Rabu, 22 Jul 2026 03:51 WIB

GM FKPPI Soal 6 Prajurit TNI Gugur Diserang KKB di Papua: Diplomasi Perlu, Ketegasan Militer Wajib

Sekretaris GM FKPPI Jatim, Didik Prasetiyono (Foto: Dok. Pribadi/jatimnow.com)
Sekretaris GM FKPPI Jatim, Didik Prasetiyono (Foto: Dok. Pribadi/jatimnow.com)

jatimnow.com - Kontak senjata TNI dan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Papua yang menyebabkan 6 prajurit gugur mendapat perhatian serius dari Generasi Muda Forum Komunkasi Putra Putri Purnawirawan TNI POLRI (GM FKPPI).

Organisasi masyarakat yang menaungi para pemuda anak-anak TNI dan Polri itu meminta pemerintah dan Panglima TNI bersikap tegas terukur. GM FKPPI juga menentang dan mengecam segala bentuk kekerasan yang dilakukan KKB di Papua.

Baca Juga: Ratusan Prajurit TNI Turun Gunung Bangun Infrastruktur Desa di Ponorogo

"Kekerasan hanya akan memperburuk situasi dan memperbesar penderitaan bagi orang-orang yang terlibat dalam konflik, baik itu pihak TNI maupun masyarakat sipil yang tidak berdosa," ucap Sekretaris GM FKPPI Jatim, Didik Prasetiyono dalam keterangan tertulisnya, Minggu (16/4/2023).

Seperti diketahui, 6 prajurit TNI yang tergabung dalam Tim Gabungan Satgas Yonif 321/GT dan Kopassus dilaporkan meninggal dalam kontak tembak dengan KKB Papua pada Sabtu (15/4/2023). Peristiwa penyerangan itu terjadi sekitar pukul 16.30 WIT.

Penyerangan terjadi pada 36 anggota TNI yang menjalankan tugas di perbatasan. Mereka berasal dari Tim Badak 1, Badak 3, Candraca 2, dan Candraca 11 Pos Mugi. Prajurit ini berasal dari kesatuan Satgas Yonif 321/GT dan Kopassus.

Atas kejadian itu, GM FKPPI mengecam tindakan kekerasan yang dilakukan oleh KKB, yang telah menyebabkan banyak korban dan kerusakan di Papua.

"GM FKPPI mendorong semua pihak untuk menyelesaikan konflik ini dengan cara damai dan dialog. Melalui dialog, perbedaan pendapat dapat dicari solusi yang terbaik bagi kedua belah pihak, dan menjaga keamanan serta kesejahteraan masyarakat Papua secara keseluruhan," jelas Didik.

Sementara Ketua PD XII GM FKPPI Jatim, Ir R. Agoes Soerjanto menambahkan, GM FKPPI mengajak semua pihak membangun Papua bersama-sama.

Baca Juga: GMNI Jember Kecam Pelibatan TNI dalam Koperasi Desa Merah Putih

"Semua komponen bangsa perlu konsentrasi ke Papua untuk Ibu Pertiwi. Kita berpikir untuk Papua," ujar Agoes.

Khusus untuk KKB yang menyerang TNI, GM FKPPI berharap mereka menyerahkan diri.

"Jangan sampai kekuatan militer turun ke Papua untuk menyelamatkan rakyat dan Ibu Pertiwi," tambahnya.

Untuk itu, sebagai anak TNI-Polri, GM FKPPI minta pemerintah dalam hal ini presiden dan Panglima TNI tegas menyikapi peristiwa tersebut.

Baca Juga: ITS Gelar Bedah Film Pesta Babi di Tengah Polemik Nasional

"Diplomasi memang perlu, tapi ketegasan militer juga wajib dilakukan," tegas Agoes.

Ketegasan itu bukan untuk balas dendam, tapi untuk melindungi Ibu Pertiwi dan rakyat Papua.

"Saya yakin dengan bersama-sama, kita semua mampu mengatasi problem Papua," tandasnya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.