Rabu, 22 Jul 2026 11:54 WIB

Pedagang Hewan Kurban di Ponorogo ini Tawarkan Layanan 'Salon' Kambing

Maiful bersama rekannya sedang memberikan layanan salon pada kambing yang hendak dibeli
Maiful bersama rekannya sedang memberikan layanan salon pada kambing yang hendak dibeli

jatimnow.com - Pedagang kambing di Ponorogo ini punya cara unik dalam memasarkan hewannya pada momen Idul Adha. Tak hanya menawarkan kambing layak potong saja, pedagang ini memberikan layanan khusus yakni salon perawatan kambing.

Maiful, pedagang kambing di Jalan Anjani, Ponorogo ini memperlakukan kambing dagangannya bak seorang wanita yang kesalon.

Baca Juga: Sambut 100 Tahun, Gontor Siapkan Buku Rekam Jejak dan Kontribusi Bagi Bangsa

Setiap kambing yang hendak dibeli, diberi perawatan khusus, muali dimandikan menggunkan shampoo, hingga bulu-bulu kambing disisir rapi. Tujuannya, kambing-kambing yang ingin dikurbankan terlihat bersih, sehat dan tidak berbau.

Pagi buta, Maiful sudah terlihat meyiapkan ramuan khusus untuk kambing yang dia jual. Ramuan khusus tersebut terdiri dari vitamin, dadak dan antri bakteri.

Untuk makanan pun, pedagang ini memilih daun mangga sebagai menu untuk kambing. Tujuannya masih tetap sama, menghilangkan bau dari daging kambing.

"Tujuannya memang agar tidak bau. Karena biasanya kambing itu bau. Kita mencoba yang lain," kata Maiful ditengah mengurus kambingnya kepada jatimnow.com, Sabtu (18/8/2018)

Pria lulusan sekolah agama tersebut mengatakan, kambing bersih tujuannya memenuhi syariat Islam salam ber-Wurban.

Bukan hanya disiram begitu saja. Tapi juga diberikan sabun, diberikan shampo, dikeringkan dengan hair dryer bahkan juga disisir.

"Ya memang nama programnya saya sebut seperti salon. Keramas, pengeringan rambut sampai creambath," tambahnya.

Hal itu dilakukannya agar pembeli puas. Karena kambing yang dibawa saat kurban nanti berbeda dengan kambing lainnya.

Maiful, mengaku sengaja memberikan perawatan ekstra terutama dalam kebersihan. Dia juga menjamin seluruh kambing miliknya bebas bau. Tentunya juga sehat, karena dia juga memberikan vitamin ekstra.

Salah satu pembeli, Yunanik, menjelaskan sengaja beli ke salon kambing milik Maiful. Pasalnya jaminan kebersihannya.

"Ya jika dibanding di pasar jelas beda jauh," katanya.

Apalagi di Pasar, lanjut ia, harus pandai-pandai memilih.

"Kalau ke Pasar tidak pandai-pandai menawar bisa saja kebloyok (tertipu). Beda dengan sini," pungkasnya.

Reporter: Mita Kusuma
Editor: Arif Ardianto

Baca Juga: Ratusan Prajurit TNI Turun Gunung Bangun Infrastruktur Desa di Ponorogo

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.