Senin, 08 Jun 2026 05:59 WIB

Mas Dhito Terjunkan Petugas Cek Daging Kurban

DKPP Kabupaten Kediri melakukan pemeriksaan daging kurban. (Foto : Humas Pemkab Kediri for jatimnow.com)
DKPP Kabupaten Kediri melakukan pemeriksaan daging kurban. (Foto : Humas Pemkab Kediri for jatimnow.com)

jatimnow.com - Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana memerintahkan petugas dari Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP) untuk melakukan pemeriksaan hewan dan daging kurban.

Bersama Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia (PDHI) Jatim X, mereka disebar di sejumlah wilayah Kabupaten Kediri.

Baca Juga: Peminat Sekolah Rakyat di Kediri Terus Bertambah, Penjangkauan Terus Berjalan

Plt Kepala DKPP Kabupaten Kediri Tutik Purwaningsih mengatakan, menindaklanjuti instruksi Mas Dhito pemeriksaan dilakukan untuk mencegah dan mengendalikan Penyakit Hewan Menular (PHM) di Kabupaten Kediri.

Pemeriksaan tersebut meliputi pemeriksaan ante mortem (pemeriksaan kesehatan sebelum disembelih) dan post mortem terhadap daging kurban untuk memastikan daging yang dibagikan aman dikonsumsi.

Pemeriksaan ini juga dilakukan di kediaman Mas Dhito yang juga melakukan penyembelihan hewan kurban. Hasilnya, tidak ditemukan penyakit atau infeksi apapun pada sapi jenis limosin dengan berat sekitar 900 kilogram tersebut.

“Untuk hari ini saat penyembelihan kurban di kediaman Mas Dhito aman semuanya, hati, jantung aman, prankeas dan limpa juga normal,” katanya, Kamis (29/6/2023).

Menurut Tutik, kegiatan pemeriksaan mulai dilakukan Rabu (28/6/2023) sampai Sabtu (1/7/2023) mendatang. Selain di kediaman Mas Dhito, pemeriksaan juga dilakukan di Rumah Potong Hewan (RPH) Pare dan Wates.

Sedang, untuk pemeriksaan di tiap kecamatan DKPP bekerjasama dengan dokter hewan yang tergabung dalam Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia (PDHI) Jatim X.

Baca Juga: Mas Dhito Berikan Bantuan untuk Menopang Ekonomi Keluarga Nenek Sholikah

Petugas pun terus melaporkan jika ditemukan indikasi infeksi. Setidaknya, hingga Kamis (29/6/2023) siang, hanya ditemukan 3 ekor kambing yang mengalami infeksi pada organ hati.

“Organ hati yang terinfeksi sudah dibuang,” ungkapnya.

Sementara itu, di kediamannya Mas Dhito sempat mengajak putri pertamanya, Shanaya Arsyila Pramana melihat sapi kurban yang akan disembelih.

Mas Dhito mengungkapkan kebiasaan ini memang untuk sarana pendidikan bagi anaknya.

Baca Juga: Ponpes Al Falah Kediri Ditetapkan Tuan Rumah Munas Alim Ulama dan Konbes NU

“Ya kita berikan pemahaman kepada Shanaya, apa sih kurban itu, dan bagaimana prosesnya,” tuturnya.

Di sisi lain, Mas Dhito meminta supaya dalam pembagian daging kurban tidak menggunakan plastik. Menurutnya, hal ini dilakukan untuk mengurangi penggunaan plastik yang susah di daur ulang.

“Kita berupaya dalam pembagian daging kurban tidak menggunakan sampah plastik, minimal dikurangi,” pungkasnya.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Melihat Jejak Soekarno di Surabaya Melalui Pameran "Aku Arek Suroboyo"

Tema "Aku Arek Suroboyo" dipilih untuk menegaskan identitas Bung Karno sebagai putra daerah yang tumbuh dan ditempa di Surabaya sebelum menjadi tokoh besar Indonesia.

1.232 Atlet Taekwondo Bertarung di Ksatria Nusantara PBTI Series Kediri

Para atlet diharapkan dapat menjadi bibit-bibit terbaik Indonesia yang akan mewakili bangsa pada berbagai ajang internasional.

Menkop Bantah Isu Jual Beli Titik Koperasi Merah Putih, Sempat Viral di Kediri

Menkop Ferry menargetkan seluruh bangunan Koperasi Merah Putih, gerai usaha, serta fasilitas pendukung koperasi desa dapat selesai pada Agustus mendatang.

Turnamen Gerindra Cup U17 di Kediri Dimulai, Wadah Pembinaan Pesepakbola Muda

“Saya berharap dari stadion (Brawijaya) ini akan lahir pemain-pemain handal yang nantinya bisa memperkuat Indonesia," kata Anwar Sadad.

Menkop Dukung Kemitraan Petani-Koperasi di Kediri, Kejar Swasembada Gula 2028

Kolaborasi ini merupakan bentuk sinergi nyata antara koperasi, petani, dan pelaku industri.

Akhir Pekan Cuaca di Surabaya Cerah, tapi Waspada Panas yang Menyengat

Tidak terlihat adanya potensi hujan yang signifikan sepanjang hari. Cuaca mendukung berbagai aktivitas masyarakat, khususnya aktivitas di luar ruangan.