Senin, 08 Jun 2026 15:44 WIB

Motor Oleng, Pasutri di Jombang Tewas Tabrak Panther

Kenderaan yang terlibat kecelakaan dievakuasi di lokasi kejadian.(Elok Aprianto)
Kenderaan yang terlibat kecelakaan dievakuasi di lokasi kejadian.(Elok Aprianto)

jatimnow.com - Kecelakaan maut terjadi di jalan raya Desa Menganto, Kecamatan Mojowarno, Kabupaten Jombang pada Rabu (3/5/2023) malam. Kecelakaan lalu lintas ini melibatkan tiga kendaraan, yakni motor Honda Blade, mobil Isuzu Panther, dan sepeda angin.

Akibat peristiwa itu, pasangan suami istri (pasutri) yakni, Sahrial (40) dan Ririn Yulia Nis Diana (45) warga Desa Bandung, Kecamatan Diwek, Jombang yang berboncengan motor Honda Blade nomor polisi (nopol) D 6496 JS, tewas di lokasi.

Baca Juga: Pemotor Asal Trenggalek Tewas Usai Tabrak Bus di Tulungagung

Sedangkan pengendara sepeda angin yang bernama Katiman (51), warga Desa Selorejo Kecamatan Mojowarno selamat dari kecelakaan maut itu.

Begitu juga dengan pengemudi mobil Isuzu panther nopol S 1415 RH, Ahmad Fathoni (57), warga Desa Mojogeneng, Kecamatan Jatirejo, Mojokerto, tidak mengalami luka sedikitpun.

Menurut keterangan Bagus (28) warga Selorejo yang melintas di lokasi kejadian. Awalnya motor Honda Blade melaju kencang dari arah Jogoroto menuju ke Mojowarno.

Lantaran kecepatan tinggi, sepeda motor yang dinaiki pasutri ini oleng dan menabrak pengguna sepeda angin yang memuat rongsokan. "Dari barat terus nabrak sepeda angin yang bawa rosokan ini, sampai sepeda anginnya terpental. Setelah itu yang naik sepeda motor ini jatuh ke arah kanan," ungkapnya.

Sedangkan dari arah timur ke barat atau dari arah Mojowarno ke Jogoroto, sambung Bagus ada mobil yang melaju dengan kecepatan sedang. "Karena jatuh ke kanan, sepeda motor ini nabrak mobil Panther yang berjalan ada di depan saya," ujarnya.

Baca Juga: Pelajar Asal Bogor Tewas Terlindas Truk di Gedangan Sidoarjo

Akibat kejadian itu, dua orang yang mengendarai sepeda motor mengalami luka berat dan meninggal. "Dua orang tadi (pengendara sepeda motor) langsung meninggal di tempat. Sepertinya yang luka bagian kepala karena di kepalanya keluar banyak sekali darahnya," jelasnya.

Sementara itu Kanit Gakkum Satlantas Polres Jombang, Ipda Anang Setyanto mengatakan peristiwa kecelakaan lalu lintas itu melibatkan beberapa kendaraan. Yakni sepeda motor, mobil dan sepeda angin.

Lebih lanjut ia menjelaskan semula pengendara sepeda motor Honda Blade berjalan dari arah barat ke timur diduga kurang memperhatikan arus lalu lintas, pengendara motor ini menabrak pengguna sepeda angin.

"Diduga kurang memperhatikan arus lalu lintas di depannya, sehingga sepeda motor menabrak sepeda angin yang membawa rongsokan, yang berjalan searah di depannya," katanya.

Baca Juga: Kecelakaan Truk Vs Pickup di Tulungagung, Evakuasi Korban Berlangsung Dramatis

Hal ini, sambung Anang, membuat sepeda motor Hoda Blade oleng, dan menabrak mobil Isuzu Panther yang melaju dari arah berlawanan.

"Sepeda motor Honda Blade, oleng ke kanan dan menabrak mobil Panther yang berjalan dari arah berlawanan dari timur ke barat, maka terjadilah laka lantas," paparnya.

Meski demikian Anang mengaku saat ini penyidik dari Gakkum Satlantas Polres Jombang masih mendalami peristiwa lakalantas tersebut. Guna mencari penyebab utama terjadinya lakalantas. "Untuk penyebab laka, masih kita lakukan pendalaman," pungkasnya.

Editor : Aris Setyoadji
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.