Selasa, 09 Jun 2026 21:50 WIB

Rumah Warga Banyuwangi Diteror Gedor Pintu dan Lempar Batu

Sukani (60) memperlihatkan pecahan kaca bekas lemparan batu. (Foto: Eko Purwanto/jatimnow.com)
Sukani (60) memperlihatkan pecahan kaca bekas lemparan batu. (Foto: Eko Purwanto/jatimnow.com)

jatimnow.com - Aksi teror gedor pintu melanda rumah Sukani (60), warga Dusun Maron, Desa Genteng Kulon, Kecamatan Genteng, Banyuwangi. Teror yang membuat bergidik seisi rumah itu berlangsung hampir satu bulan lamanya.

Sukani mengatakan, aksi teror berlangsung mulai awal puasa Ramadan berlanjut hingga lebaran Idul Fitri 2023. Nyaris satu bulan, rumahnya dijadikan aksi teror orang tak bertanggungjawab.

Baca Juga: Penyelundupan Ratusan Burung Tanpa Dokumen Digagalkan di Ketapang

"Mulai awal tarawih sampai Lebaran hari ketiga. Bikin keluarga ketakutan," ujarnya kepada jatimnow.com, Sabtu (29/4/2023).

Dijelaskan Sukani, awal teror dimulai dengan menggedor pintu bengkel. Diketahui, anak Sukani membuka bengkel sepeda motor bersandingan dengan rumahnya yang berada di pinggir jalan alternatif Kecamatan Genteng.

Menurutnya, aksi itu dilakukan pada rentan waktu tengah malam maupun dini hari. Suara yang ditimbulkan dari gedoran bengkel itu lumayan keras.

"Sampai terbangun semua. Saat keluar (mengkroscek) ternyata sudah tidak ada pelaku," tambahnya.

Aksi itupun berlanjut hingga beberapa kali. Membuat pintu bengkel bagian atas sebagian jebol.

Tak sampai di situ, terjadi eskalasi teror setelah aksi gedor pintu bengkel yang dilakukan pelaku. Yakni, dengan melempar petasan yang diarahakan pada tumpukan tabung gas milik Sukani melalui lubang pintu bengkel yang telah dirusak sebelumnya.

Aksi ini, kata Sukani, dilakukan pada pertengahan Ramadan. Atap rumah juga tak luput dari lemparan petasan pelaku. Ini membuat dirinya dan keluarga makin ketakutan.

"Yang saya takutkan itu tumpukan gas bisa meletup. Termasuk atap saya dilempari petasan dan bebatuan kecil," ujarnya.

Baca Juga: Warga Banyuwangi Keluhkan Langkanya LPG 3 Kg Jelang Lebaran

Puncaknya, terjadi pada H+3 Lebaran atau tepatnya pada hari Selasa (25/4). Pelaku melemparkan 3 buah bongkahan batu yang tepat mengenai kaca jendela bagian depan rumah.

Lemparan batu bekas cor-coran bangunan itu bahkan ada yang merangsek masuk rumahnya. Sukani menyebut, dua kaca jendela rumah setebal 3 dan 5 milimeter tumbang terkena lemparan batu.

"Ini (pecahan kaca) berserakan yang saya kumpulkan. Sudah kelewat batas itu pelaku. Dan anehnya cuma rumah saya yang jadi sasaran," ungkapnya.

Sukani pun tak habis pikir apa yang mendasari pelaku melakukan aksi teror tersebut. Ia merasa tak sekalipun memiliki musuh ataupun bermasalah dengan orang lain.

Diwakilkan anak sulungnya bernama Lukman Rohim (25), ia langsung melapor ke Mapolsek Genteng.

Baca Juga: Banyuwangi Jadi Pilot Project, PTPN I Tanam 10 Ribu Kelapa Genjah demi Hilirisas

Terpisah, Kapolsek Genteng Kompol Sudarmaji mengatakan, belum menerima laporan resmi atas peristiwa gedor pintu yang dialami Sukani.

Sudarmaji sempat meminta korban untuk datang dan membuat laporan resmi untuk dimintai keterangan.

"Yang bersangkutan belum melapor langsung. Sempat kita minta datang atas arahan anggota di lapangan namun belum juga datang ke kantor," ujarnya.

 

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.