Rabu, 22 Jul 2026 03:00 WIB

Kreasi Topeng Barong Zaman Now

  • Penulis : CF Glorian
  • | Minggu, 11 Mar 2018 16:25 WIB
Bayu diantara hasil karya topeng barongnya.
Bayu diantara hasil karya topeng barongnya.

jatimnow.com - Siapa yang tak kenal barongan atau seni tari Barong? Tari Barong merupakan salah satu bagian dari masyarakat Jawa yang tak terpisahkan dan telah bertahan secara turun-temurun.

Meski di era globalisasi dan laju perkembangan teknologi yang pesat, bentuk kesenian tari tersebut tak pernah sepi peminat. Baik dari kalangan anak-anak hingga dewasa, hampir seluruhnya menyukai barongan.

Bayu Setiawan (27) seorang pengrajin barongan di Blitar menyebut Seiring perkembangan zaman inilah, model barongan harus memiliki variasi yang disesuaikan dengan tren dari penikmat barongan.

Kendati demikian, pembuatan barongan tak meninggalkan karakter dan unsur seni dalam topeng barongan itu sendiri.

"Selama ini masyarakat sendiri selalu antusias dengan setiap pentas barongan. Mereka tidak ingin barongan yang ditampilkan monoton. Itu-itu saja", ujar Bayu, Minggu (11/03/2018), sambil menunjukan kreasi barongan yang ada di Rumahnya di Desa Jiwut Kecamatan Nglegok Kabupaten Blitar.

Lebih jauh Bayu mengatakan, topeng barongan yang dibuat ada dua jenis. Yakni barongan untuk mainan anak-anak dan untuk kebutuhan pentas.

Baca Juga: Ziarah ke Makam Bung Karno, Kapolri Listyo Sigit Serap Nilai Kepemimpinan Bangsa

Untuk barongan pentas, model ukiran lebih detail serta ditambah dengan ornamen lainnya yang membuat topeng barongan lebih menarik dan lebih memunculkan karakter. Misalnya, karakter pemarah, kalem, hingga karakter kejam.

Produksi barongan oleh Bayu tidak dilakukan secara massal, namun akan dikerjakan sewaktu ada pesanan saja.

Baca Juga: Jenazah Santriwati Asal Kediri yang Terseret Ombak di Blitar Ditemukan

Untuk menyelesaikan 1 karakter barongan dibutuhkan waktu sedikitnya 2 sampai 3 Minggu. Sedangkan karakter barongan menyesuaikan keinginan dari sang pembeli.

"Barongan itu nggak bisa dibuat dan selesai sehari dua hari, tapi hingga berminggu-minggu tergantung mood. Tapi biasanya maksimal 3 Minggu udah bisa diambil," terang pria yang sudah memiliki sanggar seni tari barongan sendiri tersebut.

Untuk 1 topeng barongan memiliki label harga yang tak sama, tergantung dari model dan detail yang inginkan.

Harga 1 buah barongan yang dijual paling murah 50 ribu rupiah untuk barongan mainan dan 800 ribu rupiah untuk barongan pentas.

Sedangkan untuk pemasaran, ia mengaku tak bisa hanya mengandalkan media sosial saja. Disetiap kali manggung, Bayu selalu memanfaatkan untuk ajang pengenalan dan pemasaran.

"Setiap kali kita tampil, selalu bawa banyak barongan. Biar masyarakat nggak bosen liatnya. Dari situ kita sambil berharap ada peminat yang mau minta dibuatin barongan. Biar getok tular lah minimal," tandas pria yang sudah menggeluti dunia seni tari sejak remaja itu.

Baca Juga: Curi Uang Kotak Amal Masjid, Pria di Blitar Diarak Warga

Reporter: Cf Glorian
Editor: Arif Ardianto

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.