Selasa, 23 Jun 2026 00:24 WIB

Remaja Tawuran di Surabaya: Petugas Amankan 6 Orang, Golok dan Miras

Petugas mengamankan remaja yang terlibat tawuran. (Foto: Rama Indra/jatimnow.com)
Petugas mengamankan remaja yang terlibat tawuran. (Foto: Rama Indra/jatimnow.com)

jatimnow.com - Gerombolan remaja berjumlah 6 orang diamankan oleh petugas patroli gabungan Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya, Minggu (26/3/2023). Mereka terindikasi tawuran di Jalan Raya Jiledro, Sambikerep, Surabaya, sekitar pukul 01.30 WIB.

Parahnya lagi saat kejadian itu ditemukan satu buah golok dan botol minuman keras yang sudah tinggal seperempat isi.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah

Dari pantauan jatimnow.com di lokasi kejadian, 6 remaja itu tampak berhamburan saat petugas patroli tiba. Mereka kejar-kejaran dengan petugas hingga di jalan raya sampai masuk ke pelosok gang-gang sempit perkampungan.

Hingga pada akhirnya mereka semua ditangkap dan dibawa ke Mako Satpol PP Surabaya untuk dilakukan proses tindak lanjut.

Sedangkan barang bukti yang ditemukan yaitu sebilah golok, 1 botol minuman beralkohol, sarung berisikan batu, dan 2 unit sepeda motor.

Sebelumnya, Kepala Satpol PP Surabaya, Eddy Christianto mengatakan, patroli skala besar ini dilakukan di seluruh wilayah Surabaya.

"Demi menjaga ketertiban ketenraman umum di Bulan Ramadan. Konsen kita pada pesta miras, perang sarung, balap liar, termasuk senjata tajam dan kendaraan knalpot brong," kata Eddy kepada jatimnow.com usai apel patroli akbar di Lapangan Balai Pemkot Surabaya, Sabtu malam.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Akhir Pekan Ini: Cerah

Menurut Eddy, fenomena perang sarung di kota Surabaya di bulan Ramadan ini sangat marak, sehingga hal ini menjadi atensi khusus petugas

"Total yang ditangkap Satpol PP Jumat malam ada 7 orang, sebelumnya di hari Kamis ada 5. Terus yang telah diamankan Polsek dan Polres itu ada sekitar 12 orang," paparnya.

Para pelaku, lanjut Eddy, jika memenuhi syarat tindak kriminal maka akan dipidanakan, dan bagi pelaku yang tidak masuk kriminal akan diberikan sanksi sosial di Liponsos.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah

"Diberikan sanksi sosial bagi yang tidak terlibat tindak kriminal yaitu dibawa ke Liponsos, serta dilakukan pendekatan oleh tim psikologi DP3A dan Dinsos. Mereka dilakukan treatmen supaya memberisihkan Liponsos, memberi makan dari setiap penghuni Liponsos," pungkasnya.

Sementara dari ke-6 pelaku perang sarung di Sambikerep, Surabaya itu indentitasnya sebagaimana berikut:

1. Novian Hermanto (23), asal Jalan Singgahan Kota Tuban.
2. AS (13), asal Jalan Jelidro Kota Surabaya.
3. AZ (15) asal Jalan Jelidro Surabaya.
4. DS (16) asal Jalan Jelidro Surabaya.
5. Arya Pramana Wiryawan (20) sala Jalan Jelidro Surabaya.
6. Ahmad Zainal Abidin (20) asal Jalan Jelidro Surabaya.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

DPW NasDem Jatim Tunjuk Soehadi Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Penunjukan tersebut merupakan bentuk penghargaan dan apresiasi atas dedikasi, loyalitas, serta pengabdian Mulyono selama memimpin dan membesarkan Partai NasDem di Kabupaten Bojonegoro.

Soehadi Moeljono Ditunjuk Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Pengalaman panjang dan kontribusi Mulyono dalam membangun struktur partai di Bojonegoro masih sangat dibutuhkan.

Kenang Almarhum Rektor, UIN KHAS Jember Pakai Pita Hitam di Liga Mahasiswa

Sebuah bingkai foto almarhum Prof. Hepni juga tampak dibawa ke tengah lapangan oleh para pemain UIN KHAS.

Tak Sekadar Hiburan, Musik Miliki Peran Krusial di Berbagai Elemen Kehidupan

Musik memegang peranan krusial yang menyentuh berbagai elemen kehidupan, mulai dari aspek sosial, edukasi, hingga menjadi identitas budaya suatu bangsa.

Adela Kanasya Adies Jaga Soliditas Jaringan Relawan Surabaya

Adela Kanasya Adies menemui 1.000 relawan di Surabaya demi menjaga komunikasi politik pasca-PAW menggantikan politisi senior Adies Kadir.

Ketum PBNU Paparkan Capaian di Munas Konbes, Ini Hasilnya

Gus Yahya paparkan capaian organisasi, mulai dari tata kelola organisasi, kaderisasi terstruktur, transformasi digital, aset dan kemandirian, hingga peran kebangsaan dan global.