Minggu, 26 Jul 2026 07:29 WIB

4 Korban Perahu Terbalik di Sumenep Ditemukan Tewas

  • Penulis :
  • | Minggu, 11 Mar 2018 16:02 WIB
Proses evakuasi salah satu korban perahu terbalik Sapeken.
Proses evakuasi salah satu korban perahu terbalik Sapeken.

jatimnow.com - Pencarian korban perahu terbalik di Sumenep pada hari ini membuahkan hasil. Tim SAR menemukan 4 korban dalam keadaan tewas.

"Hari ini ditemukan 4 korban lagi, kondisinya sudah meninggal dunia," kata Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Frans Barung Mangera kepada jatimnow.com, Minggu (11/3/2018).

Baca Juga: Geger Air Sumur Bau Menyengat, Ternyata Ada Jasad Nenek yang Hilang di Sumenep

Sejak pukul 06.00 wib hingga 10.00 wib, Tim Sar gabungan TNI, Polri bersama masyarakat, melakukan pencarian 4 korban perahu yang terbalik di perairan dekat Pulau Saredeng, Sapeken, Sumenep, Madura. Pencarian dipimpin langsung Kapolres Sumenep AKBP Fadillah Zulkarnaen.

Hasilnya, keempat korban tersebut ditemukan di tempat terpisah, dekat Pulau Saredeng Kecil dan Pulau Saredeng Besar. Identitas korban tersebut yakni, Maya Puspita Dewi (16) siswi kelas I Madrasah Aliyah Ponpes Abu Hurairah, Desa Sapeken, Kecamatan Sapeken, Sumenep.

Nur Fadila (16), Nu Khalik Mahmudi (17), Fathul Arifin (17), semuanya siswa-siswi dan santri Ponpes Abu Hurairah, Sapeken, Sumenep.

Baca Juga: Dua Hari Hilang, Pencari Ikan Asal Bojonegoro Ditemukan Tewas di Bengawan Solo

"Pencarian sudah selesai, karena seluruh korban sudah ditemukan semua," jelasnya.

Sebelumnya, pada Kamis (8/3/2018) lalu, perahu ukuran 2 x 13 meter itu mengangkut rombongan ustadz, santri maupun siswa/siswi madrasah tsanawiyah (MTs) dan madrasah aliyah (MA) Ponpes Abu Hurairah, Sapeken, Sumenep.

Mereka berangkat dari dermaga di Desa Sapeken, hendak menuju ke Desa Tanjung Kiaok, Sapeken, untuk mengikuti pengajian. Naas, perahu yang ditumpangi 34 orang tersebut miring dan penumpang tercebur ke laut, di perairan dekat Pulau Saredeng Besar.

Baca Juga: Pulang dari Malaysia, Fauzi Bangun Layanan Keuangan Warga Kangean

Akibatnya, 5 santri meninggal dunia (1 santri ditemukan pada hari H kejadian, Dewana Kisfatul Izzah (16). Empat santri lainnya ditemukan hari ini). Sedangkan penumpang lainnya selamat.

Reporter: Jajeli Rois
Editor: Arif Ardianto

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.