Selasa, 28 Jul 2026 10:16 WIB

Perindo Gagal Nyaleg di Tulungagung, Ini Penyebabnya

Suasana pendaftaran Bacaleg di KPU Tulungagung. (Foto: Bramanta Pamungkas/jatimnow.com)
Suasana pendaftaran Bacaleg di KPU Tulungagung. (Foto: Bramanta Pamungkas/jatimnow.com)

jatimnow.com - Puluhan bakal calon legislatif (Bacaleg) Partai Perindo di Tulungagung gagal bertarung dalam Pemilu 2025 mendatang. Apa penyebabnya? Hingga batas waktu terakhir, berkas pendaftaran dinyatakan belum lengkap oleh KPU setempat. Akibatnya Partai Perindo dipastikan akan absen dalam Pileg DPRD Tulungagung tahun depan. Padahal mereka sudah menginput data 33 Bacaleg dalam aplikasi informasi sistem pencalonan.

Divisi Teknis Penyelenggara KPU Tulungagung, Muchamad Arif mengatakan saat hari terakhir pendaftaran pada Minggu (14/05/2023) lalu, perwakilan dari pengurus Partai Perindo sebenarnya sudah datang ke KPU. Namun mereka tidak membawa berkas pendaftaran sesuai dengan persyaratan. Setelah ditunggu hingga pukul 00.00 WIB, berkas tersebut juga belum lengkap.

Baca Juga: Dugaan Korupsi Kanjengan, Mantan Bupati Tulungagug Maryoto Diperiksa Kejaksaan

"Sehingga berkas kita nyatakan tidak memenuhi persyaratan karena belum lengkap," ujarnya, Selasa (16/5/2023).

Tiga partai politik, yakni Gelora, Partai Buruh dan Perindo menjadi parpol terkahir yang mendaftar di KPU. Namun hanya Perindo saja yang berkasnya dinyataan tidak lengkap.

Sisanya 17 Parpol peserta Pemilu 2024 sudah menyelesaikan pendaftaran Bacaleg sesuai dengan waktu yang ditentukan. Setelah proses pendaftaran ini, KPU akan segera melakukan verifikasi administrasi terhadap berkas yang sudah masuk.

"Proses selanjutnya, usai berkas ke-17 Partai diterima yakni verifikasi administrasi, yang nantinya akan disampaikan ke Parpol jika ada perbaikan," tuturnya.

Baca Juga: Sensus Ekonomi di Tulungagung Sudah Capai 45 Persen, Bulan Depan Rampung

Sementara itu Ketua DPD Partai Perindo Kabupaten Tulungagung Agus Priyanto menyebut ada beberapa alasan yang membuat Perindo gagal memenuhi syarat dan kelengkapan pencaftaran Bacaleg.

Salah satunya adalah terlambatnya Surat Keputusan (SK) pergantian ketua dari DPP Perindo. Pengurus DPD Partai Perindo Tulungagung sendiri mengalami perubahan sehingga membutuhkan SK baru.

Selain itu masalah lainnya adalah masalah dalam internal Bacaleg Perindo sendiri. Pihaknya akan mencoba berkoordinasi dengan Bawaslu maupun KPU untuk tetap dapat mengikuti kontestasi tahun depan.

Baca Juga: 88 Persen SD di Tulungagung Gagal Penuhi Pagu Saat SPMB

"Turunnya SK kan sangat mepet ya, kemudian koordinasi kita dengan 33 Bacaleg yang sudah siap ini juga ada kendala," pungkasnya.

 

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.