asal Jerman di Kota Lama Surabaya. Pelaku dilumpuhkan karena melawan saat ditangkap.

Kapolres dan Dandim 0820 Probolinggo Terima Gelar Warga Kehormatan Suku Tengger

Prosesi pengukuhan berlangsung khidmat pada Malam Resepsi Yadnya Kasada di Pendopo Agung Desa Ngadisari.

Tabrak Pohon, Truk Pengangkut Ikan Asal Lamongan Terguling di JLS Tulungagung

Truk dalam perjalanan menuju Prigi Trenggalek, pengemudi dan penumpang alami luka serius.

Peringatan Hari Raya Waisak di Tulungagung, Ajak Umat Bersumbangsih Untuk Negeri

Puluhan umat Buddha mengikuti prosesi detik-detik peringatan Hari Raya Tri Suci Waisak di Vihara Buddha Loka Tulungagung.